0 0
Read Time:3 Minute, 30 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar AS Jatuh, Asia Malah Terbelah: Rupiah-Ringgit Perkasa, Yen Turun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS melemah 0,83%, membuat posisinya tetap berada dekat level terendah dalam tiga bulan terakhir..

Brian Jacobsen, chief economic strategist Annex Wealth Management, menilai langkah tersebut hanya menjadi peredam sementara bagi pasar..

Risalah rapat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) bulan lalu menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi semakin dalam..

Dong Vietnam menguat 0,10% ke VND 26.154/US$, sementara yuan China naik 0,08% ke CNY 6,724/US$..

Won melemah 0,47% ke posisi KRW 1.394,61/US$..

Walaupun “Ini bukan QE formal. Selain itu, bukan yield curve control,, ini merupakan sinyal jelas bahwa Washington siap menahan kenaikan term premium,” ujar Sycamore, dikutip dari Reuters.. masih menjadi prioritas..

// .

Meski pagi ini bergerak mendatar, DXY sebelumnya jatuh cukup dalam.

Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau stagnan di posisi 98,835..

Hal ini disebabkan oleh lemahnya permintaan terhadap utang jangka panjang,” ujar Jacobsen, dikutip dari Reuters., akibatnya Sekarang Treasury akan menerbitkan lebih banyak utang jangka pendek..

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia.

Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.

Jakarta, Equityworld Futures –Β Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (20/8/2026)..

Dolar Singapura melemah 0,06% ke SGD 1,271/US$, se. Di samping itu, gkan dolar Taiwan turun 0,03% ke TWD 31,849/US$. juga perlu diperhatikan..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, dari 10 mata uang Asia, lima mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS.

Ringgit naik 0,39% ke posisi MYR 4,037/US$..

Dolar AS menghadapi tekanan setelah pelaku pasar mencermati langkah Departemen Keuangan AS untuk meredam gejolak di pasar obligasi.

Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup menguat 0,14% ke level Rp17.825/US$..

“The Fed tidak berdaya dalam memengaruhi suku bunga jangka panjang.

Tony Sycamore, market analyst IG, menilai langkah tersebut memberi sinyal bahwa pemerintah AS mulai merespons kenaikan premi jangka panjang di pasar obligasi..

Peso Filipina menyusul dengan penguatan 0,28% ke posisi PHP 61,604/US$.

Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi pembelian kembali obligasi bertenor panjang.

Meski dolar AS se. Tak hanya itu, g melemah, pasar tetap belum sepenuhnya tenang. turut berperan penting..

Langkah tersebut muncul setelah imbal hasil Treasury AS tenor panjang sempat melonjak ke level tertinggi sejak 2007..

Mata uang Garuda menguat 0,14% ke posisi Rp17.800/US$.

Baht Thailand juga menguat 0,18% ke THB 32,84/US$..

Kebijakan ini dilakukan setelah aksi jual tajam di pasar obligasi mendorong yield Treasury AS tenor 30 tahun menyentuh 5,337%, level tertinggi dalam 19 tahun..

Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih lekat dengan dinamika dolar AS.

Meski dolar AS masih berada di area lemah, sebagian mata uang kawasan tampak mulai melakukan penyesuaian setelah lebih dulu merespons pelemahan greenback pada perdagangan sebelumnya..

Yen Jepang juga terkoreksi 0,21% ke JPY 158,49/US$.

Beberapa pejabat bahkan siap menaikkan suku bunga, sementara banyak pejabat lainnya menilai kenaikan biaya pinjaman akan diperlukan jika inflasi tidak turun menuju target 2%..

Perkembangan terkait Dolar AS Jatuh, Asia Malah Terbelah: Rupiah-Ringgit Perkasa, Yen Turun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By