Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 81 Tahun Merdeka: RI Masih Impor Buah Triliunan Rupiah: Apel-Lengkeng yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Ironisnya, Indonesia masih banyak mengimpor buah dari negara tetangga bahkan setelah 81 tahun merdeka. .
Anggur kering tercatat sebesar US,3 juta, sementara cranberry, blueberry, ditambah lagi dengan kelompok buah sejenis mencapai US,4 juta…
Nilai tersebut setara sekitar 34,8% dari total nilai impor buah dalam daftar.
Nilai impor apel, yang berada di peringkat kedua, sekitar US$192 juta lebih rendah dibandingkan anggur..
Kemudian ada jeruk segar sebesar US,9 juta, leci USkiwi US,8 juta.7,1 juta, lemon USkiwi US,8 juta.6 juta,, ditambah lagi dengan kiwi US,8 juta…
Kurma berada di posisi berikutnya dengan nilai CIF US$67,9 juta.
Dengan kata lain, hampir US$1 dari setiap US$3 nilai impor buah berasal dari anggur segar..
Apel mencatat nilai impor US$356,8 juta pada 2025.
Lengkeng kemudian melengkapi empat besar dengan nilai US$180 juta..
Nilainya kemudian semakin kecil pada komoditas lain.
Posisinya juga cukup jauh dari komoditas berikutnya.
Jika digabung dengan anggur. Tak hanya itu, apel, tiga komoditas tersebut sudah menyumbang sekitar 74,7% dari total nilai impor buah. turut berperan penting..
Dari seluruh pos buah yang tercatat dalam data perdagangan, anggur segar menjadi komoditas dengan nilai impor terbesar, mencapai US$548,9 juta..
Di bawahnya ada apel sebesar US6,8 juta, jeruk mandarin USlengkeng US0 juta. 73,3 juta,. Di samping itu, lengkeng US0 juta. juga perlu diperhatikan..
Delima tercatat US,1 juta, kelompok buah, ditambah lagi dengan kacang yang diolah atau diawetkan sekitar US,5 juta, sedangkan stroberi mencapai USDelima tercatat US$5,1 juta, kelompok buah,9 juta…
Anggur segar menjadi komoditas yang paling besar nilainya dengan impor mencapai US$548,9 juta..
Contohnya, kurma, jeruk, leci, lemon,. Tak hanya itu, kiwi. turut berperan penting. dapat dilihat pada Nilai impor lengkeng bahkan jauh lebih besar dibandingkan sejumlah buah lain yang juga masuk dalam daftar,..
// .
Sementara itu, impor mandarin mencapai US$273,3 juta.
Nilai impor buah Indonesia mencapai sekitar US$1,58 miliar pada 2025 atau Rp 28 triliun (US$ 1= Rp 18.00).
Setelah anggur, ditambah lagi dengan apel, nilai impor kembali turun ke mandarin yang mencapai US3,3 juta…
Jakarta, Equityworld Futures – Indonesia dikenal memiliki tanah yang subur yang menghasilkan beragam buah-buahan hingga sayur mayur.
Namun, nilai tersebut ternyata sangat terkonsentrasi pada beberapa komoditas..
Di luar empat komoditas utama tersebut, nilai impor buah lebih kecil..
Angka ini menjadikan apel sebagai buah dengan nilai impor terbesar kedua..
Jika digabung, keempat buah tersebut menyumbang sekitar US$1,36 miliar atau 86,1% dari total nilai CIF impor buah yang tercatat pada 2025..
Perkembangan terkait 81 Tahun Merdeka: RI Masih Impor Buah Triliunan Rupiah: Apel-Lengkeng akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Harga Emas Stabil di Tengah Spekulasi Penurunan Suku Bunga Fed
- Equityworld Futures Surabaya | Mata Uang Asia Ramai-Ramai Kebakaran: Ringgit – Rupiah Ambruk