0 0
Read Time:3 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Won, Yuan-Ringgit Gantian Jadi Raja Asia, Rupiah Melemah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Hal ini disebabkan oleh harga minyak naik menjelang rilis data inflasi konsumen AS periode Juli, akibatnya Penguatan terjadi..

Won berada di posisi KRW 1.415,5/US$, sementara dolar Taiwan berada di TWD 32,197/US$..

Meski peluang kenaikan suku bunga menurun, pasar masih menunggu data inflasi AS pada Rabu.

Walaupun “September sempat terlihat sangat mungkin, lalu kita tidak hanya mendapatkan laporan tenaga kerja yang buruk,, juga revisi yang sangat buruk,” ujar Adam Button, chief currency analyst investingLive, dikutip dari Reuters. masih menjadi prioritas..

// .

Rupiah juga belum mampu mengikuti penguatan mayoritas mata uang Asia.Β Rupiah Garuda melemah 0,28% ke posisi Rp17.800/US$..

Di satu sisi, data tenaga kerja AS yang lemah menekan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Kondisi tersebut membuat pergerakan dolar AS masih berayun.

“Tren pelemahan baru dolar AS mulai terbentuk setelah serangkaian katalis negatif bagi dolar,” tulis analis TD Securities dalam laporannya, dikutip dari Reuters..

Sebelumnya, data tenaga kerja AS yang jauh lebih lemah dari perkiraan membuat pasar mulai meragukan peluang kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Analis TD Securities menilai tekanan terhadap dolar AS mulai terbentuk setelah sejumlah sentimen negatif muncul..

Alasannya adalah harapan kesepakatan untuk mengakhiri konflik Iran sehingga berdampak pada Dari sisi energi, harga minyak sempat mereda dari level tertinggi terbaru…

Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS.

Penguatan terbesar pagi ini dicatatkan won Korea Selatan sekaligus dolar Taiwan yang sama-sama naik 0,14%..

Dari 10 mata uang yang dipantau, sebanyak tujuh mata uang menguat terhadap dolar AS, sementara tiga lainnya melemah..

Peso melemah 0,39% ke posisi PHP 60,957/US$..

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (11/8/2026).Β .

Jika inflasi kembali menunjukkan tekanan yang lebih kuat, ekspektasi terhadap jalur suku bunga The Fed dapat kembali berubah..

Fed funds futures kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 52%, turun dari 67% pada pekan sebelumnya..

Ringgit Malaysia turut menguat 0,10% ke posisi MYR 4,092/US$.

Data tersebut akan menjadi petunjuk penting bagi pasar dalam membaca arah suku bunga The Federal Reserve/The Fed..

Namun, TD Securities juga menilai dolar AS masih bisa bertahan terhadap mata uang utama sampai data inflasi yang lebih lunak memberi ruang bagi pasar untuk memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek The Fed..

Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 99,758..

Harga minyak melonjak lebih dari 4% pada Senin setelah Iran. Selain itu, AS saling mengajukan tuntutan kompensasi, sehingga berdampak pada prospek pembukaan kembali Selat Hormuz kembali tidak pasti….

Namun di sisi lain, kenaikan harga minyak. Selain itu, risiko inflasi masih memberi dukungan bagi greenback…

DXY pada perdagangan Senin (10/8/2026) ditutup naik 0,27%..

Namun, pelemahan tipis pagi ini terjadi setelah dolar AS sempat menguat pada perdagangan sebelumnya.

Dolar Singapura naik 0,04%, sementara yuan China menguat tipis 0,01%..

Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia pagi ini.

Yen Jepang juga naik meski tipis 0,08% ke JPY 159,18/US$, disusul dong Vietnam yang menguat 0,05%..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.12 WIB, laju mata uang Asia pagi ini didominasi penguatan.

Perkembangan terkait Won, Yuan-Ringgit Gantian Jadi Raja Asia, Rupiah Melemah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By