0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Mengamuk 4% dalam 24 Jam, ke Level Tertinggi 50 Hari! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di sisi lain, sejumlah pejabat The Fed masih membuka peluang kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi.

// .

Sentimen tambahan datang dari data ketenagakerjaan AS yang menunjukkan pertumbuhan payroll sektor swasta hanya bertambah 44.000 pada Juli, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 70.000..

Indeks dolar ditutup di 99,67 atau terendah sejak 16 Juni 2026.

Kenaikan juga memperpanjang tren positif emas dengan melonjak 7,7% dalam tiga hari terakhir..

Pada hari ini, Kamis (6/8/2026) pukul 06.39 WIB, harga perak menguat 0,04% ke US$ 62,11 per troy ons..

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September mencapai sekitar 57%..

Penguatan emas didorong oleh pelemahan dolar AS serta turunnya yield obligasi AS tenor 10 tahun..

Pelemahan dolar membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri..

// .

Kabar baik juga datang dari Timur Tengah di mana kesepakatan damai semakin mendekat.

Imbal hasil US Treasury juga jatuh ke 4,617% atau terendah dalam tujuh hari.

Oleh sebab itu, melemahnya yield membuat emas menarik. menjadi konsekuensi dari Emas tidak menawarkan imbal hasil..

Posisi penutupan kemarin adalah yang tertinggi sejak 16 Juni 2026 atau 50 hari terakhir..

Posisi penutupan kemarin adalah yang tertinggi sejak 16 Juni 2026 atau 50 hari terakhir..

Hal ini disebabkan oleh tidak memberikan imbal hasil, logam mulia tetap mendapat dukungan dari melemahnya dolar, ditambah lagi dengan turunnya yield obligasi., akibatnya Meski prospek suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan emas…

“Dua hari penurunan imbal hasil obligasi sekaligus sepekan pelemahan dolar AS tampaknya telah menyingkirkan berbagai hambatan yang menghadang laju emas dan perak,” kata Tai Wong, trader logam independent, kepada Reuters…

Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan konflik Timur Tengah untuk mencari petunjuk baru terkait inflasi, ditambah lagi dengan arah suku bunga…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Di samping itu, perak melonjak setelah dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS turun. juga perlu diperhatikan..

Pada Kamis (6/8/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas menguat 0,38% ke US$ 4260,59 per troy ons.

Kenaikan juga memperpanjang tren positif emas dengan menguat 5,06% dalam tiga hari terakhir..

Meski perang bisa menjadi keuntungan emas. Akan tetapi perang yang berkelanjutan bisa memicu inflasi sehingga berdampak pada bisa membuat suku bunga naik. tidak boleh diabaikan…

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (5/8/2026) ditutup di posisi US$ 4245,39 per troy ons.

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (5/8/2026) ditutup di posisi US$ 62,08 per troy ons.

Perkembangan terkait Harga Emas Mengamuk 4% dalam 24 Jam, ke Level Tertinggi 50 Hari! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By