Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Mandek di Zona US$4.000, Pasar Mencium Kebangkitan Inflasi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sementara itu, Iran menegaskan tidak ada pembicaraan yang berlangsung dengan AS maupun rencana pertemuan apa pun.
Menurutnya, pasar mulai mengantisipasi kebangkitan inflasi, terutama ketika data Juli dirilis, ditambah lagi dengan berpotensi menghapus sebagian besar penurunan inflasi pada Juni…
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (3/8/2026) ditutup di posisi US$ 4052,65 per troy ons.
“Salah satu faktor yang menopang harga emas adalah ekspektasi pasar terhadap potensi kebangkitan inflasi, terutama pada Juli ketika data terbaru kemungkinan akan membalikkan sebagian besar penurunan inflasi yang terjadi pada Juni,” kata analis Marex Edward Meir, dikutip dari Refinitiv..
Pernyataan ini bertolak belakang dengan klaim Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyebut a, ditambah lagi dengan ya pembicaraan sebagai alasan pembatalan serangan terhadap Iran…
Pasar kini menantikan sejumlah data ketenagakerjaan AS pekan ini, termasuk laporan tenaga kerja ADP. Selain itu, data non-farm payrolls…
Harga emas pada hari ini, Selasa (4/8/2026) pukul 06.38 WIB, harganya melemah 0,04% ke US$ 4051,28 per troy ons..
Harga perak menguat 0,95% pada penutupan perdagangan Senin (3/8/2026) ke U$ 58,18 per troy ons..
Analis Marex Edward Meir mengatakan emas telah bergerak dalam kisaran US$4.000-US$4.200 per ons selama lebih dari sebulan.
Presiden The Fed New York John Williams juga menegaskan bank sentral siap menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi tidak mereda..
// .
// .
Pelaku pasar juga mencermati serangkaian data ketenagakerjaan AS pekan ini untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed)..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Tak hanya itu, perak menguat tipis di tengah ketidakpastian perang di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi. turut berperan penting..
Pada hari ini, Selasa (4/8/2026) pukul 06.42 WIB, hargana melandai 0,17% ke U$ 58,08 per troy ons.
Harga minyak Brent melonjak lebih dari 20% sepanjang bulan lalu setelah konflik AS-Iran kembali memanas sekaligus serangan terhadap sejumlah kapal tanker di sekitar Oman meningkatkan kekhawatiran keamanan…
Tiga pejabat The Fed yang pekan lalu mendukung kenaikan suku bunga menyatakan bahwa penundaan kenaikan biaya pinjaman berisiko membuat inflasi tetap berada di atas target 2%.
Penguatan ini menjadi kabae baik setelah harganya tumbang 1,5% pada Jumat lalu..
Oleh sebab itu, mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. menjadi konsekuensi dari Kenaikan harga energi memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk menekan inflasi,..
Perkembangan terkait Harga Emas Mandek di Zona US$4.000, Pasar Mencium Kebangkitan Inflasi akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Bank Indonesia Menahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen
- Equityworld Futures Surabaya | IHSG dan Rupiah Kompak Melemah pada Akhir Pekan