0 0
Read Time:3 Minute, 29 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Rupiah, Won-Yen Perkasa, Ringgit Nangis yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak delapan mata uang menguat terhadap dolar AS.

Peso Filipina turut menguat 0,30% ke posisi PHP61,030/US$, disusul baht Thailand yang naik 0,24% ke THB33,32/US$..

“Pasar tenaga kerja yang masih tangguh atau tanda-tanda bahwa disinflasi mulai tertahan dapat meningkatkan tekanan terhadap The Fed untuk memperkuat kredibilitasnya dalam melawan inflasi,” tulis analis OCBC, dikutip dari Reuters..

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia membuka perdagangan awal pekan dengan performa positif.

Namun, pasar belum sepenuhnya lepas dari kewaspadaan.

// .

Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia pada waktu yang sama terpantau turun 0,21% ke posisi 99,707..

Penguatan mayoritas mata uang Asia pagi ini terjadi seiring melemahnya dolar AS.

Analis OCBC menilai data ekonomi AS pekan ini akan sangat menentukan arah ekspektasi pasar terhadap The Fed..

Sementara satu mata uang melemah sekaligus satu lainnya stagnan…

Won melesat 0,90% ke posisi KRW1.429/US$, menjadi mata uang terbaik Asia pada pagi ini..

Tekanan terhadap greenback ikut dipicu oleh aksi beli yen, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian utama pasar valuta asing..

Kondisi ini membuat tekanan terhadap dolar AS bertambah, sekaligus memberi ruang bagi mata uang Asia untuk menguat..

Mata uang Garuda menguat 0,06% ke posisi Rp17.980/US$.

Data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS. Di samping itu, arah kebijakan The Federal Reserve/The Fed. juga perlu diperhatikan..

Penguatan ini membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000/US$..

“Dengan dua laporan inflasi. Selain itu, dua laporan tenaga kerja yang akan dirilis sebelum rapat FOMC September, data yang masuk akan menjadi sangat penting, dimulai dari laporan payrolls pekan ini,” tulis OCBC…

Adapun yuan China stagnan di posisi CNY 6,7509/US$..

Ringgit turun 0,05% ke posisi MYR 4,085/US$.

OCBC juga menilai data-data yang masuk sebelum rapat FOMC September akan menjadi sangat penting bagi arah kebijakan moneter AS..

Dolar AS kembali berada di bawah tekanan setelah melemah lebih dari 1,5% pada pekan lalu.

Harga minyak duniaย melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan telah membatalkan serangan terhadap Iran. Di samping itu, pembicaraan antara kedua pihak akan berlangsung pada Senin. juga perlu diperhatikan..

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah.

Namun demikian, penguatan paling tajam masih dicatatkan oleh won Korea Selatan.

Selain faktor yen, penurunan harga minyak juga ikut menekan dolar AS.

// .

Fokus investor pekan ini akan tertuju pada data tenaga kerja AS, yakni nonfarm payrolls, yang akan dirilis Jumat.

Yen Jepang juga menguat signifikan, yakni 0,65% ke posisi JPY156,54/US$.

Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) membuat mayoritas mata uang kawasan mampu menguat pada perdagangan Senin (3/8/2026)..

Penguatan yen terjadi ketika pasar masih mencermati potensi intervensi lanjutan dari otoritas Jepangย serta bantuan dari AS.ย .

Penurunan harga minyak meredakan sebagian kekhawatiran inflasi global.

dolar Taiwan naik 0,04%, sementara dong Vietnam menguat tipis 0,01% ke VND26.289/US$..

Intervensi tersebut terjadi setelah yen sebelumnya berada di sekitar level terlemah dalam 40 tahun..

Perkembangan terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Rupiah, Won-Yen Perkasa, Ringgit Nangis akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By