0 0
Read Time:4 Minute, 15 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 4 dari 10 Lulusan Muda Menganggur, Begini Beratnya Cari Kerja di India yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Laporan State of Working India 2026 menunjukkan lulusan perguruan tinggi menyumbang sekitar dua pertiga dari total pengangguran India pada 2023.

Hal ini disebabkan oleh “ada ratusan orang di luar sana” yang siap menerima pekerjaan dengan bayaran lebih rendah., akibatnya Seorang desainer grafis di Bengaluru mengatakan perusahaan “pay peanuts” atau “membayar murah”, sementara ruang untuk meminta kenaikan gaji nyaris tidak ada..

Padahal, negara tersebut menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia..

Tekanan itulah yang kemudian menjadi latar di balik gelombang protes mahasiswa setelah kebocoran soal National Eligibility cum Entrance Test (NEET).

Masalah tersebut berkembang di tengah pertumbuhan ekonomi India yang terus menjadi sorotan dunia..

Namun pertumbuhan pekerjaan berkualitas belum mampu mengimbanginya..

Jutaan pelajar bersaing mengikuti National Eligibility cum Entrance Test (NEET) untuk masuk fakultas kedokteran..

Persaingan yang tinggi juga tercermin dari pengalaman para lulusan muda..

Namun menurut laporan State of Working India 2026, perluasan pendidikan tinggi belum diikuti penciptaan lapangan kerja yang cukup cepat..

Bagi banyak ekonom, persoalannya tidak berhenti pada ujian,. Akan tetapi pada semakin sempitnya akses menuju pekerjaan yang stabil. tidak boleh diabaikan..

Di tengah tekanan tersebut, Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri.

Bagi sebagian anak muda India, memperoleh gelar sarjana tidak lagi otomatis membuka jalan menuju pekerjaan yang layak..

Jumlah yang mendapatkan pekerjaan bergaji tetap bahkan lebih sedikit..

Akibatnya, tingkat pengangguran lulusan usia 15-25 tahun kini mendekati 40%.

Pemerintah kemudian menunjuk Pralhad Joshi sebagai penggantinya sekaligus membentuk satuan tugas reformasi pendidikan yang dipimpin pendiri Infosys, Nan. Selain itu, Nilekani…

Karena itu, ketika integritas ujian dipertanyakan, yang muncul bukan hanya kemarahan terhadap proses seleksi,. Akan tetapi juga kecemasan atas masa depan. tidak boleh diabaikan..

Persoalan tersebut sebenarnya sudah terbentuk jauh sebelum kebocoran soal terjadi..

Namun menurut State of Working India 2026, hanya sekitar 2,8 juta yang berhasil memperoleh pekerjaan setiap tahunnya.

// .

Semakin banyak anak muda menyelesaikan pendidikan tinggi.

Jakarta, Equityworld Futures – Hampir 40%Β  atau 1 dari 4 lulusan berusia 15-25 tahun di India belum mendapatkan pekerjaan.

Pan. Selain itu, gan serupa disampaikan Neelanjan Sircar, Associate Professor Ahmedabad University..

Sepanjang 2004-2023, India menghasilkan sekitar 5 juta lulusan setiap tahun.

Cerita serupa datang dari lulusan lain yang mengaku telah melamar banyak pekerjaan tanpa mendapat respons.

Semakin sulit memperoleh pekerjaan, semakin besar pula arti satu kursi di perguruan tinggi maupun satu posisi sebagai aparatur pemerintah..

Di tengah kondisi tersebut, ujian masuk menjadi lebih dari sekadar proses seleksi pendidikan..

Persaingan yang sesungguhnya justru dimulai ketika memasuki pasar kerja yang semakin padat, sementara jumlah pekerjaan yang aman. Tak hanya itu, bergaji layak belum bertambah secepat jumlah pencari kerja. turut berperan penting..

Bernstein juga memperingatkan perkembangan kecerdasan buatan berpotensi memberi tekanan baru terhadap industri layanan teknologi informasi, ditambah lagi dengan business process outsourcing, dua sektor yang selama ini menjadi salah satu jalur mobilitas ekonomi bagi lulusan muda…

Parlemen India juga mengesahkan perubahan aturan anti kebocoran soal dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun serta denda maksimal 50 lakh rupee bagi pihak yang terlibat..

Persaingan serupa juga terjadi pada Joint Entrance Examination (JEE) menuju Indian Institutes of Technology (IIT), Common University Entrance Test (CUET), hingga ujian pegawai negeri yang diselenggarakan Union Public Service Commission (UPSC)..

Sekitar 45% tenaga kerja masih bekerja di sektor pertanian yang hanya menyumbang sekitar 15-16% produk domestik bruto (PDB), sementara kontribusi sektor manufaktur relatif belum banyak berubah..

Di tengah ketatnya persaingan kerja, jutaan anak muda justru menggantungkan harapan pada segelintir ujian masuk yang dianggap sebagai tiket menuju pekerjaan bergaji layak..

Bagi jutaan lulusan muda India, tantangannya kini bukan hanya lolos ujian.

Contohnya, NEET menjadi salah satu dari sedikit cara untuk mendapatkan pekerjaan yang relatif terjamin. dapat dilihat pada Menurutnya, di negara ketika hampir satu dari dua lulusan belum memperoleh pekerjaan, jalur..

Jumlah peserta NEET sendiri meningkat sekitar 50% sejak 2019 hingga menembus lebih dari 2,2 juta peserta pada 2026, menurut National Testing Agency..

Laporan Bernstein juga menilai transformasi ekonomi India masih menghadapi tantangan.

Alexandra Hermann Prasad, Lead Economist Oxford Economics, mengatakan persoalan mendasarnya adalah terbatasnya pasokan “secure, well-paid jobs” di India..

Lulusan perguruan tinggi juga menyumbang sekitar dua pertiga dari total pengangguran India pada 2023..

Perkembangan terkait 4 dari 10 Lulusan Muda Menganggur, Begini Beratnya Cari Kerja di India akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By