Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Terbelah: Rupiah Perkasa, Ringgi, Yen – Dolar Singapura Ambles yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dolar Taiwan terkoreksi 0,13%, se. Di samping itu, gkan baht Thailand melemah tipis 0,03%. juga perlu diperhatikan..
Sementara empat nilai tukar berhasil menguat..
Dengan demikian, pergerakan pagi ini lebih mencerminkan upaya pemulihan dolar AS setelah tertekan cukup dalam sehari sebelumnya..
A. Tak hanya itu, ya potensi intervensi Tokyo ikut mendorong yen dan menekan dolar AS setelah keputusan The Fed. turut berperan penting..
Menariknya, rupiah justru mampu menguat saat sebagian besar mata uang kawasan masuk zona merah..
Di satu sisi, keputusan The Fed menahan suku bunga sempat menekan greenback.
Kondisi ini membuat arah dolar AS masih belum sepenuhnya jelas.
“Pasar sudah melakukan sebagian pengetatan yang tidak mau dilakukan The Fed,” ujar Mc Mahon, dikutip dari Reuters..
Indeks dolar AS atau DXY terpantau naik 0,30% ke posisi 100,171..
// .
Di sisi lain,, keputusan tersebut tidak sepenuhnya bulat. justru terjadi walaupun Alasannya adalah tiga dari 12 anggota Federal Open Market Committee (FOMC) memilih kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat tersebut. sehingga berdampak pada…
Di sisi lain, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.
Pelemahan mayoritas mata uang Asia hari ini terjadi di tengah dinamika dolar AS yang berbalik menguat pada perdagangan pagi.
Ringgit Malaysia ikut melemah 0,25%, sementara dolar Singapura turun 0,23%.
Namun di sisi lain, perbedaan pan sekaligus gan di internal The Fed dan kekhawatiran inflasi membuat peluang pengetatan kebijakan belum benar-benar tertutup…
Yen melemah 0,66% ke posisi JPY 160,57/US$, berbalik dari penguatan tajam 2,37% di penutupan perdagangan sebelumnya. .
Keputusan itu memunculkan pertanyaan pasar mengenai seberapa kuat komitmen bank sentral AS dalam membawa inflasi kembali ke target 2%..
Dong Vietnam juga menguat 0,10% ke VND 26.254/US$, disusul yuan China yang naik 0,09% ke CNY 6,7487/US$..
Namun, penguatan terbesar pagi ini dicatatkan oleh peso Filipina yang terapresiasi 0,21% ke posisi PHP 61,337/US$.
“Sejauh ini, keputusan ini sangat negatif bagi dolar,. Akan tetapi dalam rapat sebelumnya, reaksi pertama bisa saja keliru,” ujar Juan Perez, director of trading Monex USA, dikutip dari Reuters. tidak boleh diabaikan..
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (31/7/2026).
Namun, tekanan terhadap dolar AS belum sepenuhnya menghapus peluang penguatan lanjutan.
Sebastien Mc Mahon, chief economist iA Financial Group, menilai pasar obligasi AS memberi sinyal bahwa The Fed dinilai tertinggal dalam mengendalikan inflasi..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.18 WIB, sebanyak enam mata uang Asia terpantau melemah terhadap greenback.
Kenaikan DXY terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya dolar AS ditutup melemah tajam 1,01% hingga turun ke bawah level 100, tepatnya di 99,9.
Rupiah masuk dalam deretan mata uang Asia yang menguat pagi ini, dengan penguatan 0,14% ke posisi Rp18.050/US$. .
Tekanan terhadap dolar AS juga datang dari penguatan yen Jepang setelah muncul spekulasi intervensi mata uang oleh otoritas Jepang.
Won Korea Selatan juga tertekan cukup dalam, yakni sebesar 0,63% ke KRW 1.432/US$..
The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75%.
Dolar AS sebelumnya melemah secara luas setelah The Federal Reserve/The Fed mempertahankan suku bunga acuannya.
Perkembangan terkait Asia Terbelah: Rupiah Perkasa, Ringgi, Yen – Dolar Singapura Ambles akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Kementerian Keuangan Serap Rp 15 Triliun dari Lelang Sukuk
- Utang Pemerintah Tembus Rp 9.637 Triliun | Equityworld Futures