Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Melesat Lagi: Dibantu Perang, India Hingga China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Di sisi lain, impor batubara China diperkirakan meningkat pada Juli terjadi karena produksi domestik sempat terganggu setelah kecelakaan tambang sekaligus inspeksi keselamatan, meski permintaan domestik belum sepenuhnya pulih….
Namun, permintaan tetap lesu terjadi karena pembangkit listrik. Di samping itu, konsumen hilir masih memiliki stok batubara yang tinggi. Akibatnya, tidak terburu-buru melakukan restocking.. juga perlu diperhatikan…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melesat lagi di tengah lonjakan harga minyak..
Investasi tersebut ditujukan untuk hampir menggandakan kapasitas pembangkit listrik pada 2032 sekaligus hampir melipatgandakannya menjadi tiga kali lipat pada 2037, kata para eksekutif perusahaan…
Perusahaan milik negara itu menargetkan portofolio kapasitas pembangkit mencapai 150 gigawatt (GW) pada tahun fiskal 2032, naik dari sekitar 91 GW saat ini,. Di samping itu, meningkat menjadi 250 GW pada tahun fiskal 2037, berdasarkan rekaman presentasi dalam pertemuan tahunan analis dan investor. juga perlu diperhatikan..
// .
Kenaikan harga batu bara disebabkan banyak sentimen, terutama harga minyak..
Kenaikan juga menghapus tren negatifnya yang turun 3,3% dalam dua hari sebelumnya..
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Rabu (29/7/2026) ditutup di US$ 135,5 per ton, Harganya melesat 3,6%..
Pasokan batu bara di mulut tambang (mine-mouth) di China mulai mengetat akibat inspeksi keselamatan, penutupan sementara sejumlah tambang,. Di samping itu, gangguan produksi di beberapa wilayah utama juga perlu diperhatikan..
Harga ini adalah yang tertinggi dalam lima hari terakhir.
Sementara itu, produsen listrik terbesar di India, NTPC, berencana menggelontorkan investasi sekitar INR17 triliun (US$177,62 miliar) hingga tahun fiskal 2037..
Pada Rabu kemarin, harga minyak kembali melonjak pada perdagangan Rabu kemarin (29/7/2026).
NTPC akan meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berbahan bakar batu bara menjadi sekitar 91 GW, dari 67 GW saat ini..
Faktor ini memberikan dukungan terhadap harga..
Kombinasi pasokan yang lebih ketat. Selain itu, permintaan yang lemah membuat harga batubara termal di mulut tambang cenderung bergerak stabil…
Minyak. Selain itu, batu bara adalah komoditas substitusi. Akibatnya, harganya saling memengaruhi….
Harga minyak brent terbang 7,9% ke US$ 90,74 per barel se. Di samping itu, gkan WTI melonjak 6,56% ke US$ 84,46 per barel. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Melesat Lagi: Dibantu Perang, India Hingga China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Patuhi Prabowo, Menteri PU Segera Perbaiki Jembatan Way Bungur Lampung
- Equityworld Futures Surabaya | Pengeluaran Militer Global Cetak Rekor Tertinggi, AS Terbesar