Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Trump Mau Hajar China, Tapi Malah Terjebak Perang Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dalam bukunya Strategy of Denial (2021), Colby menilai militer AS tidak lagi mampu menghadapi semua ancaman sekaligus.
Meski demikian, langkah tersebut belum memberikan tambahan kekuatan berarti di Indo-Pasifik..
Trump telah mengajukan anggaran pertahanan sebesar US$1,5 triliun untuk tahun fiskal 2026-2027, melonjak 44% dibanding sebelumnya.
Namun, sekalipun disetujui Kongres, tambahan anggaran itu tidak akan langsung menghasilkan lebih banyak pasukan atau persenjataan dalam waktu singkat..
Pentagon juga mengurangi sekitar, misalnya ga kekuatan yang dialokasikan untuk NATO saat perang, termasuk pesawat tempur, kapal perusak,. Di samping itu, kapal selam. juga perlu diperhatikan…
Kondisi ini menempatkan Colby pada posisi yang ironis.
Di satu sisi, Washington ingin mengalihkan fokus ke China sebagai rival utama.
Namun, sebagian besar langkah tersebut masih berupa reposisi kekuatan, bukan penambahan kapasitas militer secara signifikan..
Sepanjang tahun ini, AS bahkan hanya mengoperasikan satu kapal induk di Asia, lebih sedikit dari target ideal dua kapal induk..
Di Eropa, Trump memang mulai memangkas sebagian kehadiran militer.
Jakarta, Equityworld Futures – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi dilema besar dalam strategi militernya..
Jumlah pasukan di kawasan meningkat menjadi sekitar 50.000 personel, naik dari sekitar 40.000 sebelum perang.
Washington memang terus memperkuat infrastruktur militernya di Indo-Pasifik, mulai dari pembangunan fasilitas di Guam, peningkatan pangkalan kapal selam di Australia, hingga penempatan rudal yang lebih canggih di Filipina.
Namun di sisi lain, konflik yang terus memanas di Timur Tengah justru menyedot lebih banyak sumber daya militer AS..
Pemerintah juga tengah meninjau seluruh pangkalan militer AS di Eropa dengan target agar negara-negara Eropa mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas pertahanan kawasan..
Dua dari lima brigade tempur yang dikirim setelah invasi Rusia ke Ukraina telah ditarik..
Jumlah pasukan AS di kawasan relatif tidak berubah, yakni sekitar 55.000 personel di Jepang. Tak hanya itu, sekitar 28.000 personel di Korea Selatan turut berperan penting..
Alih-alih mengurangi kehadiran di Timur Tengah, AS kini semakin terlibat dalam konflik dengan Iran..
Tokoh yang dulu berpendapat AS tidak mampu berperang di banyak front sambil tetap membendung China, kini justru harus menyusun strategi agar Washington mampu menjalankan kedua misi tersebut secara bersamaan.// .
Paradoks ini sebenarnya telah diprediksi oleh Elbridge Colby, Kepala Kebijakan Pentagon sekaligus arsitek strategi pertahanan Trump..
Menurutnya, China harus menjadi prioritas utama,. Akibatnya, komitmen militer di kawasan lain, terutama Timur Tengah, perlu dikurangi…
Konflik tersebut juga menguras amunisi. Di samping itu, mengalihkan kapal induk serta sistem pertahanan udara yang sebelumnya dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan konflik dengan China. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Trump Mau Hajar China, Tapi Malah Terjebak Perang Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Pemadaman Listrik dan Isu Batu Bara: Ini 10 Produsen Terbesarnya
- Equityworld Futures Surabaya | Bandara Husein Sastranegara Bakal Direaktivasi