Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait PR Raksasa The Fed: Pangkas Neraca Rp120.000 T Tanpa Mengguncang Dunia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Alasannya adalah tingkat imbal hasilnya sudah terkunci sejak pertama kali dibeli sehingga berdampak pada Pendapatan bunga dari obligasi tetap rendah…
Nilainya telah melonjak dari sekitar US$10 miliar sebelum krisis keuangan global menjadi sekitar US$3,1 triliun saat ini..
Darrell Duffie dari Stanford University menilai kritik tersebut saat ini lebih banyak berkaitan dengan persepsi dibandingkan ancaman nyata..
The Fed kemudian membeli obligasi pemerintah berjangka panjang untuk mendorong perekonomian..
Kewajiban besar lainnya adalah ca. Di samping itu, gan perbankan juga perlu diperhatikan..
Ketika QE membanjiri sistem dengan ca. Di samping itu, gan, The Fed mulai membayar bunga atas dana yang disimpan bank juga perlu diperhatikan..
Akibatnya, ca sekaligus gan dalam jumlah besar kini sudah menjadi bagian penting dari kegiatan perbankan sehari-hari…
Stephen Miran mengusulkan agar bunga yang dibayar The Fed atas ca. Selain itu, gan perbankan diturunkan hingga berada di bawah bunga yang bisa diperoleh bank di pasar federal funds…
Rekening simpanan Departemen Keuangan AS di The Fed mencapai sekitar US$800 miliar.
Saat itu, bank sentral mulai membeli surat berharga berbasis kredit perumahan atau mortgage-backed securities untuk menstabilkan pasar properti.
Melalui QE, The Fed menciptakan uang elektronik yang disebut ca. Di samping itu, gan atau reserves juga perlu diperhatikan..
Namun, biaya bunga yang harus dibayar The Fed kepada perbankan terus mengikuti perubahan suku bunga..
Saat itu, bank sentral mengurangi ca. Tak hanya itu, gan secara perlahan dan berharap masih tersedia dana yang cukup bagi sistem keuangan. turut berperan penting..
Kepemilikan obligasi pemerintah hingga triliunan dolar dapat menimbulkan kesan bahwa The Fed menjadi salah satu sumber pen. Tak hanya itu, aan utama bagi pemerintah AS. turut berperan penting..
Rajan bahkan pernah mengusulkan pendekatan yang lebih keras.
Semua pihak sepakat bahwa proses mengecilkan neraca The Fed tidak bisa dilakukan dengan cepat..
Bank yang memiliki. Tak hanya itu, a lebih biasanya meminjamkannya kepada bank lain melalui pasar antarbank untuk memperoleh bunga jangka pendek turut berperan penting..
Nilainya setara sekitar dua pertiga dari total aset The Fed..
Menentukan batas terendah ca. Di samping itu, gan perbankan bukan perkara mudah juga perlu diperhatikan..
Pembengkakan neraca The Fed berawal dari krisis keuangan global 2007-2009..
The Fed memang membeli surat utang pemerintah AS di pasar sekunder, bukan langsung dari Departemen Keuangan AS.
Warsh sendiri mengakui neraca yang membesar selama 18 tahun tidak mungkin dipangkas hanya dalam waktu 18 pekan..
Pada akhir 2007, kepemilikan surat utang pemerintah AS oleh The Fed masih sekitar US$754,6 miliar..
Nilai tersebut setara dengan Rp 120.000 triliun (US$1= Rp 18.000).
Untuk mencari jalan keluar, Warsh membentuk tim yang beranggotakan Karen Dynan dari Harvard University, mantan Gubernur Bank Sentral India Raghuram Rajan, sekaligus mantan Gubernur The Fed Jeremy Stein…
The Fed harus mengurangi likuiditas tanpa membuat sistem keuangan kekurangan uang..
Sebagai contoh, sebuah kota yang membangun waduk raksasa setelah mengalami kekeringan panjang. sering terjadi ketika The Economist menggambarkan situasi tersebut..
Penyebab utamanya adalah bergantung pada kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai.,. Akibatnya, Jumlah tersebut sulit dikurangi terjadi…
Tahun lalu, ia menyebut pembengkakan neraca sebagai gambaran semakin luasnya campur tangan bank sentral dalam ekonomi..
Jumlah tersebut melonjak jauh dibandingkan sebelum krisis keuangan global.
Dana tersebut kemudian digunakan bank untuk menambah portofolio investasi sekaligus menyalurkan lebih banyak kredit…
Karena itu, Warsh ingin neraca The Fed diperkecil.
Dengan sistem pembayaran yang lebih efisien, bank bisa beroperasi dengan ca. Tak hanya itu, gan yang lebih kecil. turut berperan penting..
Seiring waktu, rumah, pabrik,. Selain itu, lahan pertanian mulai bergantung pada pasokan air dari waduk tersebut..
Dari jumlah tersebut, sekitar dua pertiga berupa surat utang pemerintah AS atau US Treasury..
// .
Ketika The Fed membeli obligasi dari investor nonbank, hasil penjualannya sering masuk ke rekening investor di bank sebagai simpanan yang tidak diasuransikan..
Masalahnya, obligasi yang dibeli saat pandemi menawarkan imbal hasil sangat rendah.
Namun, jumlah yang dimiliki bank sentral sudah sangat besar..
Namun, perubahan itu dapat mengurangi pengaruh bank sentral terhadap suku bunga pinjaman jangka panjang..
Samapi pembelian obligasi kembali yang dilakukan dalam skala besar ketika pandemi Covid-19 terjadi pada 2020..
Saat ini, sekitar US$2,5 triliun kewajiban The Fed berupa uang kartal yang beredar di masyarakat.
Bank juga telah menyesuaikan model bisnisnya dengan kondisi tersebut..
Berdasarkan data dariΒ The Fed, kepemilikan langsung surat utang pemerintah AS mencapai US$4,52 triliun per 22 Juli 2026.
Agar neraca The Fed bisa menyusut lebih jauh, sebagian ca sekaligus gan tersebut harus ditarik dari sistem perbankan..
Pembelian tersebut kembali memperbesar neraca The Fed untuk menambah ca. Selain itu, gan di sistem perbankan…
Risikonya sudah terlihat ketika The Fed mencoba mengecilkan neracanya pada 2017-2019..
Pertanyaannya, apakah neraca The Fed bisa dipangkas tanpa mengganggu pasar keuangan?.
Situasi serupa kini dihadapi Ketua The Fed Kevin Warsh.
Ia menyarankan The Fed memperbarui sistem teknologi pembayaran agar transaksi masuk sekaligus keluar dapat dihitung terlebih dahulu sebelum benar-benar diselesaikan…
Kebijakan tersebut membuat bank tidak lagi terlalu terdorong untuk meminjamkan ca. Tak hanya itu, gannya kepada bank lain. turut berperan penting..
The Fed akhirnya kembali membeli surat utang pemerintah berjangka pendek atau Treasury bills sekitar US$40 miliar per bulan sejak pertengahan Desember hingga pertengahan April..
Langkah tersebut diharapkan mendorong bank meminjamkan. Tak hanya itu, a kepada bank lain, bukan sekadar menyimpannya di The Fed. turut berperan penting..
Namun, apabila dibiarkan terlalu lama, persepsi bahwa The Fed menjadi “dompet” pemerintah dikhawatirkan suatu saat bisa berubah menjadi kenyataan..
Aturan likuiditas yang lebih ketat juga membuat bank harus memiliki aset likuid dalam jumlah besar agar mampu memenuhi kebutuhan. Selain itu, a sendiri ketika terjadi tekanan…
Jakarta, Equityworld Futures – Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) menghadapi pekerjaan besar untuk mengecilkan neracanya yang membengkak setelah bertahun-tahun membeli obligasi..
Sebelum krisis keuangan global, ca, ditambah lagi dengan gan perbankan di The Fed tidak mendapatkan bunga…
Sistem, misalnya ini sudah digunakan Bank of England. Di samping itu, Bank Sentral Eropa juga perlu diperhatikan…
Tekanan serupa kembali muncul tahun lalu ketika jumlah ca. Di samping itu, gan mendekati batas terendah. juga perlu diperhatikan..
Namun, pilihan ini tentu memiliki risiko besar bagi stabilitas sistem keuangan..
Pada akhirnya, ia mungkin memilih mengubah isi neraca daripada mengurangi ukurannya secara drastis..
Langkah tersebut tidak akan langsung mengecilkan neraca The Fed.
The Fed menjalankan tiga kali QE di sepanjang 2009-2014.
// .
Setiap putaran QE membuat sistem perbankan semakin bergantung pada tingkat ca. Selain itu, gan yang lebih tinggi…
Masalahnya, aset bank sentral tidak bisa begitu saja dikurangi tanpa menurunkan kewajiban di sisi lain neraca..
Suku bunga pinjaman jangka sangat pendek melonjak terjadi karena banyak lembaga keuangan berebut. Tak hanya itu, a.. turut berperan penting..
Uang tersebut digunakan untuk membeli obligasi dari pasar..
The Fed pun bisa mengurangi campur tangannya di pasar obligasi tanpa harus menarik likuiditas besar-besaran dari perbankan..
Warsh sejak lama mengkritik besarnya peran The Fed dalam perekonomian AS.
Pasar tersebut dikenal sebagai federal funds market..
Sejumlah mantan pejabat The Fed menawarkan beberapa cara untuk mengurangi ketergantungan bank terhadap ca sekaligus gan besar…
Rajan menyebut kondisi ini sebagai efek “ratcheting”.
Penyebab utamanya adalah seluruh kegiatan ekonomi sudah terlanjur dibangun di sekeliling waduk.,. Akibatnya, Ketika pemerintah kota ingin mengurangi airnya, masalah pun muncul terjadi…
Kondisi tersebut membuat kepemilikan obligasi jangka panjang menjadi mahal bagi The Fed..
Neraca The Fed kini mencapai US$6,7 triliun atau hampir 21% dari produk domestik bruto (PDB) AS.
Walaupun Bagian ini masih bisa naik atau turun,, ruang untuk menguranginya terbatas. masih menjadi prioritas..
The Fed dapat membiarkan lembaga pertama yang mengalami masalah likuiditas jatuh sebagai pelajaran agar bank tidak mengambil risiko berlebihan..
Salah satu caranya adalah membiarkan obligasi jangka panjang jatuh tempo, kemudian menggantinya dengan Treasury bills yang memiliki jangka waktu lebih pendek..
Kekhawatiran utama Warsh bukan hanya soal besarnya biaya yang harus ditanggung,. Akan tetapi juga menyangkut independensi The Fed. tidak boleh diabaikan..
Sementara itu, setelah suku bunga naik, The Fed harus membayar bunga yang lebih tinggi atas ca. Di samping itu, gan milik bank-bank komersial. juga perlu diperhatikan..
Namun, pada September 2019, ca. Selain itu, gan perbankan ternyata turun terlalu rendah..
Meskipun Alasannya adalah bank-bank AS sudah terbiasa menjalankan kegiatan usahanya dengan ca. Selain itu, gan yang berlimpah. sehingga berdampak pada, tetap saja, langkah ini tidak mudah…..
Pengalaman ini menunjukkan bahwa memangkas neraca terlalu jauh dapat mengganggu pasar uang. Di samping itu, memicu lonjakan suku bunga jangka pendek. juga perlu diperhatikan..
Walaupun Ia ingin mengecilkan neraca bank sentral,, sistem keuangan AS sudah terbiasa dengan likuiditas dalam jumlah besar. masih menjadi prioritas..
Perkembangan terkait PR Raksasa The Fed: Pangkas Neraca Rp120.000 T Tanpa Mengguncang Dunia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Terminal Kijing Resmi Layani Ekspor Perdana, Pelindo Dorong Efisiensi Logistik Kalimantan Barat
- Equityworld Futures Surabaya | Bos Himbara: Tak Cuma Simpan Duit, Bank Jadi Mesin Teknologi Keuangan