Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Di Tengah Perang, Negara Arab Diam-Diam Borong Surat Utang Amerika yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kenaikannya mencapai US$4,2 miliar atau 3,7% dalam sebulan.
Kenaikannya memang hanya US$200 juta atau sekitar 0,1%.
// .
Jumlah tersebut meningkat US$10,5 miliar hanya dalam satu bulan..
Jika digabungkan, Arab Saudi, UEA,, ditambah lagi dengan Israel memegang US Treasury senilai sekitar US6,5 miliar pada Mei 2026..
Namun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$127,7 miliar, kepemilikan Arab Saudi sudah bertambah US$12,6 miliar atau sekitar 9,9%..
Secara persentase, kenaikannya sekitar 0,2%..
Di tengah perang. Di samping itu, ketegangan geopolitik yang bergejolak di kawasan tersebut, sejumlah negara terpantau melakuakan aksi beli atas surat utang pemerintah AS. juga perlu diperhatikan..
Secara tahunan, kepemilikan Israel bertambah US$16,8 miliar atau 16,7% dari US$100,8 miliar pada Mei 2025..
Laporan Treasury International Capital (TIC) juga mencatat arus modal asing bersih ke AS mencapai US$132,2 miliar sepanjang Mei 2026..
Jakarta, Equityworld Futures – Kepemilikan asing atas surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali meningkat pada Mei 2026.
Dalam sebulan, UEA menambah US Treasury sebesar US$6,1 miliar atau sekitar 5,4%.
Jika dibandingkan dengan posisi Mei 2025 sebesar US$9,022 triliun, kepemilikan asing meningkat US$349,4 miliar atau sekitar 3,9% dalam setahun..
Langkah ketiga negara itu dapat berkaitan dengan pengelolaan ca. Selain itu, gan devisa, kebutuhan menjaga likuiditas dalam dolar AS, dan upaya menempatkan dana pada aset yang relatif aman di tengah meningkatnya risiko geopolitik…
Jumlah tersebut bertambah US$18,5 miliar dibandingkan April 2026 yang sebesar US$9,353 triliun.
Posisinya berada di bawah Brasil yang memiliki US8,9 miliar sekaligus di atas Korea Selatan sebesar US2,3 miliar…
Kenaikan tersebut memperlihatkan bahwa US Treasury masih menjadi salah satu tempat utama bagi pemerintah, bank sentral,. Selain itu, investor global untuk menyimpan dananya…
Dibandingkan dengan posisi Mei 2025 sebesar US$103,6 miliar, kepemilikannya meningkat US$15 miliar atau 14,5%..
Namun, investor asing mengurangi kepemilikan surat utang pemerintah AS berjangka pendek atau Treasury bills sebesar US$43,5 miliar.
Nilai US Treasury yang dimiliki Israel naik dari US$113,4 miliar menjadi US$117,6 miliar..
Kenaikan lebih besar terjadi pada Uni Emirat Arab (UEA).
Salah satu perkembangan menarik datang dari Timur Tengah.
Arab Saudi menaikkan kepemilikan US Treasury menjadi US$140,3 miliar pada Mei 2026, dari US$140,1 miliar sebulan sebelumnya..
Arab Saudi berada di peringkat ke-17 dalam daftar pemegang US Treasury terbesar.
Setelah memperhitungkan sejumlah penyesuaian, pembelian bersih surat berharga jangka panjang diperkirakan mencapai US$232,7 miliar..
Surat utang AS memiliki pasar yang sangat besar. Di samping itu, mudah diperdagangkan. Akibatnya, kerap dipilih sebagai aset cadangan maupun tempat berlindung ketika ketidakpastian global meningkat. juga perlu diperhatikan…
// .
Investor asing membukukan pembelian bersih surat berharga jangka panjang AS sebesar US$262,8 miliar.
Data terbaru Departemen Keuangan AS menunjukkan total kepemilikan asing atas US Treasury mencapai US$9,371 triliun..
Sementara itu, kewajiban bersih perbankan AS kepada pihak asing berkurang US$70 miliar..
Kepemilikan negara tersebut melonjak dari US$112,5 miliar pada April menjadi US$118,6 miliar pada Mei 2026..
// .
Perkembangan terkait Di Tengah Perang, Negara Arab Diam-Diam Borong Surat Utang Amerika akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Hana Bank Raup Laba Bersih Rp 200,78 M per Kuartal I-2026
- Equityworld Futures Surabaya | Pemerintah Menaikkan Harga Daging Sapi di Produsen