Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas di Titik Kritis, Jebol Level Ini Bisa Ambles ke US$3.000 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Emas berhasil memangkas penurunan pada pagi ini setelah data PPI lebih rendah dari perkiraan,. Akibatnya, meredakan sebagian kekhawatiran bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga beberapa kali lagi tahun ini,” kata Phillip Streible, Chief Market Strategist di Blue Line Futures, dikutip dari Reuters…
Jika ketegangan terus meningkat, ditambah lagi dengan mendorong harga minyak lebih tinggi, kondisi ini justru dapat menjadi risiko negatif bagi emas,” kata Lukman Otunuga, Senior Research Analyst di FXTM…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas relative stagnan di tengah derasnya rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS)..
Sebagai balasan, Iran mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi regional.
Penguatan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat 1,4% dalam dua hari beruntun..
Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve bulan Juli turun menjadi sekitar 10,2%, dari sebelumnya 16,6% setelah data tersebut dirilis..
Angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar yang memperkirakan tidak ada perubahan.
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (15/7/2026) ditutup di US$ 57,77 per troy ons..
Kenaikan harga energi berpotensi mempertahankan tekanan inflasi,. Akibatnya, bank-bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama..
Sehari sebelumnya, data juga menunjukkan inflasi konsumen AS melambat lebih besar dari perkiraan pada Juni..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (15/7/2026) ditutup di US$ 4057,81 per troy ons.
Di sisi lain, Amerika Serikat mengumumkan telah memulai gelombang baru serangan terhadap Iran setelah kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan negara itu..
Ini merupakan penurunan pertama Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) sejak Agustus 2025 sekaligus yang terbesar sejak April tahun lalu..
Harga produsen di Amerika Serikat turun atau deflasi 0,3% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juni 2026, setelah sebelumnya naik 0,6% pada Mei (angka yang telah direvisi turun).
“Perkembangan terbaru terkait Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran terhadap tekanan harga yang sulit dikendalikan.
Harga minyak pun melanjutkan penguatannya pada Rabu..
// .
Ia menambahkan, jika harga emas menembus kuat di bawah level tersebut, maka harga berpotensi turun menuju US$3.950 hingga US$3.000 per ons.
Pada hari ini, Kamis (16/7/2026) pukul 06.50 WIB, harga perak nyaris tak bergerak dengan menguat 0,005% ke US$ 57,77 per troy ons..
// .
Harga emas memangkas penurunannya pada Rabu setelah data menunjukkan harga produsen (Producer Price Index/PPI) AS secara tak terduga turun pada Juni.
Secara tahunan (year-on-year/yoy), harga produsen naik 5,5%, lebih rendah dibandingkan 6% pada Mei maupun perkiraan pasar sebesar 6,2%..
Pada hari ini, Kamis (16/7/2026) pukul 06.42 WIB, harga emas melemah 0,03% ke US$ 4056,77 per troy ons..
Sebaliknya, jika level US$4.000 mampu menjadi area penopang yang kuat, harga emas berpeluang kembali naik menuju US$4.100 per ons..
Namun, kekhawatiran terhadap inflasi. Selain itu, suku bunga yang tetap tinggi masih membayangi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah…
Hal ini disebabkan oleh logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset)., akibatnya Kondisi ini dapat mengurangi daya tarik emas..
Perkembangan terkait Harga Emas di Titik Kritis, Jebol Level Ini Bisa Ambles ke US$3.000 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | 10 Miliar Penduduk Dunia Butuh Makan, AI Dipaksa ‘Kerja’ di Sawah
- Equityworld Futures Surabaya | Mata Uang Asia Ambruk Berjamaah: Won-Rupiah Jatuh, 2 Negara Selamat