0 0
Read Time:3 Minute, 55 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Melemah, Asia Terbelah: Rupiah-Won Melemah, Ringgit-Yen Perkasa yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sementara itu, yuan China, ditambah lagi dengan dong Vietnam sama-sama melemah 0,03%, masing-masing ke posisi CNY 6,77/US$ dan VND 26.263/US$…

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, sebanyak enam mata uang Asia melemah dari greenback, sementara empat lainnya menguat..

Iran kemudian mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi di kawasan. Tak hanya itu, menyebut negaranya sedang menghadapi perang eksistensial dengan Amerika Serikat. turut berperan penting..

“Pelemahan dolar baru-baru ini tampaknya merupakan koreksi dari level tertinggi sebelumnya.

Pergerakan dolar AS masih dipengaruhi dua sentimen yang saling tarik-menarik.

// .

Yen berada di posisi JPY 162,15/US$, sementara peso Filipina berada di PHP 61,627/US$..

// .

Kombinasi data tersebut membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli semakin kecil..

Dolar Singapura turun 0,07% ke posisi SGD 1,289/US$.

Di tengah dinamika pergerakan dolar AS di pasar global. .

Jakarta, Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Kamis (16/7/2026).

Harga minyak pun naik untuk hari keempat beruntun pada Kamis pagi ini.

Kurs mata uang Garuda terpantau melemah tipis 0,04% ke posisi Rp18.068/US$..

Data PPI tersebut melengkapi inflasi konsumen AS yang juga lebih rendah dari perkiraan sekaligus perlambatan pertumbuhan tenaga kerja pada Juni..

Selain itu, konflik AS-Iran kembali membatasi pelemahan dolar AS.

Kenaikan harga minyak ini membuat pasar kembali mencermati risiko inflasi energi..

Namun, Wu menilai arah pengetatan kebijakan belum sepenuhnya hilang.

Meski begitu, pasar masih melihat peluang yang cukup seimbang untuk kenaikan suku bunga minimal 25 basis poin pada September..

Di sisi lain, ketegangan AS-Iran kembali menjaga risiko inflasi energi tetap tinggi..

Pasar sebelumnya terlalu agresif memperhitungkan kenaikan suku bunga Juli, yang kini terlihat agak berlebihan mengingat inflasi mendingin dengan cepat,” ujar Wu, dikutip dari Reuters..

Brent diperdagangkan dekat level tertinggi satu bulan di US$85,28 per barel.

Yen Jepang. Di samping itu, peso Filipina turut bergerak positif, masing-masing naik 0,02% juga perlu diperhatikan..

Data ini menambah bukti bahwa tekanan inflasi mulai mereda sebelum eskalasi terbaru di Timur Tengah..

Data harga produsen AS (Producer Price Index/PPI) secara tak terduga turun pada Juni, yang menjadi penurunan terbesar dalam 14 bulan terakhir.

Amerika Serikat menyerang pertahanan pesisir sekaligus situs rudal Iran pada Rabu (15/7/2026), setelah kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan milik Iran…

Namun, tekanan terbesar pagi ini dialami won Korea Selatan yang melemah 0,18% ke posisi KRW 1.487,6/US$.

Pelemahan ini terjadi meski bank sentral Korea Selatan baru saja menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%..

Bosco Wu, investment strategist Bank of East Asia, menilai pelemahan dolar belakangan ini lebih sebagai koreksi dari kenaikan tinggi sebelumnya..

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,12% ke posisi MYR 4,071/US$.

Satu bulan data inflasi yang lebih rendah belum cukup untuk memastikan tekanan harga benar-benar turun secara berkelanjutan..

Peluang kenaikan suku bunga pada Juli kini turun menjadi 11%, jauh lebih rendah dibandingkan 45% pada awal pekan.

Rupiah masuk dalam daftar mata uang Asia yang mengalami pelemahan.

Baht Thailand juga ikut terkoreksi cukup dalam, yakni 0,15% ke posisi THB 33,62/US$..

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat tipis 0,05% ke posisi 100,534 pada waktu yang sama.

Meski pagi ini bergerak naik, dolar AS masih berada dekat level terendah dalam satu bulan terakhir..

Di satu sisi, data inflasi AS yang lebih lunak membuat ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat mereda.

Dolar Taiwan juga menguat 0,03% ke TWD 32,124/US$..

Perkembangan terkait Dolar Melemah, Asia Terbelah: Rupiah-Won Melemah, Ringgit-Yen Perkasa akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By