Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Berkat Jokowi, Nanas RI Kini Menjajah China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Nanas Indonesia bersaing dengan Filipina, Thailand, Malaysia,, ditambah lagi dengan Kosta Rica di pasar China..
Secara khusus, nanas disebut dalam pernyataan bilateral saat Jokowi sekaligus Xi Jinpingbertemu, Selasa (26/7/2022)…
“Selama kunjungan, kedua negara menandatangani dokumen kerja sama di bi. Tak hanya itu, g pengembangan dan penelitian vaksin, pengembangan ekonomi hijau, penguatan informasi bea cukai, peningkatan capacitybuilding di bidang keamanan cyber, kelautan, dan importasi nanas Indonesia,” tulis pernyataan tersebut. turut berperan penting..
Sepanjang 2025, nilai impor hanya mencapai US$350,65 ribu, meski secara persentase melonjak 140,6% dibandingkan tahun sebelumnya..
China bahkan kini menggeser Spanyol sebagai tujuan besar ekspor nanas..
Lonjakan ekspor nanas ke China adalah hasil manis dari kesepakatan dagang kedua negara..
Setelah tiga tahun kesepakatan itu, ekspor nanas ke China kini mengalir deras.
Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan produksi 506,41 ribu ton atau menyumbang 15,75% terhadap produksi nasional.
Salah satu kesepakatan penting yang disetujui Presiden Jokowi. Di samping itu, Presiden China Xi Jinping adalah ekspor nanas segar RI ke Beijing. juga perlu diperhatikan..
Secara wilayah, Lampung masih menjadi lumbung nanas nasional dengan produksi mencapai 698,9 ribu ton, atau berkontribusi 21,74% terhadap total produksi nasional.
Sementara Riau berada di peringkat ketiga dengan produksi 349,61 ribu ton atau sekitar 10,88% dari total produksi nasional..
Ekspor Indonesia juga ikut melesat, terutama ke China..
// .
Tak hanya dari sisi produksi, kinerja ekspor nanas Indonesia juga terus menguat.
Amerika Serikat menjadi pasar terbesar nanas Indonesia dengan nilai ekspor mencapai US$88,89 juta atau setara 59,36 ribu ton.
Jumlah tanaman yang menghasilkan di provinsi ini mencapai 178,73 juta rumpun..
Austria menjadi negara pemasok nanas terbesar ke Indonesia dengan nilai impor US$59,88 ribu, diikuti Thailand sebesar US$50,79 ribu, serta Tiongkok senilai US$21,29 ribu..
Angka ini meningkat 5,91% atau sekitar US$18,69 juta dibandingkan tahun sebelumnya..
Puncak produksi terjadi pada triwulan II 2025, dengan hasil panen mencapai 844,79 ribu ton dari 593,49 juta rumpun tanaman yang menghasilkan..
Masuknya China dalam tiga besar pasar ekspor nanas Indonesia merupakan kabar baik..
Data BPS menunjukkan, ekspor ke China tidak pernah masuk tiga besar sebelum 2024.
Disusul Belanda senilai US,44 juta (17,43 ribu ton). Selain itu, China sebesar US,60 juta (26,63 ribu ton)…
Ba. Di samping itu, Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi nanas nasional mencapai 3,21 juta ton, naik 17,3% atau bertambah 474,1 ribu ton dibandingkan 2024. juga perlu diperhatikan..
Nilai ekspor nanas sepanjang 2025 mencapai US$334,67 juta atau sekitar Rp 6 triliun (US$1= Rp 18.000).
Kenaikan produksi ini sejalan dengan bertambahnya jumlah tanaman nanas yang memasuki masa panen..
Betapa pentingnya peran nanas dalam kesepakatan ekonomi China, ditambah lagi dengan Indonesia tercermin dalam Joint Press Statement bilateral kedua negara..
Di sisi lain, impor nanas Indonesia masih sangat kecil.
Jakarta, Equityworld Futures – Produksi nanas Indonesia melonjak sepanjang 2025.
Sebagai catatan, nanas pernah disinggung secara khusus dalam kesepakatan kerja sama China, ditambah lagi dengan Indonesia saat mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi)berkunjung ke China pada Juli 2022…
Sepanjang 2025, jumlah tanaman yang menghasilkan mencapai 747,22 juta rumpun, meningkat 6,32% atau sekitar 44,45 juta rumpun dibandingkan tahun sebelumnya..
Perkembangan terkait Berkat Jokowi, Nanas RI Kini Menjajah China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Indeks Keyakinan Konsumen April Naik ke Level 123
- Segudang Risiko di Balik Sim Salabim Danantara Pangkas BUMN Jadi 300