Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Perak Ambyar Seminggu Ambles 4% Lebih, Ini Biang Keroknya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sejumlah anggota bahkan menilai terdapat alasan untuk segera menaikkan suku bunga..
Kondisi ini akan membuat bank-bank sentral, khususnya Federal Reserve, tetap waspada,” ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, kepada Reuters dikutip Minggu (12/7/2026)..
Harga perak dunia mengalami kinerja negatif sepanjang pekan setelah harga minyak melonjak sekaligus kekhawatiran terhadap inflasi meningkat..
Di sisi lain, risalah rapat Federal Reserve pada 16-17 Juni menunjukkan kekhawatiran pejabat bank sentral AS terhadap inflasi semakin meningkat.
Oleh sebab itu, Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, logam mulia ini cenderung kurang diminati ketika suku bunga tinggi. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah tidak memberikan imbal hasil…
Situasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 5%..
Jakarta, Equityworld Futures – Kinerja harga perak dunia secara mingguan melemah di tengah kembali menegangnya hubungan antara Amerika Serikat sekaligus Iran yang memicu pandangan lebih hawkish dari bank sentral…
// .
Ketegangan kembali meningkat setelah Iran mengklaim menyerang pangkalan militer AS di Bahrain sekaligus Kuwait sebagai balasan atas serangan Washington terhadap sejumlah target Iran menyusul insiden penyerangan kapal tanker di Selat Hormuz..
Lonjakan harga energi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi, ditambah lagi dengan mendorong bank sentral mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga…
Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September naik menjadi sekitar 69%, dari 62% sehari sebelumnya..
Berdasarkan data Refinitiv harga perak dunia pada perdagangan Jumat (10/7/2026) tercatat di US$59,62 per onz, atau melemah 0,29% dari perdagangan sebelumnya atau anjlok 4,3% secara mingguan..
“Semua indikator menunjukkan pasar mengkhawatirkan inflasi, terutama setelah harga minyak kembali menguat dalam beberapa hari terakhir.
Kekhawatiran menguat menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah berakhir..
Perkembangan terkait Harga Perak Ambyar Seminggu Ambles 4% Lebih, Ini Biang Keroknya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | RUPST Bank BJB Sepakat Bagikan Dividen Rp 900 Miliar
- Forum WTO, RI Akan Bahas Moratorium Bea Masuk Barang Digital | Equityworld Futures