Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait China Tiba-Tiba Bawa Petaka, Harga Batu Bara Dunia Ambruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Alasannya adalah a. Di samping itu, ya ekspektasi harga batu bara metalurgi stabil hingga 2031 dan ekspor meningkat. Akibatnya, Meskipun demikian, harga batu bara tidak tenggelam lebih jauh. juga perlu diperhatikan…
Negara tersebut selama ini menjadi penopang utama harga batu bara di kawasan..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara dunia melemah sepanjang pekan kedua Juli 2026 dipengaruhi permintaan China, importir utama batu bara dunia, yang turun..
Rute pelayaran yang lebih panjang, terutama antara kawasan Atlantik. Di samping itu, Asia, membuat biaya pengiriman meningkat. Akibatnya, meningkatkan daya saing relatif pemasok Australia. juga perlu diperhatikan…
Pelemahan ini memberatkan kinerja mingguan batu bara hingga ditutup turun 0,19% dari pekan sebelumnya..
Kekhawatiran mengenai inspeksi tambang, gangguan pasokan, serta keterbatasan ekspor Indonesia mulai mereda.
Pasar batu bara domestik China melemah cepat dalam dua pekan terakhir, menghilangkan salah satu faktor utama yang menopang harga batu bara Asia..
Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara acuan Newcastle kontrak pengiriman September melemah 2,2% menjadi US$128.75 per ton pada perdagangan sesi terakhir, Jumat (10/7/2026).
Laporan itu juga mencatat konflik di Timur Tengah hanya berdampak terbatas terhadap pasokan batu bara metalurgi.
Persediaan di pelabuhan-pelabuhan utara terus bertambah, terminal di China Selatan hampir penuh, sementara kapal pengangkut batu bara impor mulai mengalami keterlambatan bongkar muat..
Curah hujan yang tinggi meningkatkan produksi listrik tenaga air. Akibatnya, mengurangi konsumsi batu bara..
Produksi baja dengan basic oxygen furnace (BOF) masih mendominasi, meski penggunaan electric arc furnace (EAF) terus meningkat sejak 2020..
Oleh sebab itu, menyeret turun harga batu bara acuan Newcastle Australia, harga FOB Indonesia, hingga harga batu bara impor di India. menjadi konsekuensi dari Pelemahan yang awalnya hanya terjadi di pasar domestik China kini telah menyebar ke pasar batu bara laut (seaborne),..
Oleh sebab itu, membatasi pertumbuhan permintaan batu bara metalurgi dalam jangka panjang. menjadi konsekuensi dari Di sisi lain, meningkatnya penggunaan teknologi EAF diperkirakan akan mengurangi porsi produksi baja berbasis BOF yang lebih intensif menggunakan batu bara,..
// .
Tarif angkutan batu bara domestik juga turun tajam.
Menurut laporan prospek kuartalan Kementerian Industri, Sains, sekaligus Sumber Daya Australia, Australia tetap menjadi eksportir batu bara metalurgi terbesar di dunia pada 2025-2026 dengan ekspor mencapai 147 juta metrik ton, di mana lebih dari 95% produksinya dikirim ke pasar luar negeri…
Sebaliknya, pasar kini dihadapkan pada kondisi persediaan yang meningkat sekaligus konsumsi yang melambat…
Sementara itu, volume ekspor diproyeksikan meningkat seiring bertambahnya produksi dari tambang-tambang utama.
Oleh sebab itu, Harga batu bara di mulut tambang turun sekitar 5-20 yuan per ton di sejumlah wilayah produksi. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah pembeli mulai lebih berhati-hati…
Kini, stok batu bara pembangkit listrik di Asia berada pada level yang nyaman, aktivitas industri melemah, pasokan batu bara domestik di China, ditambah lagi dengan India melimpah, serta datangnya musim hujan di India membuat aktivitas pembelian semakin berkurang…
Namun, kenaikan biaya asuransi, pengiriman, sekaligus solar telah meningkatkan biaya perdagangan…
Tarif pengiriman dari Qinhuangdao ke Shanghai merosot dari US$7,09 per ton pada pertengahan Juni menjadi hanya US$3,12 per ton pada awal Juli, mencerminkan perlambatan distribusi batu bara di pesisir China..
Turunnya harga batu bara dunia sepanjang pekan dihantui oleh melemahnya permintaan dari China.
Meski perlambatan ekonomi global akibat konflik Timur Tengah dapat memengaruhi permintaan, Australia memperkirakan perdagangan batu bara metalurgi global akan tetap stabil selama tidak terjadi gangguan tambahan..
Harga batu bara metalurgi diperkirakan relatif stabil secara riil hingga 2031..
Namun, pendapatan ekspor diperkirakan menurun secara bertahap selama periode tersebut meski harga tetap relatif stabil..
Contohnya, pabrik semen. Selain itu, produsen bahan kimia hanya membeli batu bara sesuai kebutuhan jangka pendek.. dapat dilihat pada Di sisi lain, konsumen industri..
Kondisi pasar kini berbalik dibandingkan Mei hingga awal Juni, ketika kekhawatiran terhadap pasokan, ketidakpastian ekspor Indonesia,. Selain itu, permintaan musiman sempat menopang harga…
India. Di samping itu, Asia Tenggara diperkirakan menjadi sumber utama pertumbuhan permintaan terjadi karena produksi baja secara bertahap bergeser dari China.. juga perlu diperhatikan..
Pembangkit listrik di China memiliki stok yang mencukupi.
Impor batu bara metalurgi global melalui jalur laut tetap berada di kisaran 25-30 juta metrik ton per bulan.
Perkembangan terkait China Tiba-Tiba Bawa Petaka, Harga Batu Bara Dunia Ambruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Menaker: 35 Persen Peserta Magang Nasional Sudah Direkrut
- Anggaran Makan Bergizi Gratis Tidak Kena Efisiensi | Equityworld Futures