Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 10 Mata Uang Terlemah Dunia Semester I-2026, Ada Rupiah-Won! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Tekanan terhadap bolivar tidak lepas dari gejolak politik besar yang terjadi di Venezuela.
Bagi negara berkembang, penguatan dolar biasanya menjadi tantangan besar.
Hal ini membuat pelaku pasar lebih berhati-hati masuk ke aset rupiah, baik di pasar saham maupun obligasi..
// .
Rial Iran menjadi mata uang dengan pelemahan paling dalam sepanjang Semester I-2026.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan dolar AS juga menjalar ke mata uang negara berkembang di Afrika..
Won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang Asia yang masuk dalam daftar ini.
Jakarta, Equityworld Futures – Semester I-2026 menjadi periode yang berat bagi banyak mata uang dunia.
Kombinasi antara status dolar sebagai safe haven, ditambah lagi dengan ekspektasi suku bunga The Fed yang lebih tinggi membuat mata uang negara-negara lain semakin tertekan..
Kurs cedi bergerak dari 10,45 per dolar AS menjadi 11,30 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah tidak hanya datang dari eksternal.
Sanksi tersebut membatasi ruang gerak ekonomi Iran, termasuk akses terhadap sistem keuangan global. Di samping itu, perdagangan internasional juga perlu diperhatikan..
Belanja negara untuk kebutuhan perang juga tetap besar, sementara risiko terhadap stabilitas ekonomi masih tinggi..
Kurs shilling bergerak dari 2.440 per dolar AS menjadi 2.610 per dolar AS.
Kekhawatiran tersebut juga tercermin dari langkah sejumlah lembaga pemeringkat global.
Mata uang ini melemah 5,84% terhadap dolar AS..
Padahal, jalur ini merupakan salah satu urat nadi utama perdagangan minyak dunia..
Lira Turki juga masuk dalam daftar mata uang dengan kinerja terburuk.
Saat perang sekaligus ketidakpastian meningkat, investor biasanya mencari aset yang dianggap lebih aman..
Kurs lira bergerak dari 42,94 per dolar AS menjadi 46,64 per dolar AS.
Berdasarkan data yang telah dihimpun CNBC Indonesia melalui Refinitiv, berikut 10 mata uang dengan performa terburuk sepanjang paruh pertama 2026. .
Hal ini disebabkan oleh Maduro dibawa keluar dari negaranya oleh pasukan AS, akibatnya Dalam narasi pemerintah Venezuela. Tak hanya itu, sebagian pihak, langkah itu disebut sebagai penculikan. turut berperan penting..
Aktivitas ekonomi terganggu, sentimen investor memburuk,. Tak hanya itu, kebutuhan terhadap dolar AS ikut melonjak. turut berperan penting..
Rupee Sri Lanka berada di posisi kelima dengan pelemahan 8,56% terhadap dolar AS..
Konflik berkepanjangan membuat aktivitas ekonomi Ukraina belum bisa pulih sepenuhnya.
Dengan kata lain, hanya dalam setengah tahun, kebutuhan bolivar untuk membeli satu dolar AS menjadi lebih dari dua kali lipat..
Pada awal Januari 2026, Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer, ditambah lagi dengan menangkap Presiden Nicolás Maduro…
Angka ini menempatkan cedi sebagai mata uang terlemah keenam dalam daftar..
Sepanjang Semester I-2026, dinar Libya melemah 18,42% terhadap dolar AS..
Ujung-ujungnya, tekanan inflasi kembali meningkat di banyak negara..
Fitch. Selain itu, Moody’s sebelumnya menurunkan outlook Indonesia, yang menjadi sinyal bahwa risiko terhadap fiskal dan kebijakan ekonomi Indonesia mulai mendapat perhatian lebih besar dari pasar global…
Pelemahan ini menunjukkan bahwa mata uang Sri Lanka masih sensitif terhadap perubahan kondisi global..
Kurs bolivar bergerak dari 300,61 per dolar AS menjadi 631,78 per dolar AS.
Biaya impor bisa meningkat, sementara pembayaran kewajiban dalam dolar menjadi lebih mahal..
Sejak akhir Februari, pasar global diguncang perang AS-Iran.
Reuters melaporkan Maduro kemudian dibawa menuju New York untuk menghadapi dakwaan pi. Selain itu, a…
Walaupun Pelemahannya memang tidak seekstrem Iran atau Venezuela,, tetap besar untuk ukuran pergerakan mata uang dalam waktu enam bulan. masih menjadi prioritas..
Hal ini disebabkan oleh Korea Selatan merupakan salah satu ekonomi besar Asia., akibatnya Pelemahan ini cukup menarik..
Perang yang pecah pada akhir Februari membuat risiko ekonomi Iran meningkat drastis.
Kurs hryvnia bergerak dari 42,10 per dolar AS menjadi 44,56 per dolar AS.
Shilling Tanzania berada di posisi kesembilan dengan pelemahan 6,97% terhadap dolar AS..
Cedi Ghana juga tidak lepas dari tekanan dolar AS.
Dinar Libya menempati posisi ketiga dalam daftar mata uang terlemah.
Pelemahan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap lira belum benar-benar reda..
Meski Kenaikan harga minyak tidak hanya berdampak ke sektor energi,, namun juga merembet ke biaya logistik, transportasi, hingga harga barang kebutuhan sehari-hari tetap penting..
Mata uang ini tercatat ambruk 3.173,8% terhadap dolar AS..
Kurs dinar bergerak dari 5,40 per dolar AS menjadi 6,39 per dolar AS.
Mata uang ini melemah 8,13% dalam enam bulan pertama tahun ini. .
Tekanan datang bertubi-tubi, mulai dari konflik geopolitik, lonjakan harga minyak, inflasi yang kembali memanas, hingga dolar Amerika Serikat (AS) yang makin perkasa..
Namun, ketika dolar AS menguat. Di samping itu, pasar global masuk mode hati-hati, mata uang negara yang bergantung pada perdagangan global, misalnya Korea Selatan tetap bisa ikut tertekan juga perlu diperhatikan…
Kurs rupiah bergerak dari Rp16.670 per dolar AS pada awal periode menjadi Rp17.875 per dolar AS di akhir Semester I-2026..
Investor menilai ruang fiskal perlu dijaga, terutama di tengah kebutuhan belanja negara yang besar. Selain itu, tantangan menjaga defisit di bawah batasan 3%…
Ketidakpastian arah kebijakan pemerintah turut menambah tekanan.
Pelemahan cedi menunjukkan bahwa tekanan dolar AS tidak hanya menghantam negara yang berada di pusat konflik,. Akan tetapi juga negara berkembang lain yang masih rentan terhadap arus modal keluar. Tak hanya itu, tekanan biaya impor. turut berperan penting. tidak boleh diabaikan..
Kurs rial bergerak sangat tajam dari 42.000 per dolar AS pada awal periode menjadi 1.374.998 per dolar AS di akhir Semester I-2026.
Dari dalam negeri, pasar tengah memiliki kekhawatiran besar terhadap kondisi fiskal Indonesia. Selain itu, arah kebijakan pemerintah..
Tekanan terhadap rial tidak bisa dilepaskan dari konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS).
Bahkan menjelang akhir semester I-2026, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed kembali menguat..
Mata uang ini melemah 8,61% sepanjang Semester I-2026..
Artinya, jumlah rial yang dibutuhkan untuk membeli satu dolar AS melonjak luar biasa besar hanya dalam waktu enam bulan..
Mata uang ini melemah 110,16% sepanjang paruh pertama tahun ini..
Meski pelemahannya tidak sedalam mata uang lain dalam daftar ini, tekanan terhadap hryvnia tetap mencerminkan kondisi Ukraina yang masih rapuh..
Kurs rupee Sri Lanka naik dari 309,50 per dolar AS menjadi 336,00 per dolar AS.
Selain perang, rial juga masih dibayangi tekanan sanksi AS.
Sebagai contoh, ini, pasokan dolar menjadi semakin terbatas, sementara permintaannya tetap tinggi. sering terjadi ketika Dalam kondisi..
Pada saat yang sama, dolar AS juga menjadi buruan investor.
Ini menunjukkan bahwa tekanan dolar AS pada Semester I-2026 cukup luas..
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mulai memperkirakan suku bunga global akan bertahan tinggi lebih lama.
Ketegangan ini kemudian makin membesar setelah Selat Hormuz ditutup.
Banyak mata uang emerging market harus bekerja ekstra keras menghadapi dolar AS yang terus menguat..
Kurs won bergerak dari 1.442,65 per dolar AS menjadi 1.547,33 per dolar AS.
// .
Salah satu faktor utama yang membayangi hryvnia adalah perang Ukraina melawan Rusia yang masih berlangsung.
Hryvnia Ukraina menutup daftar 10 mata uang terlemah sepanjang Semester I-2026.
Mata uang Garuda melemah 7,23% terhadap dolar AS..
Sepanjang Semester I-2026, won melemah 7,26% terhadap dolar AS..
Akibatnya, harga minyak mentah dunia melonjak tajam.
Rupiah juga masuk dalam daftar 10 mata uang dengan performa terburuk hingga pertengahan 2026 ini.
Perkembangan terkait 10 Mata Uang Terlemah Dunia Semester I-2026, Ada Rupiah-Won! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- 3,55 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Lewat Coretax | Equityworld Futures
- Kenapa Impor 105 Ribu Pikap dari India Dinilai Tak Rasional | Equityworld Futures