0 0
Read Time:4 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Inflasi RI Diramal Memanas: Efek Harga BBM, Rupiah dan Pangan Menghantam yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Harga cabai rawit merah naik 3,50% menjadi Rp73.325 per kg, sementara cabai merah keriting meningkat 2,78% ke Rp56.900/kg..

Kondisi tersebut dinilai mendorong kenaikan harga bahan baku impor serta membengkaknya biaya operasional logistik yang kemudian mulai merambat ke harga barang. Di samping itu, jasa domestik. juga perlu diperhatikan..

Sebagai contoh, beras, gula, minyak goreng, gandum, kedelai,. Tak hanya itu, bawang putih. turut berperan penting. sering terjadi ketika Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menilai inflasi Juni terutama dipicu oleh kenaikan harga sejumlah bahan pangan..

Penurunan harga emas dunia juga dinilai ikut menekan harga emas, ditambah lagi dengan perhiasan…

Sebagai catatan, hingga penutupan perdagangan Selasa (29/6/2026) per pukul 10.15 WIB, rupiah berada di level Rp17.893/US$ atau mengalami depresiasi 0,16% di sepanjang Juni..

Ba. Tak hanya itu, Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi Juni 2026 pada besok, Rabu (1/7/2026). turut berperan penting..

Harga bawang putih juga meningkat 8,21% ke Rp42.014/kg..

Sebagai catatan, pada Mei 2026 Indonesia mengalami inflasi 0,28% (mtm), sementara secara tahunan inflasi tercatat 3,08% (yoy). Tak hanya itu, inflasi inti mencapai 2,59% (yoy). turut berperan penting..

Contohnya, beras, gula, minyak goreng, gandum, kedelai,. Di samping itu, bawang putih juga perlu diperhatikan. dapat dilihat pada “Inflasi Juni terutama dipicu oleh kenaikan harga bahan pangan..

Di SPBU BP-AKR, harga BP 92 naik menjadi Rp16.670 per liter dari sebelumnya Rp12.390 per liter.

Sementara itu, secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi diperkirakan akan mencapai 3,2%..

Kelompok cabai juga masih mencatat kenaikan.

Sementara itu, BP Ultimate meningkat menjadi Rp17.240 per liter dari sebelumnya Rp12.930 per liter..

Penyesuaian harga tersebut berlaku sejak 10 Juni 2026..

Sebagai catatan, sejumlah ba sekaligus usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM), misalnya PT Pertamina (Persero), BP-AKR, dan Vivo Indonesia kompak menaikkan harga produk BBM non-subsidi…

// .

Pelemahan rupiah juga berdampak terhadap kenaikan imported inflation,” ujar Juniman kepadaΒ Equityworld Futures..

Ekonom Bank. Selain itu, amon Hosianna Evalita Situmorang menilai tekanan inflasi Juni tidak hanya berasal dari dampak awal penyesuaian harga BBM Pertamax yang mengerek pos transportasi,. Akan tetapi juga diperberat oleh kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah dan masih tingginya harga minyak mentah global.. tidak boleh diabaikan..

Harga BBM Pertamax Green 95 juga naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter..

Konsensus pasar yang dihimpun Equityworld Futures dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) akan naik atau mengalami inflasi 0,30% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juni 2026..

// .

“Kombinasi faktor eksternal ini secara langsung mendorong kenaikan harga bahan baku impor serta membengkaknya biaya operasional logistik, yang pada akhirnya mulai bertransmisi pada kenaikan harga barang baku, ditambah lagi dengan sektor jasa domestik,” lanjutnya…

Sebagai contoh harga BBM non-subsidi di DKI Jakarta.

Harga bawang merah naik 11,38% menjadi rata-rata Rp53.330 per kg.

Adapun di SPBU Vivo, harga Revvo 95 naik menjadi Rp17.240 per liter dari sebelumnya Rp12.930 per liter..

Selain itu, minyak goreng kemasan bermerk 1 meningkat 1,38% ke Rp24.223/kg..

Jakarta, Equityworld Futures – Inflasi Indonesia diperkirakan kembali naik pada Juni 2026 seiring kenaikan harga pangan, ditambah lagi dengan lonjakan harga BBM non-subsidi di tengah pelemahan rupiah…

Merujuk data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), sejumlah harga pangan memang naik pada Juni 2026..

Dia menambahkan kombinasi faktor eksternal tersebut secara langsung mendorong imported inflation serta kenaikan biaya logistik di dalam negeri..

Dengan demikian, inflasi Juni 2026 diperkirakan naik baik secara bulanan maupun tahunan dibandingkan Mei.

Harga cabai merah besar juga naik 1,78% menjadi Rp58.998 per kg.

Meski demikian, Juniman menambahkan ada pula sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga pada bulan ini,, misalnya daging sapi, daging ayam, telur, cabai, cabai merah,. Tak hanya itu, bawang merah turut berperan penting…

Selain itu, sejalan dengan kenaikan harga minyak dunia, harga BBM non-subsidi juga meningkat.

Meski “Kennaikan inflasi ini tidak hanya dipicu oleh dampak first-round effect kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamax yang mengerek pos transportasi,, namun juga diperberat oleh kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah, ditambah lagi dengan masih tingginya harga minyak mentah di pasar global,” ujar Hosianna.. tetap penting..

Untuk produk BBM Pertamax per 10 Juni 2026 harganya naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

// .

Kenaikan ini didorong oleh tekanan harga pangan, lonjakan harga BBM non-subsidi, serta dampak pelemahan rupiah terhadap harga barang impor..

Perkembangan terkait Inflasi RI Diramal Memanas: Efek Harga BBM, Rupiah dan Pangan Menghantam akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By