0 0
Read Time:4 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Gelombang Panas Dunia Buat Harga Batu Bara Makin Membara yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Data tersebut dirilis oleh North Queensland Bulk Ports Corporation sekaligus Gladstone Ports Corporation…

Ekspor dari Australia Melonjak Kenaikan permintaan untuk musim panas sudah tercermin sejak Mei 2026..

Hal ini disebabkan oleh banyaknya pembangkit termal yang telah menua serta kendala pada rantai pasok., akibatnya Departemen Energi juga menyoroti a sekaligus ya kekhawatiran terhadap keandalan pasokan listrik di kawasan Pegunungan Rocky (Rocky Mountain), termasuk…

// .

Permintaan batu bara naik di tengah gelombang panas serta musim panas yang tengah melanda Amerika Serikat. Tak hanya itu, Eropa. turut berperan penting..

Sebelumnya, unit tersebut dijadwalkan pensiun pada akhir 2025.

Langkah ini diambil dengan alasan menjaga keandalan jaringan listrik nasional..

Insiden tersebut memicu inspeksi keselamatan besar-besaran. Di samping itu, penutupan sementara sekitar 155 tambang,. Akibatnya, produksi domestik belum sepenuhnya pulih. juga perlu diperhatikan…

Oleh sebab itu, pasokan di pasar spot masih terbatas, walaupun kenaikan harga mulai memicu resistensi dari pembeli. menjadi konsekuensi dari Inventori di area tambang menyusut..

Ekspor batu bara dari pelabuhan-pelabuhan Australia di Hay Point, Dalrymple Bay Coal Terminal (DBCT), Abbot Point,. Selain itu, Gladstone yang berada di negara bagian Queensland pada Mei 2026 meningkat..

Ekspor naik 11,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Selain itu, 7,4% secara bulanan (month-on-month/mom) menjadi 17,28 juta metrik ton (mt)..

Sementara itu, pengiriman dari Hay Point meningkat 14,3% yoy menjadi 4,21 juta ton..

Pada Mei, pengiriman batu bara dari Gladstone ke Jepang menyumbang 27,4% dari total ekspor.

Penyebab utamanya adalah margin industri baja masih tipis, prospek permintaan baja belum pasti, selisih harga antara batu bara domestik, ditambah lagi dengan impor semakin menyempit. Akibatnya, insentif impor berkurang., sehingga Banyak pabrik baja dan pedagang memilih menunggu terjadi….

Di sisi lain, volume pembelian tidak seagresif sebelumnya. justru terjadi walaupun Hal ini disebabkan oleh para importir menilai harga sudah terlalu tinggi sekaligus risiko penurunan harga masih ada., akibatnya…

Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan, terutama ketika suhu tinggi diperkirakan akan meningkatkan permintaan listrik sekaligus menurunkan efisiensi pembangkit listrik berbahan bakar gas. Tak hanya itu, tenaga surya. turut berperan penting..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada Senin (29/6/2026) ditutup di US$ 127,45 per ton atau menguat 1,77%..

Hal tersebut disampaikan oleh Departemen Energi AS pada Jumat..

Harga sempat mencapai level tertinggi dalam 19 bulan pada awal Juni terjadi karena kekhawatiran kekurangan pasokan, meskipun kemudian mulai terkoreksi ketika sebagian tambang kembali beroperasi…

Impor China tetap meningkat, terutama dari Australia. Di samping itu, Kanada, untuk menutup kekurangan pasokan domestik. juga perlu diperhatikan..

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menggunakan kewenangan darurat untuk mempertahankan operasi sejumlah pembangkit listrik tua berbahan bakar batu bara sekaligus gas melampaui jadwal pensiun yang telah direncanakan..

Sementara itu, China melaporkan pasokan batu bara kokas (coking coal) di China masih ketat akibat kecelakaan tambang mematikan di Provinsi Shanxi pada akhir Mei 2026.

Dari Amerika Serikat, Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, mengeluarkan perintah darurat untuk mempertahankan operasional salah satu unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di Colorado guna memastikan pasokan listrik tetap andal.

Perintah darurat terbaru tersebut berlaku mulai 29 Juni hingga 26 September 2026..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara akhirnya naik setelah ambruk tiga hari beruntun.

Sementara itu, Korea Selatan, India, sekaligus Vietnam masing-masing menyerap 25,7%, 18,6%, dan 8,9% dari total ekspor tersebut…

Kondisi pasokan yang terbatas menopang harga batu bara kokas.

Namun, Wright telah menerbitkan perintah darurat serupa pada Desember 2025 sekaligus Maret 2026 yang mewajibkan pembangkit tersebut tetap tersedia untuk dioperasikan…

Secara rinci, ekspor batu bara dari Dalrymple Bay Coal Terminal (DBCT) pada Mei mencapai 4,86 juta ton, naik 17,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pembeli mulai mengurangi aktivitas pembelian setelah reli harga yang tajam.

Perintah tersebut menginstruksikan Tri-State Generation and Transmission Association, Platte River Power Authority, Salt River Project, PacifiCorp, serta Public Service Company of Colorado, anak usaha Xcel Energy, agar tetap menjaga Craig Station Unit 1 dalam kondisi siap beroperasi sesuai arahan Southwest Power Pool..

Di tengah kenaikan permintaan, Jerman menghadapi persoalan rendahnya permukaan air Sungai Rhine.

Selain itu, ekspor batu bara dari Pelabuhan Gladstone meningkat 11,6% dibandingkan Mei 2025 menjadi 5,59 juta ton..

Kenaikan ditopang menguatnya permintaan di tengah gelombang panas..

Sementara itu, total pengiriman batu bara dari keempat pelabuhan tersebut selama periode Januari-Mei 2026 mencapai 76,35 juta metrik ton, menurut informasi yang diperoleh SteelOrbis..

Sungai ini adalah jalur transportasi batu bara tersibuk di Eropa. Akibatnya, rendahnya permukaan akan menghambat pengiriman batu bara..

Di sisi lain, pengiriman dari Abbot Point tercatat 2,6 juta mt, turun 0,3% yoy.

Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harganya jatuh 4,4% dalam tiga hari beruntun sebelumnya..

Stok tambang yang terus menurun tetap menjadi faktor pendukung harga.

Wright mengatakan bahwa penghentian pembangkit listrik yang masih andal berpotensi mengancam keandalan jaringan listrik sekaligus meningkatkan biaya listrik selama periode permintaan puncak pada musim panas..

Musim panas di Eropa membuat permintaan listrik meningkat.

Perkembangan terkait Gelombang Panas Dunia Buat Harga Batu Bara Makin Membara akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By