0 0
Read Time:4 Minute, 23 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Marak Investor China Cabut dari AS, Perusahaan Bak Dinasionalisasi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Dengan kapasitas 5 gigawatt (GW), fasilitas itu mampu menghasilkan modul surya yang cukup untuk memasok listrik bagi sekitar satu juta rumah di Amerika Serikat setiap tahun..

Itu menjelaskan mengapa memindahkan kepemilikan pabrik jauh lebih mudah daripada memindahkan seluruh rantai pasoknya..

Namun hingga hari ini, sebagian fondasi industri tersebut masih berdiri di atas investasi, teknologi,. Selain itu, rantai pasok yang berasal dari China..

Padahal hingga belum lama ini, fasilitas itu dibangun. Di samping itu, dimiliki Trina Solar, salah satu produsen panel surya terbesar asal China. juga perlu diperhatikan..

Fasilitas yang dibangun Trina Solar di Dallas kini dioperasikan T1 Energy..

Sebagai contoh, ini nyaris tidak ada. juga perlu diperhatikan. sering terjadi ketika Dua tahun sebelumnya, pada 2022. Di samping itu, 2023, transaksi..

Jakarta, Equityworld Futures – Perusahaan-perusahaan China ramai-ramai melepas aset energi bersih mereka di Amerika Serikat setelah pemerintahan Donald Trump memperketat aturan yang melarang perusahaan yang memiliki hubungan dengan China menerima subsidi pemerintah..

Bagi banyak produsen, perubahan itu cukup untuk mengubah pasar yang sebelumnya paling menguntungkan menjadi jauh lebih mahal untuk dipertahankan..

Namun, besarnya nilai transaksi justru memunculkan pertanyaan yang lebih menarik.

Seorang pembeli bahkan mengatakan beberapa transaksi terjadi dengan potongan harga hingga 40%..

Perubahan itu datang setelah Donald Trump mengesahkan One Big Beautiful Bill Act pada Juli tahun lalu..

Kombinasi subsidi era Joe Biden. Di samping itu, pertumbuhan industri panel surya membuat pasar Amerika menjadi tujuan ekspansi yang menjanjikan. juga perlu diperhatikan..

Kisah industri panel surya menunjukkan bahwa perang dagang kini tidak lagi semata-mata soal tarif impor. Yang diperebutkan semakin sering adalah kepemilikan aset, penguasaan teknologi, rantai pasok, sekaligus akses terhadap subsidi..

Kini, bendera Amerika berkibar di atas pabrik tersebut.

Banyak komponen yang dipakai pun masih datang dari rantai pasok yang sama..

Sejumlah aset berpindah tangan dengan harga diskon.

Contohnya, fasilitas di Dallas, berpotensi kehilangan insentif hingga US0 juta per tahun. dapat dilihat pada Sebuah pabrik panel surya berkapasitas 5 GW,..

Kepemilikan perusahaan China dibatasi maksimal 25%, penggunaan lisensi teknologi China dibatasi, sementara ketergantungan terhadap komponen asal China harus terus dikurangi secara bertahap..

Yang menarik, hampir tidak ada pabrik yang benar-benar berhenti berproduksi. Fasilitasnya tetap berdiri.

Ironisnya, gelombang divestasi terjadi ketika Amerika baru saja menikmati lonjakan investasi China..

Aturan tersebut membuat perusahaan yang memiliki hubungan dengan China kehilangan akses terhadap sejumlah insentif penting, antara lain:.

Sepanjang 2022-2024, perusahaan-perusahaan China menggelontorkan komitmen investasi senilai US$15,5 miliar untuk proyek energi hijau di Amerika, sekitar sembilan kali lebih besar dibanding empat tahun sebelumnya.

 Sebagian perusahaan memilih membentuk joint venture atau melakukan restrukturisasi kepemilikan agar tetap bisa beroperasi di Amerika.

Pemerintah juga memperketat aturan Foreign Entities of Concern (FEOC).

Apakah perpindahan kepemilikan ini benar-benar mengurangi ketergantungan Amerika pada industri energi bersih China, atau hanya mengganti nama pemilik di depan gerbang pabrik?.

Teknologinya juga tetap menggunakan rancangan perusahaan China.

Boway menjual pabrik 3 GW di North Carolina seharga US$254 juta, sekitar 15% di bawah biaya pembangunannya..

Mesin produksinya masih berasal dari China.

Namun,, misalnya dikatakan Mona Dajani, pimpinan praktik transaksi energi di firma hukum Cooley, tujuan utamanya lebih banyak untuk memenuhi aturan ketimbang benar-benar menggabungkan operasi bisnis…

Jinko Solar melepas 75% kepemilikan fasilitas 2 GW di Jacksonville, Florida, kepada FH Capital..

Hanya beberapa hari setelah mulai beroperasi pada 2024, Trina Solar justru melepas aset tersebut kepada T1 Energy.

Di sebuah pabrik di Dallas, Texas, sekitar 20.000 panel surya diproduksi setiap hari.

Namun perpindahan itu tidak otomatis mengubah isi pabriknya.

Alasannya adalah pabrik itu gagal bersaing. Akibatnya, Perubahannya bukan…

Amerika ingin membangun industri energi bersih yang lebih mandiri.

“Never bet against the United States’s engineering and innovation,” ujar Russell Gold, eksekutif senior T1 Energy..

Kapasitas produksi modul surya Amerika meningkat menjadi sekitar 65 GW per tahun, dengan sekitar 25 GW berasal dari produsen yang memiliki keterkaitan dengan China..

Bagi investor Amerika, situasi tersebut menjadi peluang.

Siapa yang menguasai pabrik menjadi sama pentingnya dengan siapa yang menguasai bahan bakunya..

Sejak 2025, hampir US$9 miliar atau sekitar Rp 160,65 triliun (US$1-Rp 17,850) investasi energi terbarukan China di Amerika dibatalkan, ditunda, atau dijual kepada investor lokal.

Yang berubah lebih cepat adalah kepemilikan asetnya.

Ambisi Amerika membangun industri energi bersih yang lebih mandiri menghadapi satu kenyataan sederhana. China masih memproduksi sekitar 95% polisilikon dunia, bahan baku utama panel surya..

Perkembangan terkait Marak Investor China Cabut dari AS, Perusahaan Bak Dinasionalisasi akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By