0 0
Read Time:3 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Babak Belur ‘Dihajar’ Ekspektasi Suku Bunga The Fed yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia menutup akhir pekan ini dengan penguatan nyaris 2 persen, melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya..

Berdasarkan data CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sebesar 80% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember.

Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (26/6/2026) ditutup di US$4.088,23 per troy ons atau melaju 1,55% dari posisi hari kemarin.

Kondisi ini meredakan sebagian kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera menaikkan suku bunga, sekaligus mendorong pelemahan dolar AS, ditambah lagi dengan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS…

Hasil ini sejalan dengan proyeksi ekonom yang disurvei Reuters..

Walaupun begitu, masih lebih tinggi dibanding 61% sebelum pernyataan kebijakan The Fed pekan lalu. masih terjadi meski Angka tersebut turun dari 85% sebelum data PCE dirilis,..

Hal ini disebabkan oleh tidak memberikan imbal hasil (yield)., akibatnya Emas cenderung kurang diminati ketika suku bunga naik..

Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun tipis..

Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS melonjak 4,1% dalam 12 bulan hingga Mei.

Sementara secara mingguan, kinerja emas tercatat masih melemah 1.73% dibandingkan pekan lalu..

Tren bearish emas dunia pada pekan ini, termasuk yang menyeretnya ke posisi terendah dalam tujuh bulan tersebut adalah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga..

“Pasar kini mulai memperkirakan kenaikan suku bunga bisa terjadi secepat September.

“Data PCE tampaknya sebagian besar sesuai dengan ekspektasi.

Sikap hawkish The Fed, lonjakan dolar AS ke level tertinggi dalam 13 bulan, serta menurunnya ekspektasi inflasi memberikan tekanan besar terhadap logam mulia,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen..

// .

Itu menjadi salah satu alasan mengapa harga emas relatif stabil hari ini,” ujar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, kepada Reuters..

Kekhawatiran inflasi akibat perang Iran juga memperkuat ekspektasi tersebut..

Penguatan dolar AS membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga berdampak pada menekan permintaan…

“Fokus utama pasar tetap akan tertuju pada tekanan inflasi ke depan.

Oleh sebab itu, peluang terjadinya kejatuhan harga yang lebih dalam relatif kecil. menjadi konsekuensi dari Ia menambahkan, emas memiliki level dukungan (support) di bawah USpeluang terjadinya kejatuhan harga yang lebih dalam relatif kecil..900 per troy ons, sementara pembelian oleh bank-bank sentral masih terus berlangsung..

Harga emas dunia sepanjang mingguΒ ini berada dalam tren penurunan, bahkan dalam titik terendah menyentuh US.958 per troy ons pada Rabu (24/6/2026). Di samping itu, posisi terendah sejak November 2026. juga perlu diperhatikan..

Setelah data tersebut dirilis, dolar AS mulai melemah, sehingga berdampak pada emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli di luar negeri..

Adapun harga emas mulai bangkit pada dua hari perdagangan di penghujung pekan didorong oleh inflasi Amerika Serikat (AS) dirilis sesuai dengan ekspektasi pasar..

Pelaku pasar juga semakin yakin bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini setelah bank sentral mengadopsi nada yang lebih hawkish dalam pertemuan kebijakan terakhirnya.

Angka tersebut merupakan kenaikan terbesar sekaligus pertama kalinya inflasi PCE menembus level 4% sejak April 2023.

Namun demikian,, emas kemungkinan akan memasuki periode konsolidasi yang cukup panjang. tetap menjadi kenyataan meskipun Alasannya adalah saat ini aset tersebut mulai kehilangan daya tarik di mata investor,” katanya. sehingga berdampak pada “…

Itulah salah satu alasan mengapa harga emas terus melemah dalam beberapa sesi perdagangan terakhir,” tambah Meger..

Perkembangan terkait Harga Emas Babak Belur ‘Dihajar’ Ekspektasi Suku Bunga The Fed akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By