0 0
Read Time:3 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Makin Babak Belur, Ramalan Terbaru Tambah Bikin Ngeri yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sikap hawkish The Fed, lonjakan dolar AS ke level tertinggi dalam 13 bulan, serta menurunnya ekspektasi inflasi memberikan tekanan besar terhadap logam mulia,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen..

“Pasar kini mulai memperkirakan kenaikan suku bunga bisa terjadi secepat September.

Investor kini menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Kamis, yang merupakan indikator inflasi favorit The Fed..

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 7 November 2025 atau tujuh bulan terakhir..

Padahal harga emas sempat menyentuh level US$ 3997,43 per troy ons begitu dibuka hingga pukul sekitar 06.

Pelaku pasar juga semakin yakin bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini setelah bank sentral mengadopsi nada yang lebih hawkish dalam pertemuan kebijakan terakhirnya.

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (24/6/2026) ditutup di posisi US$57,43 per troy ons.

Dalam risetnya, Standard Chartered menyebut arus keluar. Selain itu, a dari produk investasi berbasis exchange-traded products (ETP) membuat harga perak rentan terhadap volatilitas dalam jangka pendek..

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak awal Desember 2025..

Harga emas spot sendiri sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$5.594,82 per troy ons pada akhir Januari.

// .

  // // .

Dengan demikian, harga perak sudah jatuh 11,9% dalam dua hari terakhir..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas, ditambah lagi dengan perak anjlok ke level terendah ke bawah level psikologis US.000 per troy ons..

Kini mereka memperkirakan harga rata-rata emas berada di US.300 per troy ons pada kuartal III-2026. Di samping itu, US.600 per troy ons pada kuartal IV-2026 juga perlu diperhatikan..

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan ambruk 4,53% dalam dua hari beruntun.

Menurut Lukman Otunuga, Senior Research Analyst di FXTM, sinyal hawkish tambahan dari pejabat The Fed atau data ekonomi yang mendukung kenaikan suku bunga berpotensi memperbesar tekanan terhadap harga emas..

Walaupun begitu,, emas kemungkinan akan memasuki periode konsolidasi yang cukup panjang. masih terjadi meski Alasannya adalah saat ini aset tersebut mulai kehilangan daya tarik di mata investor,” katanya.. Akibatnya, “…

Pada hari ini, Kamis (25/6/2026) pukul 06.37 WIB WIB, harga perak ada di posisi US$ 57,5 per troy on atau menanjak 0,12%..

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (24/6/2026) ditutup di posisi US$4000,42 per troy ons.

Pelemahan dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga..

Sebelumnya, ING memproyeksikan harga masing-masing sebesar US.850. Tak hanya itu, US.000 per troy ons. turut berperan penting..

Kekhawatiran inflasi akibat perang Iran juga memperkuat ekspektasi tersebut..

Pada hari ini, Kamis (25/6/2026) pukul 06.44  WIB WIB, harga emas  menguat 0,27% ke US$ 4012,09 per troy ons.

Ia menambahkan, emas memiliki level dukungan (support) di bawah USpeluang terjadinya kejatuhan harga yang lebih dalam relatif kecil..900 per troy ons, sementara pembelian oleh bank-bank sentral masih terus berlangsung sehingga berdampak pada peluang terjadinya kejatuhan harga yang lebih dalam relatif kecil…

Namun, kondisi pasokan yang masih terbatas diperkirakan dapat mendorong pemulihan harga dalam beberapa bulan mendatang..

Sejak saat itu, harga telah terkoreksi lebih dari US$1.600 per troy ons..

Oleh sebab itu, Emas cenderung kurang diminati ketika suku bunga naik terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah tidak memberikan imbal hasil (yield).,..

Analis ING juga memangkas proyeksi harga emas.

Penguatan dolar AS membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain,. Akibatnya, menekan permintaan…

Perkembangan terkait Harga Emas Makin Babak Belur, Ramalan Terbaru Tambah Bikin Ngeri akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By