0 0
Read Time:5 Minute, 4 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Cemas! Lembaga Dunia Mulai Pangkas Proyeksi Harga Emas dan Perak yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Revisi ini dilakukan setelah peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) meningkat tajam.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya di mana harga perak jatuh 7,5% dalam tiga hari beruntun..

// .

Konsensus pasar memperkirakan harga berada di kisaran US$79,5-81 per ons..

Sementara itu, perak merosot ke kisaran US$64 per ons, anjlok hampir 47% dari puncaknya yang mencapai US$121,62 per ons..

Saat ini harga perak berada di sekitar US$70 per ons.

Merujukย Refinitiv,ย harga perak pada hari ini, Senin (22/6/2026) pukul 06.23 WIB ada di posisi US$ 64,81 atau turun 0,15%..

Saat itu, pembelian besar-besaran oleh bank sentral sekaligus pelemahan dolar AS mendorong investor memburu aset lindung nilai..

Harga emas tercatat turun ke sekitar US$4.152 per ons pada 19 Juni 2026, atau sekitar 25% di bawah rekor tertingginya yang mendekati US$5.600 per ons pada Januari.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada hari ini, Senin (22/6/2026) pukul 06.18 WIB ada di posisi US$ 4156,69 atau melandai 0,08%..

Berbeda dengan Kiyosaki, Goldman Sachs memangkas target harga logam mulia tersebut sebesar US$500 per troy ons.

Jika The Fed benar-benar menaikkan suku bunga, Goldman memperingatkan harga emas bisa kembali turun hingga US$4.400 per ons pada akhir tahun..

Harga emas pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (19/6/2026) ditutup di posisi US$ 4160 per troy ons.

Oleh sebab itu, volatilitasnya jauh lebih tinggi.. menjadi konsekuensi dari Berbeda dengan emas yang didukung pembelian bank sentral, perak lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi global sekaligus pergerakan suku bunga..

Alhasil, banyak investor mulai meninggalkan logam mulia, ditambah lagi dengan beralih ke instrumen yang dinilai lebih aman…

Harga emas juga diproyeksi masih sulit menguat..

Kondisi ini berpotensi mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, ditambah lagi dengan memperpanjang tekanan harga dalam beberapa bulan ke depan…

Koreksi tajam ini terjadi setelah reli luar biasa pada 2025, ketika emas melonjak lebih dari 50% sekaligus perak melesat lebih dari dua kali lipat..

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, serta ketidakpastian prospek perdamaian di Timur Tengah membuat daya tarik aset safe haven memudar.

Namun arah pasar berubah setelah The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan guna menekan inflasi..

// .

Narasi populer tentang perak menyebut defisit pasokan yang terjadi selama enam tahun berturut-turut membuat harga hampir pasti naik.

akarta, Equityworld Futures – Harga emas, ditambah lagi dengan perak terus tertekan sepanjang pekan lalu, menguji kesabaran para investor yang sebelumnya menikmati reli spektakuler..

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya di mana harga emas jatuh 3,92% dalam tiga hari beruntun..

Sejak mencetak rekor hampir US$5.600 per ons pada awal tahun, harga emas kini telah turun sekitar 27% ke kisaran US$4.100 per ons.

Analis Goldman Sachs Lina Thomas sekaligus Daan Struyven mengatakan kenaikan suku bunga akan menjadi ancaman besar bagi emas terjadi karena logam ini tidak memberikan imbal hasil….

Harga penutupan Jumat kemarin juga menjadi yang terendah sejak 10 Juni 2026.

Ia mengatakan tidak berniat menjual kepemilikannya saat harga turun, melainkan menunggu momentum yang tepat untuk kembali menambah posisi..

Selain itu, Goldman juga memperkirakan arus. Selain itu, a ke ETF berbasis emas akan melambat seiring ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga The Fed baru terjadi pada pertengahan hingga akhir 2027..

Bank investasi asal AS itu kini memperkirakan harga emas akan berada di level US$4.900 per ons pada akhir 2026, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar US$5.400 per ons..

Kondisi tersebut menjadi sentimen negatif bagi emas. Di samping itu, perak yang tidak memberikan imbal hasil juga perlu diperhatikan..

Di sisi lain, permintaan investasi fisik diperkirakan melonjak 20% menjadi 227 juta ons, sementara stok di atas permukaan tanah telah berkurang sekitar 762 juta ons sejak 2020 akibat defisit pasokan yang terus berlanjut..

Oleh sebab itu, rentan mengalami tekanan ketika sentimen pasar global memburuk. menjadi konsekuensi dari Sejumlah analis juga menilai logam mulia kini bergerak lebih mirip aset berisiko dibanding aset pelindung nilai,..

Dalam pertemuan pertamanya sebagai Ketua The Fed, Kevin Warsh mengisyaratkan sikap yang lebih agresif untuk menekan inflasi, sehingga berdampak pada pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 87%, naik dari 61% sebelumnya…

Meski pasar perak masih mengalami defisit 46,3 juta ons pada 2026, harga logam ini sempat anjlok sekitar 44% dari rekor tertingginya tahun ini.

Investor kawakan sekaligus penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, mengaku belum menyerah pada emas. Tak hanya itu, perak turut berperan penting..

Proyeksi analis untuk akhir 2026 sangat beragam, mulai dari skenario bearish di US$44 hingga skenario bullish mencapai US$150 per ons.

Bahkan, logam mulia tersebut mencatat tiga bulan berturut-turut mengalami pelemahan..

Meski Goldman menilai emas masih memiliki prospek positif dalam jangka menengah,, namun risiko penurunan dalam waktu dekat semakin besar. tetap penting..

Harga perak pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (19/6/2026) ditutup di posisi US$ 64,9 per troy ons.

Namun kenyataannya tidak sesederhana itu..

Perkembangan terkait Cemas! Lembaga Dunia Mulai Pangkas Proyeksi Harga Emas dan Perak akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By