0 0
Read Time:2 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Makin Parah! Harga Emas Ambles 2%, Diramal Bisa ke US$ 3.500 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pelemahan ini memperpanjang derita emas degan melemah tiga hari beruntun. Di samping itu, anjlok 4,7%. juga perlu diperhatikan..

Penyebab utamanya adalah emas tidak memberikan imbal hasil (yield)., sehingga berdampak pada Meski emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif bagi logam mulia tersebut terjadi…

Semua faktor itu menekan harga emas,” kata Kepala Strategi Makro Global Tastylive, Ilya Spivak, dikutip dari Refinitiv..

“Jika harga emas menembus level US$4.100, saya pikir arah pergerakannya akan berubah secara fundamental.

Insiden tersebut memperdalam keraguan terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan damai. Tak hanya itu, semakin membebani gencatan senjata yang rapuh. turut berperan penting..

Data tersebut akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter The Fed ke depan..

Pasar kini menantikan sejumlah data inflasi penting AS pekan ini, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI) Mei yang akan dirilis kemudian pada hari yang sama, serta Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis.

Merujuk Refinitiv, pada hari ini, Rabu (10/6/2026) pukul 11.32 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4174,74  per troy ons atau jatuh 2,05%..

Menurut alat pemantau CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang lebih dari 70% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebelum Desember..

Harga minyak juga naik 1%, meningkatkan kekhawatiran inflasi. Di samping itu, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama. juga perlu diperhatikan..

Kita mungkin mulai melihat US$3.500 sebagai target berikutnya hingga akhir tahun,” ujar Spivak..

// .

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas anjlok hampir 2%. Di samping itu, menyentuh level terendah dalam 11 minggu juga perlu diperhatikan..

Pelemahan ini memperpanjang derita emas di mana harganya juga jatuh.

“Pendorong utamanya adalah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve, kenaikan imbal hasil obligasi,. Selain itu, penguatan dolar AS..

Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap inflasi. Tak hanya itu, kenaikan suku bunga. turut berperan penting..

Harga jeblok seiring menguatnya dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, naiknya harga minyak akibat kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran..

Pada Selasa, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Teheran telah menembak jatuh helikopter Apache milik AS di Selat Hormuz.

Harga emas pada perdagangan Selasa (9/6/2026) ditutup di posisi US$ 4262,52 per troy ons.

Dolar AS menguat. Akibatnya, emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya..

Perkembangan terkait Makin Parah! Harga Emas Ambles 2%, Diramal Bisa ke US$ 3.500 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By