Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kecelakaan Maut di China Buat Dunia Panik, Harga Batu Bara Bisa Naik yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sentimen kenaikan harga juga diperkuat oleh level persediaan batu bara yang relatif rendah di sejumlah wilayah utama China..
Akibatnya, harga batu bara kokas di pasar domestik China bergerak naik cepat dalam beberapa hari terakhir..
Harganya tidak berubah dibandingkan Jumat pekan lalu..
Harga melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua pekan, setelah gelombang pemeriksaan keselamatan ketat di tambang batu bara pasca kecelakaan maut di pusat produksi utama memicu ekspektasi pengetatan pasokan..
Media pemerintah People’s Daily menerbitkan editorial utama terkait kecelakaan itu pada Minggu pagi, menyerukan perhatian lebih besar terhadap keselamatan produksi. Di samping itu, untuk “sepenuhnya membalik kecenderungan mengutamakan pembangunan dibanding keselamatan.” juga perlu diperhatikan..
Pada perdagangan Senin (25/5/2026), harga batu bara ditutup di posisi US$ 136,45 per troy ons.
Insiden ini menjadi kecelakaan tambang paling mematikan di negara tersebut setidaknya sejak 2009..
Survei dari konsultan Mysteel menunjukkan sejumlah tambang batu bara lain di Shanxi menghentikan produksi selama tiga hingga lima hari untuk pemeriksaan keselamatan.
Kontrak bijih besi paling aktif di DCE ditutup naik 0,06% menjadi CNY793 per ton, sementara kontrak acuan bijih besi Juni di Singapore Exchange naik 0,49% menjadi US$106,7 per ton pada pukul 08.09 GMT..
Pelaku pasar keuangan tengah menanti langkah apa yang akan diambil China setelah kecelakaan besar di tambang mereka..
Karena itu, setiap gangguan produksi di wilayah tersebut kerap berdampak signifikan terhadap pergerakan harga komoditas energi. Di samping itu, bahan baku baja di China. juga perlu diperhatikan..
Sejumlah tambang di wilayah penghasil batu bara utama bahkan menghentikan operasi sementara guna menjalani inspeksi keselamatan pasca-insiden..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara stagnan pada perdagangan awal pekan ini.
Harga rebar naik 1,48%, hot-rolled coil menguat 1,39%, wire rod melonjak 2,36%, sementara stainless steel relatif stabil..
Produk baja acuan di Shanghai Futures Exchange sebagian besar ikut menguat seiring naiknya biaya bahan baku..
Oleh sebab itu, menopang harga dalam jangka pendek,” tulis analis Wuchan Zhongda Futures dalam sebuah catatan, kepada Reuters. menjadi konsekuensi dari “Pasokan batu bara kokas diperkirakan akan menyusut sementara permintaan tetap kuat,..
Kondisi ini diperkirakan mengurangi pasokan bahan baku batu bara kokas hingga 288.000 ton per hari..
Shanxi sendiri merupakan salah satu pusat produksi batu bara utama di China, termasuk untuk jenis batu bara kokas yang digunakan sebagai bahan baku industri baja.
Kecelakaan mendorong otoritas China memperketat pemeriksaan keselamatan tambang secara besar-besaran.
Ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu di Provinsi Shanxi, China utara, pada Jumat malam menewaskan 82 orang.
Namun, harga batu bara kokas (coking coal) di China melonjak tajam pada pekan ini setelah insiden ledakan gas mematikan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan..
Harga bijih besi memangkas sebagian kenaikan sebelumnya setelah pengiriman mingguan dari Australia. Tak hanya itu, Brasil melonjak 22% dibanding pekan sebelumnya, berdasarkan data Mysteel. turut berperan penting..
Tambang tersebut dimiliki oleh Shanxi Tongzhou Coal Coking Group. Selain itu, seluruh empat tambang milik perusahaan itu telah ditutup, sementara para eksekutif perusahaan ditahan, kata pejabat setempat dalam konferensi pers pada Minggu…
Langkah ini langsung memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap pengetatan pasokan batu bara kokas di tengah kebutuhan industri baja yang masih tinggi.
Sementara itu, kontrak coke paling aktif di DCE melesat 7,99% menjadi CNY 1.879 per ton, level terkuat sejak 6 Mei..
Kontrak batu bara kokas yang paling aktif diperdagangkan di Dalian Commodity Exchange (DCE) menyentuh batas kenaikan harian, melonjak 7,97% menjadi CNY 1.266,5 (US$186,77) per ton metrik, level tertinggi sejak 12 Mei..
Pelaku pasar menilai penghentian operasi tambang berpotensi mengganggu rantai pasok jangka pendek, terutama jika proses inspeksi berlangsung lebih lama dari perkiraan.
// .
Perkembangan terkait Kecelakaan Maut di China Buat Dunia Panik, Harga Batu Bara Bisa Naik akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya β Pergerakan Harga Emas Setelah Dugaaan Pembunuhan Donald Trump
- Equity World Trillium Surabaya βΒ Harga Emas Naik ke Atas $3.600, Minyak Dunia Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik