0 0
Read Time:3 Minute, 30 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perak Liar Tak Tentu Arah, Tertekan Bayang-Bayang The Fed dan Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Pada 13 Mei, silver masih diperdagangkan di level US$87,97 sebelum jatuh tajam hanya dalam hitungan hari..

Data Trading Economics menunjukkan secara tahunan harga perak memang masih melonjak lebih dari 125%..

Di saat bersamaan, muncul wacana pembentukan sistem pungutan permanen di Selat Hormuz.

Kondisi ini menjadi kabar kurang baik bagi perak.

Di pasar komoditas global, perak kini mulai kehilangan momentum dibanding beberapa logam lainnya.

Konflik AS-Iran membuat harga minyak bertahan di level tertinggi empat tahun.

Gubernur The Fed Christopher Waller bahkan menyatakan bank sentral AS sebaiknya mulai meninggalkan bias pelonggaran kebijakan moneternya..

Pasar kini melihat peluang sekitar 55% bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum Oktober tahun ini.

Pasar belum melihat kepastian apakah logam ini akan kembali menjadi aset lindung nilai utama, atau justru terjebak dalam tekanan suku bunga tinggi yang berkepanjangan..

Kekhawatiran gangguan distribusi energi langsung menjaga harga minyak tetap tinggi. Tak hanya itu, membuat pasar kembali berbicara soal inflasi. turut berperan penting..

Situasi makin rumit setelah muncul laporan Iran tengah mempercepat pemulihan kapasitas militernya.

Namun dalam basis bulanan performanya nyaris stagnan, jauh tertinggal dari lithium yang melesat lebih dari 182% secara tahunan serta emas yang masih menguat sekitar 34%..

Tekanan utama datang dari perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral AS.

Kenaikan energi membuat investor mulai memperhitungkan risiko inflasi baru di Amerika Serikat..

Berbeda dengan emas yang lebih dominan berperan sebagai safe haven, perak memiliki karakter ganda..

Pergerakan tersebut memperlihatkan pasar se. Di samping itu, g kesulitan mencari arah di tengah dua tekanan besar lonjakan risiko geopolitik Timur Tengah dan kekhawatiran suku bunga tinggi Amerika Serikat bertahan lebih lama. juga perlu diperhatikan..

Pasar sempat berharap negosiasi damai AS-Iran menghasilkan kemajuan setelah media Iran melaporkan a sekaligus ya pembicaraan lanjutan terkait proposal penghentian perang…

Walaupun Ia dipan. Tak hanya itu, g sebagai aset lindung nilai,, pada saat yang sama sangat sensitif terhadap suku bunga terjadi karena tidak memberikan imbal hasil. turut berperan penting. masih menjadi prioritas..

Kondisi tersebut memperlihatkan investor se, ditambah lagi dengan g berhati-hati masuk ke perak..

Harga sempat menyentuh US$73,82 pada Senin sebelum kembali memantul ke area US$76..

Pada 15 Mei, perak berada di US$75,95 per troy ounce.

Namun stabilitas itu datang setelah koreksi brutal yang terjadi sebelumnya.

Laporan Reuters menyebut pemimpin tertinggi Iran tetap meminta stok uranium dipertahankan di dalam negeri.

Jalur tersebut merupakan urat nadi perdagangan minyak dunia.

Jika dibandingkan posisi awal pekan lalu, harga perak sebenarnya masih relatif stagnan.

Sikap tersebut bertabrakan dengan tuntutan AS. Di samping itu, Israel yang menginginkan material uranium dipindahkan keluar Iran sebagai bagian dari kesepakatan damai. juga perlu diperhatikan..

Dalam sepekan, pergerakan logam mulia ini terlihat volatil.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengakui terdapat sedikit perkembangan dalam proses mediasi..

Contohnya, obligasi pemerintah AS. dapat dilihat pada Saat ekspektasi bunga naik menguat, investor cenderung berpindah ke instrumen berbunga..

Sentimen geopolitik sebenarnya sempat memberi ruang napas bagi perak.

Jakarta, Equityworld Futures- Harga perak dunia menutup perdagangan pekan ini di level US$76,56 per troy ounce pada Jumat (22/5/2026), turun tipis dibanding posisi Kamis di US$76,69.

Perkembangan terkait Perak Liar Tak Tentu Arah, Tertekan Bayang-Bayang The Fed dan Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By