Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perang Belum Usai, Harga Minyak Dunia Terbang 10% Dalam Sepekan! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih tinggi sebesarΒ 4,2% ke level US$105,42 per barel,.
Harga tersebut naik 3,35% dibandingkan penutupan sebelumnya..
IEA memperkirakan pasar minyak masih akan sangat kekurangan pasokan hingga Oktober, bahkan jika konflik berakhir bulan depan..
Selama perang Iran belum mereda sekaligus Selat Hormuz belum kembali normal, pasar masih akan memasukkan premi risiko geopolitik ke harga minyak…
Oleh sebab itu, pembatasan terhadap minyak Rusia berpeluang tetap berlaku. menjadi konsekuensi dari Pertemuan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kembali berakhir tanpa hasil,..
Data persediaan energi AS juga menunjukkan pasar masih ketat.
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak dunia melesat tajam sepanjang pekan ini.
Negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan Iran kembali buntu, sehingga berdampak pada Selat Hormuz masih tertutup dan pasokan minyak dunia semakin ketat….
Di sisi lain, AS disebut berpeluang kembali mengawal kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz dengan dukungan angkatan laut. Tak hanya itu, udara. turut berperan penting..
Kenaikan pada perdagangan Jumat membuat harga minyak dunia mencatat penguatan tajam secara mingguan.
Goldman Sachs memperkirakan produksi minyak di Teluk Persia telah terpangkas sekitar 14,5 juta barel per hari akibat gangguan tersebut..
International Energy Agency (IEA) dalam laporan bulanannya juga menyebut persediaan minyak global turun sekitar 4 juta barel per hari pada Maret. Tak hanya itu, April turut berperan penting..
Trump juga menyatakan Iran harus membuat kesepakatan atau akan dihancurkan.
Dalam sepekan, Brent melesat 7,87%, se. Tak hanya itu, gkan WTI terbang 10,48%. turut berperan penting..
Namun, rencana tersebut belum cukup menekan harga terjadi karena produsen Timur Tengah justru menghadapi gangguan produksi akibat perang. Selain itu, penutupan Selat Hormuz….
Karena itu, penutupan jalur ini langsung membuat pasar khawatir pasokan energi global akan semakin ketat..
Serangan drone sekaligus rudal Ukraina juga terus menyasar fasilitas energi Rusia..
Faktor lain yang ikut menopang harga adalah terganggunya pasokan dari Rusia..
Meski begitu, kenaikan harga minyak sebenarnya masih dibayangi rencana OPEC untuk melanjutkan kenaikan kuota produksi dalam beberapa bulan ke depan.
Hal ini disebabkan oleh sekitar seperlima minyak sekaligus gas alam cair atau LNG dunia melewati jalur tersebut, akibatnya Selat Hormuz menjadi titik penting…
Kondisi ini membuat harga minyak masih rentan bergerak tinggi.
Kenaikan harga minyak masih dipicu oleh kekhawatiran gangguan pasokan global.
Dalam sepuluh bulan terakhir, sedikitnya 30 kilang Rusia menjadi target serangan,. Akibatnya, kemampuan ekspor minyak Rusia ikut terganggu…
Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut respons Iran terhadap proposal damai AS sebagai “sampah”. Selain itu, mengatakan gencatan senjata saat ini berada dalam kondisi kritis…
Pasar kembali mencemaskan risiko gangguan pasokan energi akibat perang Iran. Tak hanya itu, ketegangan di sekitar Selat Hormuz. turut berperan penting..
Merujuk data Refinitiv, harga minyak mentah Brent ditutup di posisi US$109,26 per barel pada perdagangan Jumat (15/5/2026).
Gangguan ini juga disebut telah menguras hampir 500 juta barel dari stok minyak mentah global. Tak hanya itu, berpotensi mencapai 1 miliar barel pada Juni. turut berperan penting..
Harga minyak terus menanjak setelah AS sekaligus Iran sama-sama menolak proposal damai terbaru untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung sekitar 10 pekan..
Persediaan minyak mentah AS berada 0,3% di bawah rata-rata lima tahun, stok bensin 4,3% di bawah rata-rata lima tahun, sekaligus persediaan distilat 9,4% di bawah rata-rata lima tahun…
Perkembangan terkait Perang Belum Usai, Harga Minyak Dunia Terbang 10% Dalam Sepekan! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | JP Morgan Ingatkan Krisis Obligasi: Negara Mana Paling Parah?
- Bos Agrinas Pangan Siap Tanggung Konsekuensi Impor Pikap | Equityworld Futures