Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Menguat Tipis, Pasar Tunggu Kabar dari Beijing yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pasar khawatir, jika jalur tersebut tetap tertutup, risiko aksi militer lanjutan bisa kembali meningkat..
Tekanan pada perdagangan sebelumnya datang dari kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga AS..
Kegagalan mencetak kemajuan berarti dalam pembukaan kembali Selat Hormuz dapat membuat AS memiliki pilihan yang semakin terbatas..
Kondisi ini membuat harga minyak cenderung bergerak dalam mode wait and see..
Kini, pasar justru menghadapi risiko defisit pasokan di tengah permintaan yang masih berjalan..
Kenaikan harga minyak hari ini terjadi setelah dua kontrak acuan tersebut kompak melemah pada perdagangan Rabu.
Iran sendiri disebut semakin memperketat kontrol atas Selat Hormuz.
Pasokan minyak global diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan total permintaan tahun ini akibat perang Iran yang mengganggu produksi minyak Timur Tengah sekaligus menguras persediaan minyak dengan cepat…
Merujuk data Refinitiv pada Kamis (14/5/2026) pukul 10.16 WIB, harga minyak Brent berada di US$105,88 per barel.
Teheran juga mulai menjalin kesepakatan dengan Irak. Di samping itu, Pakistan untuk pengiriman minyak serta gas alam cair dari kawasan tersebut. juga perlu diperhatikan..
Hal ini disebabkan oleh tidak hanya membahas hubungan dagang AS-China yang masih rapuh,. Akan tetapi juga perang Iran, ditambah lagi dengan isu penjualan senjata AS ke Taiwan., akibatnya Pertemuan tersebut menjadi sorotan.. tidak boleh diabaikan..
Brent sebelumnya turun lebih dari US$2 per barel, sementara WTI melemah lebih dari US$1 per barel..
Kondisi pasokan juga masih menjadi perhatian besar.
Selat Hormuz merupakan rute penting bagi pengiriman minyak. Di samping itu, gas alam cair dari kawasan Timur Tengah. juga perlu diperhatikan..
Dalam pertemuan tersebut, Trump diperkirakan akan mendorong China untuk membantu membujuk Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
Oleh sebab itu, pelaku pasar meragukan apakah Xi Jinping akan menekan Teheran terlalu jauh menjadi konsekuensi dari China selama ini merupakan mitra strategis lama Iran,..
Namun, fokus pasar kini kembali bergeser ke pertemuan Trump. Selain itu, Xi Jinping di Beijing…
Penyebab utamanya adalah perang Iran telah mengganggu pasokan minyak global secara signifikan., sehingga berdampak pada Upaya itu dinilai penting terjadi…
Penguatan terjadi setelah harga minyak sempat melemah pada perdagangan sebelumnya, sementara pelaku pasar kini mencermati pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Tak hanya itu, Presiden China Xi Jinping di Beijing. turut berperan penting..
Salah satu isu terbesar yang masih membayangi pasar adalah Selat Hormuz.
Perubahan prospek tersebut membalik ekspektasi sebelumnya yang sempat memperkirakan pasar minyak global akan mengalami surplus.
Jalur energi utama dunia tersebut sebagian besar masih tertutup sejak perang pecah pada akhir Februari.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak dunia kembali menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (14/5/2026)..
// .
Posisi ini naik tipis 0,24% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di US$105,63 per barel..
Harga energi yang masih tinggi dikhawatirkan memperbesar tekanan inflasi,. Akibatnya, membuka ruang bagi suku bunga bertahan tinggi lebih lama atau bahkan naik kembali…
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat di US$101,28 per barel, menguat 0,26% dari posisi Rabu yang berada di US$101,02 per barel..
Dengan ketidakpastian perang Iran, tertutupnya sebagian besar jalur Selat Hormuz, serta penantian terhadap hasil pertemuan Trump-Xi, harga minyak berpotensi tetap bertahan di level tinggi dalam waktu dekat..
Perkembangan terkait Harga Minyak Menguat Tipis, Pasar Tunggu Kabar dari Beijing akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Direm Stok Melimpah AS
- Equityworld Futures Surabaya | Kata Ekonom soal Dana Stabilisasi Obligasi Kuatkan Rupiah