Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Melemah Makin Cepat, Kurang dari Sebulan Sudah Tembus Rp17.500 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Setelah itu, hanya dalam waktu sekitar satu bulan perdagangan, rupiah kembali terdepresiasi lebih dari Rp500 per dolar AS hingga menembus Rp17.500/US$ padaΒ siang ini..
Jika dilihat dari kecepatan rupiah menembus level psikologis per Rp500, pelemahan dari Rp17.000/US$ ke Rp17.500/US$ kali ini menjadi yang tercepat sejak periode pandemi Covid-19..
Rupiah membutuhkan waktu hanya 3 hari perdagangan untuk melemah dari level Rp14.500/US$ ke Rp15.000/US$.
Kondisi ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah dalam beberapa pekan terakhir kembali mengalami akselerasi..
Jakarta, Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali mencatat tekanan berat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mata uang Garuda bahkan menembus level psikologis baru Rp17.500/US$ pada perdagangan Selasa (12/5/2026)..
Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 12.35 WIB melemah tajam 0,60% ke posisi Rp17.510/US$.
Pasalnya, pelemahan dari level Rp17.000/US$ ke Rp17.500/US$ hanya membutuhkan waktu 26 hari perdagangan..
// .
Artinya, terakhir kali rupiah melemah dengan laju yang lebih cepat dari kenaikan Rp500 per dolar AS terjadi pada masa pandemi Covid-19, tepatnya saat kepanikan pasar global mencapai puncaknya pada Maret 2020..
Sementara itu, pelemahan dari Rp16.500/US$ ke Rp17.000/US$ membutuhkan waktu lebih lama, yakni 142 hari perdagangan..
Setelah itu, rupiah juga hanya membutuhkan 2 hari perdagangan untuk bergerak dari Rp15.500/US$ ke Rp16.000/US$..
Namun, pasca pandemi, pelemahan rupiah dari level psikologisnya. Selain itu, melemah Rp500 cenderung membutuhkan waktu lebih panjang..
// .
Tertembusnya level Rp17.500/US$ menjadi sinyal baru bahwa tekanan terhadap rupiah bergerak semakin cepat.
Rupiah pertama kali ditutup menembus level Rp17.000/US$ pada 6 April 2026, yakni di posisi Rp17.030/US$.
Rupiah ditutup di posisi Rp14.510/US$ pada 12 Maret 2020, lalu melemah hingga Rp15.160/US$ pada 17 Maret 2020..
Pelemahan dari Rp16.000/US$ ke Rp16.500/US$ membutuhkan 53 hari perdagangan..
Posisi ini sekaligus menjadi level terlemah rupiah sepanjang masa secara intraday..
Rupiah hanya membutuhkan 2 hari perdagangan untuk melemah dari Rp15.000/US$ ke Rp15.500/US$..
Kini, pelemahan dari Rp17.000/US$ ke Rp17.500/US$ hanya membutuhkan 26 hari perdagangan.
Perkembangan terkait Rupiah Melemah Makin Cepat, Kurang dari Sebulan Sudah Tembus Rp17.500 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung
- ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Asia-Pasifik Melambat | Equityworld Futures