0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Ambrol ke 17.500 karena Tekanan Global dan Domestik yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Josua menyatakan, dari sisi global, pelemahan kurs rupiah dipicu oleh inflasi energi, ekspektasi suku bunga global, ditambah lagi dengan juga permintaan dolar AS..

Mata uang rupiah pada Selasa, 12 Mei 2026 mencetak rekor terlemah baru di atas Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat..

Kondisi tersebut membuat rupiah, ditambah lagi dengan juga mata uang Asia secara keseluruhan cenderung mengalami pelemahan..

CHIEF Economist Permata Bank Josua Pardede menyatakan tekanan di pasar keuangan Indonesia terutama pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan faktor global, ditambah lagi dengan domestik..

“Pada akhirnya akan ada shifting ataupun perpindahan dari investor yang sebelumnya menempatkan aset di negara berkembang, akan memindahkannya kepada aset-aset yang aman,” ucapnya pada Selasa, 12 Mei 2026. .

Karena itu, rupiah bukan satu-satunya mata uang yang jeblok terhadap dolar AS bila melihat faktor global saat ini..

Perkembangan terkait Rupiah Ambrol ke 17.500 karena Tekanan Global dan Domestik akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By