Equity World Futures Surabaya – Harga Emas, Potensi Tekanan Turun Akibat Penguatan Dolar AS dan Lonjakan Harga MinyakEquity World Futures Surabaya – Harga Emas, Potensi Tekanan Turun Akibat Penguatan Dolar AS dan Lonjakan Harga Minyak
0 0
Read Time:3 Minute, 40 Second

Equity World Futures Surabaya – Pasar global dibuka dengan sentimen campuran pada perdagangan Selasa pagi. Indeks Dow Jones AS ditutup menguat +95 poin (+0,19%), namun pergerakan harga emas dunia berpotensi mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan naiknya harga minyak mentah dunia.

Harga Emas Tertekan oleh Dolar AS dan Kenaikan Harga Minyak

Harga emas dunia diperkirakan bergerak melemah dalam sesi perdagangan Asia setelah sebelumnya mencatat kenaikan mingguan lebih dari 2%.

Tekanan terhadap emas muncul setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal balasan Iran terkait rencana perdamaian Amerika Serikat. Penolakan tersebut memicu kembali kekhawatiran geopolitik dan inflasi global.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari 3% dan diperdagangkan di atas USD 104 per barel. Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran bahwa inflasi global dapat tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Kondisi tersebut berpotensi membuat bank sentral, termasuk Federal Reserve, mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Lingkungan suku bunga tinggi biasanya kurang menguntungkan bagi aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Dolar AS Menguat, Harga Emas Berpotensi Melemah

Penguatan dolar AS juga menjadi faktor utama yang menekan harga emas hari ini.

Data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan sebelumnya meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga. Akibatnya, indeks dolar AS bergerak naik sekitar 0,1% pada perdagangan Asia.

Dolar yang lebih kuat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain USD, sehingga permintaan emas cenderung menurun.

Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Sebelumnya pasar sempat optimistis bahwa Washington dan Teheran dapat mencapai kesepakatan untuk meredakan konflik kawasan Teluk dan membuka jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Namun situasi berubah setelah Iran mengajukan proposal yang mencakup:

  • Pencabutan sanksi ekonomi
  • Jaminan keamanan
  • Pengakuan hak Iran mempertahankan sebagian program nuklir

Sementara Amerika Serikat tetap menuntut:

  • Pembatasan pengayaan uranium
  • Pengawasan internasional yang lebih ketat

Ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global.

Selat Hormuz Jadi Sorotan Pasar Energi Dunia

Iran kembali menegaskan kontrolnya atas Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang dilalui hampir 20% distribusi minyak dunia.

Selama konflik berlangsung, jalur tersebut sempat mengalami gangguan dan blokade terbatas, sehingga memicu lonjakan harga minyak global.

Kenaikan harga minyak berisiko memperbesar tekanan inflasi dunia dan memperkuat posisi dolar AS sebagai aset safe haven.

Fokus Data Ekonomi Malam Ini: CPI dan Core CPI AS

Pelaku pasar kini menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat malam ini pukul 19.30 WIB.

Core CPI (YoY) April

Core CPI merupakan indikator inflasi inti yang mengukur perubahan harga barang konsumsi tanpa memasukkan sektor makanan dan energi.

Estimasi pasar berada di atas 2,7%.

  • Jika hasil aktual lebih rendah dari 2,7%, maka:
    • Dolar AS berpotensi melemah
    • Harga emas berpotensi menguat

CPI (YoY) April

CPI merupakan indikator utama inflasi konsumen yang dirilis oleh Bureau of Labor Statistics.

Estimasi pasar berada di atas 3,7%.

  • Jika data aktual lebih rendah dari 3,7%, maka:
    • USD berpotensi melemah
    • Harga emas dapat mengalami penguatan

Prediksi Range Harga Emas Hari Ini

Estimasi pergerakan harga emas:

  • Support: 4678
  • Resistance: 4834

Rekomendasi Trading Emas Hari Ini

Area Buy

  • Buy 5 lot di 4752
  • Buy 4 lot di 4744
  • Buy 3 lot di 4736
  • Buy 2 lot di 4728

Area Sell

  • Sell 2 lot di 4784
  • Sell 3 lot di 4776
  • Sell 4 lot di 4768
  • Sell 5 lot di 4760

Kesimpulan

Pergerakan harga emas hari ini masih dipengaruhi oleh tiga faktor utama:

  1. Penguatan dolar AS
  2. Lonjakan harga minyak dunia
  3. Ketegangan geopolitik AS dan Iran

Selain itu, pasar juga akan sangat sensitif terhadap rilis data inflasi AS malam ini. Data CPI yang lebih rendah dari ekspektasi berpotensi menjadi katalis penguatan harga emas dalam jangka pendek.


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %