Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Melonjak Lagi, Tembus Level US$ 4700: Masa Gelap Berakhir? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Emas diperdagangkan lebih, misalnya aset berisiko daripada safe haven..
Harga emas sempat memperpanjang kenaikannya setelah data tersebut dirilis.
Berdasarkan alat CME FedWatch, pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga AS tahun ini sebesar 14%, turun dari sekitar 22% sehari sebelumnya..
Harga penutupan ini adalah yang tertinggi sejak 22 April 2026 atau lebih dari dua minggu lebih..
// .
Harga minyak, ditambah lagi dengan indeks dolar AS diperkirakan mencatat penurunan mingguan..
Dengan harga energi yang turun, peluang pemangkasan suku bunga The Fed ke depan semakin besar,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures dikutip dari Refinitiv..
Pelaku pasar kini menanti arah kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) ke depan..
Kenaikan kembali harga emas terkait dengan prospek mere. Tak hanya itu, ya konflik Iran turut berperan penting..
Data menunjukkan lapangan kerja AS bertambah lebih tinggi dari perkiraan pada April.
Kenaikan ini sekaligus mengakhiri tren buruk pelemahan dalam dua pekan sebelumnya.
Emas, yang biasanya dianggap sebagai aset safe haven saat terjadi gejolak global, cenderung tertekan dalam lingkungan suku bunga tinggi terjadi karena tidak memberikan imbal hasil…
Kenaikan emas juga ditopang melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) sekaligus harga minyak…
Dalam sepekan, harga emas menguat 2,18% pekan ini.
Gubernur The Fed Stephen Miran berharap Ketua The Fed Jerome Powell hanya akan bertahan sebentar sebagai gubernur.
// .
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (8//5/2026) ditutup di posisi US$ 4714,42 per troy ons.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas menguat sekalan dengan optimisme atas potensi berakhirnya konflik Iran. Selain itu, melemahnya dolar Amerika Serikat (AS)…
Kevin Warsh disebut berada di jalur untuk menggantikan Powell sebagai pemimpin The Fed, menunggu pemungutan suara di Senat..
Melemahnya dolar AS membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain..
Indeks dolar melemah ke 97,9 atau rekor terendah sejak awal Maret 2026..
Perkembangan terkait Harga Emas Melonjak Lagi, Tembus Level US$ 4700: Masa Gelap Berakhir? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Pertama dalam Sejarah, Generasi Muda AS Lebih Miskin dari Orang Tuanya | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Naik di Tengah Kekhawatiran Tarif Trump dan Konflik Rusia-Ukraina