Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pesta 5 Hari Usai, Harga Batu Bara Turun Meski Banyak Kabar Baik yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sementara impor dari Australia melonjak menjadi 1,3 juta ton, naik 49% dari 870 ribu ton pada periode yang sama tahun lalu..
West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 3%. Tak hanya itu, ditutup di US,93 per barel, sementara Brent naik 2,8% ke US1,26 per barel. turut berperan penting..
Pasokan dari Indonesia mencapai 4 juta ton pada kuartal I-2026, naik 410 ribu ton atau 11% yoy.
Namun demikian, jauh di atas 1,2 juta ton pada Maret 2025. Tak hanya itu, lebih tinggi dari proyeksi 1,5 juta ton. tetap menjadi kenyataan meskipun Impor Maret tercatat 1,8 juta ton, stabil dibanding bulan sebelumnya,. turut berperan penting..
Secara keseluruhan, proyeksi semester I menunjukkan pertumbuhan 15% yoy..
India mengoperasikan sekitar 9,6 GW kapasitas pembangkit berbahan bakar gas. Tak hanya itu, menaikkan produksi listrik batu bara menjadi sekitar 187 GW, menurut data Grid-India. turut berperan penting..
Para analis menilai cerita utamanya bukan kebangkitan batu bara, melainkan tren penurunan jangka panjang yang masih berlangsung.
Thailand mengimpor 5,5 juta ton batu bara termal pada kuartal I-2026, naik 20% secara tahunan (yoy) menurut data bea cukai.
Ember memperkirakan tambahan konsumsi batu bara hanya sekitar 175 TWh, dengan mayoritas berasal dari potensi perpindahan gas ke batu bara di China. Tak hanya itu, Uni Eropa turut berperan penting..
Proyeksi impor setahun penuh direvisi naik, dengan impor semester I-2026 kini diperkirakan mencapai 10,7 juta ton, atau naik 1,4 juta ton dibanding tahun lalu.
Walaupun Negara lain, misalnya India. Di samping itu, Indonesia juga berpotensi naik,, tidak signifikan. juga perlu diperhatikan. masih menjadi prioritas…
Dari India dilaporkan mereka meningkatkan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, ditambah lagi dengan gas pekan lalu setelah permintaan listrik puncak mencapai rekor 256,1 gigawatt (GW) selama akhir pekan di tengah gelombang panas, menurut data resmi…
// .
Fenomena “kembalinya batu bara” pasca perang Iran diperkirakan jauh lebih kecil dari yang ramai dibicarakan.
Contohnya, Jepang, Pakistan, Filipina, Jerman, sekaligus Italia meninjau ulang kebijakan energi serta meningkatkan penggunaan batu bara. dapat dilihat pada Gangguan pasokan gas akibat penutupan Selat Hormuz memang mendorong sejumlah negara..
Pada perdagangan Selasa (28/4/2024), harga minyak mentah kembali naik pada Selasa.
Impor Maret jauh di atas level tahun lalu. Selain itu, proyeksi pasar, menunjukkan pembeli tetap mengamankan kargo meski harga batu bara global masih tinggi…
Kuatnya impor Thailand menjadi sinyal positif bagi pasar batu bara laut (seaborne thermal coal), menunjukkan permintaan Asia Tenggara tetap solid meski harga global bergejolak.
NTPC, produsen listrik termal terbesar India, se, ditambah lagi dengan g membeli gas melalui Indian Gas Exchange dan mengoperasikan pembangkit sesuai arahan Grid-India, kata seorang pejabat…
Kinerja impor Thailand yang lebih tinggi dari perkiraan mencerminkan kuatnya permintaan listrik. Di samping itu, industri domestik juga perlu diperhatikan..
India memperkirakan permintaan listrik puncak akan mencapai sekitar 270 GW tahun ini. Tak hanya itu, yakin dapat memenuhinya. turut berperan penting..
Analisis lembaga Ember menyebut kenaikan listrik berbasis batu bara global pada 2026 maksimal hanya 1,8%, bahkan bisa lebih rendah..
Bahkan, energi surya. Di samping itu, angin disebut lebih banyak menggantikan pembangkit gas dibanding batu bara. juga perlu diperhatikan..
India juga kemungkinan akan semakin bergantung pada batu bara, ditambah lagi dengan telah menunda pemeliharaan hampir 10.000 megawatt kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara hingga Juli…
Revisi naik proyeksi semester I-2026 juga menandakan impor tetap kuat hingga kuartal II,. Akibatnya, berpotensi menjadi penopang harga regional…
Harga batu bara melandai meski ada lonjakan harga minyak. Tak hanya itu, banyak kabar positif lainnya. turut berperan penting..
Perkiraan fenomena cuaca El Nino terkuat dalam satu dekade diperkirakan akan mendorong cuaca lebih panas. Tak hanya itu, kering di seluruh Asia. turut berperan penting..
Pelemahan ini memutus tren positif harga batu bara yang menguat lima hari beruntun sebesar 11,4%.
Thailand juga memperluas sumber pasokan, ditandai lonjakan pengiriman dari Australia di tengah stabilnya volume dari Indonesia..
Pemasok utama yang diuntungkan dari tren ini adalah Indonesia, ditambah lagi dengan Australia…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara mendingin setelah terbang lima hari.Β Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di US$ 133,8 per ton atau melemah 0,22%..
Permintaan listrik puncak India naik ke rekor 256,1 GW pada 25 April, dari rekor sebelumnya 252,08 GW sehari sebelumnya, menurut data jaringan listrik federal..
Perkembangan terkait Pesta 5 Hari Usai, Harga Batu Bara Turun Meski Banyak Kabar Baik akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Selain Selat Hormuz, Ini Jalur Laut yang berbahaya Jika Ditutup | Equityworld Futures
- Menteri Pertanian Proyeksi Surplus Beras Berkat Denda | Equityworld Futures