0 0
Read Time:6 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dunia Menahan Napas, 5 Sinyal dari Bos Baru The Fed Ditunggu Malam Ini yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Karena itu, pasar akan mencermati apakah dot plot terbaru masih menunjukkan peluang satu kali pemangkasan pada 2026, atau justru semakin banyak pejabat The Fed yang memilih menahan suku bunga hingga akhir tahun..

Namun, dampaknya terhadap pasar energi sudah terasa besar.

Pada Mei 2026, inflasi konsumen AS atau Consumer Price Index (CPI) naik 4,2% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang sebesar 3,8%..

Sebaliknya, saham, emas, sekaligus mata uang negara berkembang bisa bergerak lebih volatil…

Dalam rapat Juni ini, bank sentral AS akan merilis proyeksi terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, sekaligus tingkat pengangguran dalam Summary of Economic Projections (SEP)…

The Fed juga tetap memperkirakan tingkat pengangguran berada di 4,4% pada akhir tahun, meskipun data ketenagakerjaan terbaru mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan..

Kondisi ini membuat ruang The Fed untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat semakin terbatas..

Berikut ini adalah beberapa hal yang paling dicermati pelaku pasar menjelang pengumuman The Fed malam ini:.

Dari dot plot inilah pasar membaca arah suku bunga ke depan, termasuk seberapa besar peluang pemangkasan masih terbuka pada 2026 atau pun sebaliknya, peluang naikknya suku bunga ke depan..

Jakarta, Equityworld Futures – Seluruh dunia se, ditambah lagi dengan g menantikan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) bank sentral Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan pada Rabu (17/6/2026) waktu AS atau Kamis (18/6/2026) dini hari waktu Indonesia…

Median proyeksi menunjukkan satu kali pemangkasan pada 2026, ditambah lagi dengan satu kali lagi pada 2027…

Jumlah tersebut bertambah satu orang dibandingkan proyeksi Desember 2025..

Namun, kenaikan harga minyak, ditambah lagi dengan inflasi AS yang masih kuat membuat ekspektasi itu turun menjadi paling banyak satu kali pemangkasan…

Dari forum ini, pasar akan membaca gaya komunikasi Warsh, terutama dalam menjelaskan arah suku bunga, risiko inflasi,, ditambah lagi dengan dampak geopolitik terhadap ekonomi AS…

Sebaliknya, aset berisiko, misalnya saham, emas,. Selain itu, mata uang negara berkembang bisa bergerak lebih volatil. …

Harga minyak dunia sempat menembus level di atas US$100 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan, sebelum akhirnya kembali turun ke kisaran US$80 per barel..

Sebelum konflik Timur Tengah membesar, pasar sempat memperkirakan The Fed bisa memangkas suku bunga dua kali tahun ini.

Sebelum kembali ke The Fed, Warsh juga dikenal memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan. Tak hanya itu, pemerintahan.  turut berperan penting..

Nada bicara Warsh bisa menjadi penentu arah pasar.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama The Fed adalah inflasi AS yang kembali memanas.

Respons The Fed terhadap Geopolitik Dunia sekaligus Timur Tengah..

Konflik tersebut sempat mereda setelah gencatan senjata pada April.

Dia pernah menjadi anggota Dewan Gubernur The Fed pada 2006 hingga 2011.

Walaupun Dalam dot plot FOMC Maret 2026, pejabat The Fed masih memberi sinyal pemangkasan suku bunga,, jumlahnya semakin terbatas masih menjadi prioritas..

Perjanjian damai bahkan disebut berpeluang ditandatangani pada Jumat pekan ini di Swiss..

Berdasarkan kalender resmi The Fed, hasil FOMC dijadwalkan keluar pukul 2:00 siang waktu AS Timur. Di samping itu, konferensi pers digelar pukul 2:30 siang waktu AS Timur, atau sekitar pukul 01.00 WIB dan 01.30 WIB pada Kamis dini hari waktu Indonesia. juga perlu diperhatikan..

Jika dot plot terbaru semakin hawkish, dolar AS, ditambah lagi dengan imbal hasil obligasi AS berpotensi menguat..

Presiden AS Donald Trump pada Minggu (14/6/2026) menyatakan AS. Selain itu, Iran telah mencapai titik temu untuk menyudahi perang..

Walaupun Dengan kondisi tersebut, pasar bukan hanya ingin tahu apakah suku bunga ditahan,, juga apakah The Fed masih membuka ruang pemangkasan suku bunga tahun ini atau justru mulai memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga kembali mungkin terjadi jika inflasi sulit turun. masih menjadi prioritas..

Pada saat yang sama, alasan untuk langsung menaikkan suku bunga pada pertemuan kali ini juga belum cukup kuat.

Jika harga minyak tetap tinggi, tekanan biaya bisa merembet ke transportasi, logistik, produksi, hingga harga barang, ditambah lagi dengan jasa yang dibayar konsumen…

// .

Jika terdengar hawkish, dolar AS sekaligus imbal hasil obligasi AS berpotensi menguat..

Meski demikian, melansir CME FedWatch Tool, sebanyak 99,6% pelaku pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan suku bunga acuannya di level 3,50%-3,75% dalam pertemuan kali ini..

Namun, yang lebih penting bagi pasar saat ini bukan hanya keputusan malam ini, melainkan arah kebijakan setelahnya.

Jika The Fed terdengar masih hawkish, dolar AS berpotensi menguat.

Oleh sebab itu, Situasi semakin rumit. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah kenaikan harga energi akibat perang di Timur Tengah berisiko membuat inflasi bertahan lebih lama..

Setelah keputusan diumumkan, perhatian pasar akan beralih ke konferensi pers Kevin Warsh..

Pasar juga akan mencermati bagaimana The Fed merespons perkembangan geopolitik, terutama perang AS-Israel melawan Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026..

Pasalnya, The Fed se. Selain itu, g menghadapi situasi yang tidak mudah…

Dari 19 peserta FOMC, tujuh orang memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah sepanjang tahun ini.

Pada proyeksi terakhir yang dirilis Maret 2026, The Fed memperkirakan inflasi personal consumption expenditures (PCE) naik menjadi 2,7% pada 2026, dari sebelumnya 2,4% pada proyeksi Desember 2025..

Warsh merupakan Ketua The Fed baru yang resmi menggantikan Jerome Powell.

Sebaliknya, jika lebih dovish, aset berisiko. Di samping itu, mata uang negara berkembang bisa mendapat angin segar. juga perlu diperhatikan..

Untuk pertama kalinya, rapat kebijakan moneter bank sentral paling berpengaruh di dunia tersebut dipimpin oleh Warsh yang baru saja dilantik..

Karena itu, pasar ingin melihat apakah The Fed menilai kabar damai tersebut cukup untuk meredakan risiko inflasi dari energi, atau masih menganggap geopolitik sebagai ancaman yang perlu diwaspadai..

Pasar memperkirakan The Fed akan kembali menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%..

Pasar juga ingin melihat apakah Warsh akan memberi sinyal dovish dengan tetap membuka ruang pemangkasan suku bunga, atau justru terdengar lebih hawkish terjadi karena inflasi AS masih panas…

Selain proyeksi ekonomi, pelaku pasar juga menunggu dot plot The Fed.

Hal ini disebabkan oleh menjadi konferensi pers pertama Warsh sebagai Ketua The Fed, akibatnya Konferensi pers kali ini sangat ditunggu..

Sementara itu, inflasi inti atau core CPI, yang tidak memasukkan komponen makanan. Tak hanya itu, energi, naik 2,9% secara tahunan. turut berperan penting..

Karena itu, pilihan menahan suku bunga masih menjadi skenario utama yang banyak di prediksi oleh pelaku pasar..

Dia mulai menjabat sebagai Chairman The Fed pada Jumat (22/5/2026), setelah sebelumnya dinominasikan oleh Presiden AS Donald Trump. Di samping itu, mendapat persetujuan dari Senat AS. Warsh bukan nama baru di lingkungan The Fed. juga perlu diperhatikan..

FOMC kali ini juga menjadi penampilan per sekaligus a Kevin Warsh sebagai Ketua The Federal Reserve (The Fed)..

Jika The Fed masih menekankan risiko inflasi dari Timur Tengah, pasar bisa membaca bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Sementara itu, proyeksi inflasi inti atau core PCE, yang tidak memasukkan harga makanan, ditambah lagi dengan energi yang volatil dan lebih diperhatikan The Fed, juga naik menjadi 2,7% dari sebelumnya 2,5%…

// .

Perhatian utama pasar tetap tertuju pada keputusan suku bunga.

Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga di AS belum benar-benar reda.

Sebaliknya, jika The Fed melihat tekanan geopolitik mulai mereda, harapan pemangkasan suku bunga pada 2026 bisa kembali menguat..

Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar juga menunggu pembaruan perkiraan ekonomi dari The Fed.

Perkembangan terkait Dunia Menahan Napas, 5 Sinyal dari Bos Baru The Fed Ditunggu Malam Ini akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By