0 0
Read Time:6 Minute, 13 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Tengah Booming, Dracin Justru Punya Banyak “Musuh” Baru di China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pangsa pengguna aktif aplikasi ini naik dari 5% menjadi 17%, atau melonjak 200% YoY..

Ini menunjukkan bahwa di tengah dominasi konten singkat, drama berdurasi panjang masih punya peluang untuk bertahan dalam perebutan perhatian penonton..

Selain itu, format yang sangat singkat membuat penonton sulit membangun keterikatan emosional dengan karakter.

Sebagai contoh, Red Fruit (yang dimiliki Byte, ditambah lagi dengan ce), justru mencatat lonjakan waktu tonton hingga lebih dari dua kali lipat.. sering terjadi ketika Sebaliknya, platform micro-drama..

Meski terdengar niche, format ini justru viral. Selain itu, mampu menarik ratusan ribu penonton..

Di beberapa wilayah, produksi drama live-action jenis ini dilaporkan anjlok hingga 80%, sementara bayaran aktor, ikut terpangkas setengah.

Micro-drama atau drama China (dracin) pendek  merupakan format tontonan super singkat yang menggabungkan gaya serial TV dengan pengalaman scrolling ala media sosial..

Drama pendek tersebut kerap diistilahkan ‘dracin’ (drama China), sebab kebanyakan berasal dari Negeri Tirai Bambu..

// .

Sebagai contoh, datang dari serial animasi “Orange Cat Taoist Priest: Fighting the Zombie King”, yang menampilkan kucing tabby berjubah melawan zombie dalam episode dua menit. sering terjadi ketika Salah satu..

Contohnya,, merilis musim baru serial animasi panjang “The Demon Hunter” yang telah memiliki lebih dari 10 juta pengikut. dapat dilihat pada Alibaba,..

iQiyi, versi Netflix di China, lebih banyak ditonton lewat ponsel dibanding TV. Selain itu, komputer..

Walaupun Kontrol ketat terhadap konten tidak hanya membuat investor ragu,, juga mengalihkan talenta kreatif ke industri lain. masih menjadi prioritas..

Dukungan semacam itu menjadi sangat penting bagi generasi baru talenta kreatif China.

Produksi micro-drama AI yang masif membuat persaingan semakin ketat,. Akibatnya, banyak konten gagal menarik cukup penonton untuk menghasilkan keuntungan…

Contohnya Black Myth: Wukong, di mana Tencent membantu men. Di samping itu, ai studio pembuat game tersebut yang didirikan oleh mantan eksekutifnya, Feng Ji. juga perlu diperhatikan..

Meski berkembang pesat, micro-drama AI mulai menghadapi berbagai hambatan.

Micro drama berdurasi sangat pendek, biasanya 1-5 menit per episode, dengan jumlah episode banyak (sering 30 sampai 100 episode).

Konten baru juga harus melalui proses persetujuan sebelum dirilis.

Laporan e-Conomy SEA 2025 yang dirilis oleh Google, Temasek,. Tak hanya itu, Bain & Company menunjukkan lonjakan signifikan pada unduhan aplikasi drama pendek sepanjang paruh pertama 2025 turut berperan penting..

Fenomena dracin pendek ini juga tengah populer di Asia Tenggara seiring bergesernya pola konsumsi konten digital.

Sehingga loyalitas audiens tidak terbentuk..

Dukungan, ditambah lagi dengan a itu memberi waktu lebih panjang bagi Feng untuk mengembangkan game sekaligus meluncurkan kampanye pemasaran empat tahun sebelum rilis..

Awal 2025, “Ne Zha 2”, film produksi studio China, menjadi film animasi dengan pendapatan box office global tertinggi sepanjang masa.

Situasi ini menunjukkan bahwa AI sudah menjadi pengubah struktur industri.

Kunci dari ledakan ini ada pada efisiensi biaya.

Studio-studio di China memproduksi 40.000 judul micro-drama dalam delapan bulan pertama 2025 (satu serial biasanya memiliki 90 episode)..

Kreator populer di Douyin menjual produk lewat siaran langsung.

Namun di balik popularitasnya, muncul tanda-tanda bahwa tren ini mulai menghadapi tantangan serius, baik dari sisi regulasi maupun keberlanjutan bisnis..

Pada periode itu, jumlah mahasiswa juga melonjak, termasuk di bi. Tak hanya itu, g humaniora. turut berperan penting..

Pendapatan industri micro-drama di China diproyeksikan hampir dua kali lipat pada 2025 menjadi 90 miliar yuan (US$12,7 miliar)-melampaui penjualan tiket bioskop.

Pengaruh raksasa teknologi juga terlihat pada model bisnis hiburan China yang berkembang.

Ceritanya dibuat cepat, penuh konflik, cliffhanger, sekaligus twist agar penonton terus menonton episode berikutnya…

Demam micro-drama hanyalah salah satu contoh ledakan kreativitas yang se. Tak hanya itu, g berlangsung di China turut berperan penting..

Meski demikian, raksasa teknologi China terus menggelontorkan. Tak hanya itu, a ke industri hiburan turut berperan penting..

Contohnya, Douyin (versi lokal TikTok). Di samping itu, Bilibili yang mirip YouTube. juga perlu diperhatikan. dapat dilihat pada Lalu ada aplikasi video pendek populer..

Produksi konten kini tidak lagi bergantung pada studio besar atau aktor profesional, melainkan bisa dilakukan dengan teknologi yang jauh lebih murah. Tak hanya itu, cepat. turut berperan penting..

Studio di balik Ne Zha 2 juga didukung bos Meituan, perusahaan teknologi besar lainnya..

Monetisasi konten di China juga banyak bertumpu pada e-commerce, bukan iklan atau langganan, misalnya di Barat..

Banyak di antaranya, termasuk Feng Ji, ditambah lagi dengan Yang Yu (sutradara Ne Zha 2), lahir pada era 1980-an ketika China mulai membuka diri ke dunia..

Sejak 1 April, regulator di China mewajibkan semua serial animasi yang belum mendapat izin untuk ditarik dari platform digital..

Namun demikian, tetap waspada memberi kebebasan terlalu besar kepada kalangan kreatif dari ketatnya sensor pemerintah. tetap menjadi kenyataan meskipun Fenomena ini menghadirkan dilema bagi Partai Komunis China, yang mulai menyadari nilai ekspor budaya China ke luar negeri,..

Jakarta, Equityworld Futures – Industri hiburan China tengah mengalami disrupsi besar-besaran dari kemunculan micro-drama berbasis AI..

Bahkan, produksi live-action yang sebelumnya sudah hemat kini kalah bersaing..

Pada Januari lalu, waktu yang dihabiskan untuk menonton drama panjang turun hingga 15% secara tahunan..

Menanggapi kondisi ini, raksasa teknologi China mulai mencari keseimbangan..

Dengan bantuan teknologi AI, biaya produksi bisa ditekan hingga 90%.

Angka unduh aplikasi short drama tumbuh 120% secara tahun-ke-tahun (year-on-year/YoY).

Bilibili membangun komunitas anggota yang memberi akses eksklusif ke produk sekaligus pertunjukan live..

Mereka tumbuh pada awal 2000-an, saat sensor internet masih minim. Selain itu, akses ke situs asing serta budaya luar jauh lebih bebas dibanding sekarang..

Game juga lebih banyak dimainkan lewat ponsel sekaligus tablet..

Padahal, bayaran para aktor ini sudah rendah dari awal..

Contohnya, game dan video pendek sempat kurang didorong.. dapat dilihat pada Pemerintah China selama ini cenderung memprioritaskan sains. Selain itu, teknologi dibanding hiburan, sehingga berdampak pada investasi di sektor..

Di sisi lain, pasar yang terlalu ramai juga menjadi masalah.

Sementara AliFish, platform milik Alibaba, mempertemukan pemilik konten kreatif dengan perusahaan manufaktur, ditambah lagi dengan penjual merchandise, sekaligus pemasar yang ingin memanfaatkan karakter-karakter populer mereka…

Ini menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai mengawasi ketat pertumbuhan konten berbasis AI..

Sementara “Black Myth: Wukong”, video game buatan China, juga memikat para pemain saat dirilis setahun lalu..

Dari sisi pengguna aktif, aplikasi drama pendek juga menunjukkan peningkatan pesat.

Fenomena micro-drama telah mengubah cara masyarakat China mengonsumsi hiburan.

Menurut laporan tersebut, kontribusi aplikasi drama pendek terhadap total unduhan platform video-on-demand (VOD) naik tajam 56% di 2025, dari 31% pada paruh pertama 2024.

Chen Ou, pendiri Jumei Film Base, salah satu studio micro-drama terbesar di Zhengzhou, mengatakan perusahaannya mulai memonetisasi popularitas para bintang lewat penjualan live-streaming.

Perkembangan terkait Tengah Booming, Dracin Justru Punya Banyak “Musuh” Baru di China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By