Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IMF: China Terlalu Berkuasa ke Mineral Langka, Dunia di Ambang Bahaya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Masalahnya, kemampuan adaptasi, misalnya itu tidak mudah dicapai dalam waktu cepat, terutama untuk industri yang sangat bergantung pada logam tanah jarang tertentu. Selain itu, tidak memiliki pengganti yang setara….
Sebagai contoh, minyak, batu bara, atau nikel sering terjadi ketika Jakarta, Equityworld Futures – Logam tanah jarang atau rare earth mungkin belum sepopuler komoditas lain..
Namun, komoditas ini diam-diam memegang peran yang sangat penting dalam perekonomian global saat ini..
IMF menjelaskan logam tanah jarang digunakan di 34 dari 405 sektor ekonomi di Amerika Serikat..
Setelah itu, pada Oktober 2025, China kembali mengumumkan pengetatan aturan lisensi ekspor logam tanah jarang, sebelum sebagian kebijakan itu kemudian ditangguhkan pada November dalam kesepakatan dengan Amerika Serikat.
Walaupun Ketika satu sektor terganggu, tekanan itu tidak berhenti di situ,, menular ke sektor lain melalui rantai pasok. Selain itu, jaringan produksi.. masih menjadi prioritas..
Namun, IMF juga menegaskan bahwa dampak tersebut bisa jauh lebih kecil jika dalam jangka panjang produsen memiliki waktu untuk beradaptasi, mencari alternatif, atau mengubah desain produksinya..
IMF mencatat ekspor permanent magnet China sempat turun sekitar 70% secara tahunan pada Mei 2025.
IMF mencontohkan, jika permanent magnet menjadi langka, maka produksi kendaraan listrik bisa terganggu.
Kebijakan ini memicu gangguan pasokan serius bagi banyak produsen di berbagai negara..
Masalahnya, dunia memang masih sangat bergantung pada China dalam rantai pasok rare earth..
// .
Dalam simulasi yang dibuat IMF, jika terjadi pemangkasan pasokan rare earth sebesar 80% sekaligus pelaku usaha punya ruang substitusi yang terbatas, maka dampaknya ke ekonomi bisa cukup besar…
// .
Melansir laporan World Economic Outlook edisi April 2026 yang dirilis International Monetary Fund (IMF), pada April 2025, setelah Amerika Serikat mengenakan tarif besar kepada banyak mitra dagangnya, China memperkenalkan persyaratan lisensi ekspor untuk tujuh jenis logam tanah jarang. Tak hanya itu, magnet berbasis logam tanah jarang. turut berperan penting..
Nilai pasar rare earth oxides pada 2024 diperkirakan hanya sekitar US$6 miliar, sementara pasar permanent magnet mencapai sekitar US$25 miliar..
Logam tanah jarang digunakan dalam berbagai industri strategis, mulai dari kendaraan listrik, energi terbarukan, semikonduktor, perangkat elektronik, hingga sistem pertahanan.
Contohnya, Prancis 0,4%, Jerman 2,5%, India 1,3%, Jepang 1,7%, sekaligus Inggris 0,6%.. dapat dilihat pada Paparan serupa juga terlihat di negara lain..
Untuk HREE, dominasi China bahkan mendekati monopoli, mulai dari penambangan, pemisahan, pemurnian, hingga produksi permanent magnet..
Namun, di balik ukuran pasar yang kecil itu, logam tanah jarang menjadi input penting bagi banyak industri bernilai tambah tinggi.
Meski Artinya, logam tanah jarang memang bukan komoditas besar dari sisi nilai pasar,, namun kehadirannya menopang aktivitas di banyak sektor penting. tetap penting..
Secara umum, logam tanah jarang terdiri dari 17 unsur, yakni 15 unsur lantanida serta scandium sekaligus yttrium..
Kekhawatiran dunia terhadap logam tanah jarang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah China mulai memperketat ekspor komoditas tersebut..
// .
Meski digunakan dalam jumlah relatif kecil, unsur-unsur ini memiliki sifat kimia, ditambah lagi dengan fisika yang sangat penting bagi berbagai teknologi masa kini…
Titik paling rawan dalam rantai pasok rare earth ternyata bukan hanya di tambang, melainkan di proses separation. Di samping itu, refining juga perlu diperhatikan..
Salah satu penggunaan terpentingnya adalah pada permanent magnet, yakni komponen penting yang membantu mengubah energi listrik menjadi gerakan, ditambah lagi dengan sebaliknya…
Dari situ, efeknya bisa menyebar lagi ke biaya transportasi, biaya produksi, hingga kegiatan ekonomi sektor lain yang bergantung pa. Di samping itu, ya. juga perlu diperhatikan..
Meski Gangguan pasokan logam tanah jarang tidak hanya berdampak pada satu-dua industri,, namun bisa menjalar ke perekonomian yang lebih luas tetap penting..
Dalam skenario ketika elastisitas substitusi lebih tinggi, rata-rata penurunan PDB menjadi nyaris tak signifikan.
Sektor-sektor tersebut pada 2017 menyumbang nilai tambah sekitar US$233 miliar, setara dengan 0,8% PDB nominal AS.
Produk domestik bruto Amerika Serikat diperkirakan bisa turun 1,5%, sementara Jerman sekitar 1,2%.
Karena itu, gangguan kecil pada pasokannya saja bisa menimbulkan efek berantai yang jauh lebih besar terhadap perekonomian global..
Tahap ini sangat rumit, mahal, memerlukan keahlian khusus,. Tak hanya itu, tidak bisa dibangun dengan cepat. turut berperan penting..
Besarnya dampak ini juga dipengaruhi oleh keterkaitan antarsektor dalam perekonomian..
Ini menandakan terjadinya perlambatan pasokan global yang cukup tajam, meski sifatnya tidak berlangsung lama..
Namun, dominasi China masih sangat besar di tahap pengolahan, yakni sekitar 88% kapasitas pemisahan oksida. Selain itu, 93% pemurnian logam global..
Untuk kategori logam tanah jarang ringan atau light rare earth elements (LREE), pangsa produksi tambang China memang sudah turun dari 97% pada 2010 menjadi 58% pada 2024..
Jika pasokannya terganggu, imbasnya bisa meluas ke industri otomotif, elektronik, energi terbarukan, hingga manufaktur berteknologi tinggi lainnya.
Meski demikian, pasar logam tanah jarang sebenarnya relatif kecil jika dibandingkan dengan komoditas besar lainnya.
Bahkan, pada Januari 2026, China disebut kembali membatasi ekspor logam tanah jarang berat atau heavy rare earth elements (HREE) ke Jepang..
Perkembangan terkait IMF: China Terlalu Berkuasa ke Mineral Langka, Dunia di Ambang Bahaya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Perang Iran Tinggalkan “Cacat Permanen”, Harga Energi Sulit Turun | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Naik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global dan Pelemahan Dolar AS