Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait RI- China Makin Doyan Pakai Yuan, Bye Dolar Amerika yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pada Oktober 2025, penerbitan Dim Sum Bonds menarik minat investor onshore (domestik) Cina dengan total final orderbook mencapai 18 miliar yuan (Rp39,6 triliun)..
David menjelaskan, dominasi dolar memang belum tergeser.
“Bahkan mata uang dunia yang paling likuid itu USD,” ujar David..
Secara global, kata dia, porsi penggunaan dolar dalam transaksi dunia masih berada di kisaran 89%,. Akibatnya, hampir semua mata uang tetap menjadikan dolar sebagai acuan utama…
“Kalau kita lihat, penggunaan USD masih besar.
Jakarta, Equityworld Futures – Dominasi dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi perdagangan sekaligus keuangan global hingga kini masih belum tergantikan..
Dia menuturkan bahwa aktivitas perdagangan Indonesia kini makin terdiversifikasi.
Meski Penyebab utamanya adalah mereka minta dibayar dalam yuan,” ujar David dalam acara Central Bank Forum 2026 di Jakarta, Senin (13/4/2026)., sehingga berdampak pada, namun ada peningkatan permintaan mata uang yuan terjadi. tetap penting…
Untuk impor itu masih 90,7%, bahkan secara global peran dolar juga masih dominan.
Kalau dulu lebih banyak bergantung pada Jepang sekaligus AS, kini porsi perdagangan dengan China dan India semakin besar…
Hal ini disebabkan oleh likuiditasnya yang paling besar. Di samping itu, statusnya sebagai aset aman., akibatnya Di tengah ketidakpastian global yang kembali meningkat, mata uang Negeri Paman Sam itu tetap menjadi pilihan utama pelaku pasar dan dunia usaha, terutama. juga perlu diperhatikan..
Hal ini disampaikan oleh Chief Economist BCA David Sumual yang menilai dominasi dolar dalam transaksi global memang masih sangat besar.
Sebagai contoh, ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi untuk mengurangi ketergantungan yang terlalu besar pada dolar AS dalam transaksi internasional. sering terjadi ketika Menurut dia, langkah..
David menjelaskan, sebagian transaksi dengan China kini memang diminta dibayar dalam yuan.
Meski begitu, David melihat mulai ada perubahan secara perlahan.
“Tiongkok suka dibayar dengan yuan jadi kebutuhan yuan penting di luar negeri.
Sebagai contoh, dimsum bonds. sering terjadi ketika Meski demikian, David juga menyinggung bahwa pemerintah telah menyiapkan beberapa inisiatif untuk menambah likuiditas yuan, termasuk melalui instrumen..
Hal ini juga terlihat dari menguatnya mata uang yuan terhadap rupiah Garuda.
Karena itu, ketika tensi geopolitik meningkat. Selain itu, pelaku pasar menghindari risiko, arus dana global dengan cepat kembali mengarah ke dolar AS…
Tambahan penggunaan yuan mulai terlihat seiring makin besarnya hubungan dagang Indonesia dengan China..
Menurut dia, dalam perdagangan dunia, dolar masih menjadi mata uang paling likuid. Tak hanya itu, masih menjadi acuan utama bagi banyak transaksi internasional. turut berperan penting..
Namun, di saat yang sama, dia melihat mulai ada tambahan penggunaan yuan China dalam aktivitas perdagangan internasional..
Melansir Refinitiv, pergerakan rupiah terhadap yuan China terus mengalami pelemahan.
Namun demikian, David menegaskan bahwa peran dolar sampai saat ini masih belum tergantikan.
Sebagai contoh, sekarang, posisi dolar justru kembali menguat. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah statusnya sebagai aset aman global.. sering terjadi ketika Oleh sebab itu, Di tengah gejolak geopolitik..
Karena itu, permintaan terhadap mata uang China tersebut ikut meningkat..
Artinya, dolar masih menjadi mata uang utama dunia,. Akan tetapi penggunaan yuan mulai perlahan bertambah. tidak boleh diabaikan..
Meski demikian, dolar AS masih tetap mendominasi dengan porsi 89,2% transaksi dunia.
Secara year to date (ytd), rupiah sudah melemah sekitar 4,9% terhadap yuan, dengan kurs per siang ini, Senin (13/4/2026), di level Rp2.505/CNY..
Likuiditas yuan mungkin bisa terpengaruh kalau jangka panjang, misalnya ini terus,” imbuh David.Dia menilai langkah pemerintah menerbitkan dim sum bond menjadi instrumen menarik yang bisa menambah pasokan yuan…
Ekspor Indonesia ke China menurutnya naik sekitar 24%, sementara impor dari China naik 74%..
Artinya, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap yuan sudah jauh lebih dalam dibandingkan terhadap dolar AS sejak awal tahun 2026..
// .
Berdasarkan survei Bank for International Settlements (BIS) menunjukkan pangsa yuan di pasar valas global naik menjadi 8,5% pada 2025 dari 7% pada 2022.
Kondisi itu kemudian mendorong bertambahnya kebutuhan yuan di luar negeri.
Meski Artinya, tambahan penggunaan yuan memang mulai terlihat,, namun arahnya masih lebih sebagai upaya diversifikasi bertahap, bukan pengganti dominasi dolar dalam waktu dekat tetap penting..
Perkembangan terkait RI- China Makin Doyan Pakai Yuan, Bye Dolar Amerika akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Ketegangan Timur Tengah dan Pemilu AS Dorong Permintaan Emas
- Adu Kuat Manufaktur ASEAN: RI Terendah, Disalip Malaysia! | Equityworld Futures