0 0
Read Time:4 Minute, 43 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Review Sepekan: Harga Minyak Dunia dan Batu Bara Kompak Turun! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Harga batubara dunia masih bergerak turun sepanjang sepekan terakhir meski dibanjiri sentimen yang seharusnya menopang pasar.

Batubara Sepekan: Banyak Kabar Positif, Harga Tetap Terseret Turun.

Kebijakan ini dibaca pasar sebagai upaya menambah fleksibilitas suplai global agar lonjakan harga bahan bakar tidak makin menekan konsumen AS.

Meski demikian, reli penurunan harga tidak berlangsung mulus.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$96,57 per barel, terkoreksi 14,09% dari posisi 6 April di US$112,41 per barel.

Awal pekan diwarnai lonjakan harga ketika Brent sempat bertahan di area US9. Tak hanya itu, WTI di atas US2 pada 6-7 April turut berperan penting..

Dalam dua hari, pasar kehilangan sekitar 6,1%.

Kekhawatiran bertambah setelah serangan terhadap fasilitas energi kawasan Teluk memperbesar risiko gangguan distribusi..

Berdasarkan data Refinitiv, kontrak Brent untuk pengiriman terdekat ditutup di US$95,20 per barel pada 10 April 2026, turun 13,28% dibanding penutupan 31 Maret di US$109,77 per barel.

Langkah ini ditempuh terjadi karena mahalnya biaya listrik berbasis gas setelah perang Timur Tengah..

Harga batubara termal di mulut tambang beberapa wilayah naik tipis didorong restocking, ditambah lagi dengan pembelian ulang pengguna akhir..

Pada 7 April harga masih sempat menyentuh US1 per ton, lalu ambruk ke US2,45 pada 8 April. Selain itu, bertahan di US2,4 sehari setelahnya..

Keputusan itu memperlihatkan satu realitas lama, saat krisis energi datang, batubara sering kembali dipanggil ke panggung utama.

Meski sentimen dari AS, Italia,. Tak hanya itu, China cukup ramai, pasar tetap memilih fokus pada perlambatan harga energi global dan pasokan yang masih memadai turut berperan penting..

Dalam hitungan hari, pasar bergerak dari fase panik pasokan menuju fase tunggu arah baru..

Sentimen lain datang dari kabar Washington berpeluang memperpanjang waiver pembelian sebagian minyak Rusia.

Bahkan jika dibanding puncak singkat pada 30 Maret di US$148,6 per ton, koreksinya sudah mendekati 11%..

Berdasarkan data Refinitiv, kontrak Newcastle Futures ditutup di US$132,4 per ton pada perdagangan 9 April 2026, melemah 9,1% dibanding posisi 31 Maret di US$145,6 per ton.

Artinya, batubara se sekaligus g dicari jalur hidup baru di luar pembangkit listrik…

Pada 9-10 April harga kembali menguat ke kisaran US$95-97 setelah investor menilai gencatan senjata masih rapuh.

Contohnya, Jepang dan Korea Selatan yang memiliki fasilitas pembangkit fleksibel.. dapat dilihat pada Gangguan pasokan LNG sekaligus LPG dari kawasan Teluk sempat memicu perpindahan konsumsi bahan bakar dari gas ke batubara, terutama di negara importir utama..

Selama China belum masuk fase permintaan besar. Tak hanya itu, harga gas terus landai, batubara berpotensi bergerak berat di kisaran rendah turut berperan penting..

// .

Saat energi substitusi mulai mendingin, daya tarik pasir hitam ikut berkurang..

// .

Artinya, kertas perdamaian belum otomatis mengembalikan barel ke pasar..

Pada 8 April Brent jatuh ke US,75, ditambah lagi dengan WTI ke US,41..

Oleh sebab itu, urgensi beralih ke batubara ikut menurun turut berperan penting. menjadi konsekuensi dari Koreksi ini terjadi seiring turunnya harga minyak. Tak hanya itu, gas,..

Contohnya, olefin. Tak hanya itu, plastik, memanfaatkan mahalnya bahan baku berbasis minyak turut berperan penting. dapat dilihat pada Selain itu, raksasa tambang China mulai memperbesar investasi batubara ke sektor kimia..

Koreksi tersebut terjadi usai muncul harapan gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat. Tak hanya itu, Iran, yang memicu ekspektasi terbukanya kembali jalur pasokan energi turut berperan penting..

Jika benar diperpanjang, pasokan Rusia berpotensi menjadi bantalan sementara saat distribusi Timur Tengah belum sepenuhnya pulih..

Meski begitu, pasar global menilai dampaknya terhadap permintaan fisik masih terbatas..

Harga minyak dunia menutup pekan dengan volatilitas ekstrem.

Lalu lintas kapal tanker belum pulih normal, premi asuransi pelayaran masih tinggi,. Selain itu, operator kapal menunggu kepastian keamanan sebelum kembali melintas penuh di Hormuz..

Dari Amerika Serikat, pemerintahan Donald Trump mengusulkan pelonggaran besar aturan limbah abu batubara atau coal ash.

Dari Eropa, Italia malah menunda penutupan permanen empat PLTU hingga 2038.

Pada awal April, harga masih bertahan di area US$139 per ton, didukung lonjakan harga energi global akibat konflik Timur Tengah.

Aturan baru ini berpotensi mengecualikan lebih dari 100 lokasi pembuangan dari kewajiban pembersihan EPA serta melonggarkan syarat pemantauan air tanah.

Minyak Sepekan, Lonjakan Panik ke Koreksi Tajam, Pasar Masih Dibayangi Hormuz.

Pasar yang sebelumnya menumpuk premi risiko mendadak melepas sebagian posisi lindung nilai..

Banyak kabar baik datang bertamu,. Akan tetapi belum ada yang cukup kuat mengangkat tuan rumah. tidak boleh diabaikan..

Walaupun Kebijakan tersebut memberi napas lebih longgar bagi utilitas listrik. Di samping itu, industri tambang,, gagal menjadi katalis harga dalam jangka pendek. juga perlu diperhatikan. masih menjadi prioritas..

Kala itu pasar masih menghitung dampak tersendatnya arus kapal di Selat Hormuz, jalur vital yang biasanya mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak. Selain itu, LNG global..

Perkembangan terkait Review Sepekan: Harga Minyak Dunia dan Batu Bara Kompak Turun! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By