Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mari Tepuk Tangan! Libur Usai, Rupiah Langsung Jadi Raja Asia Hari Ini yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Media Israel juga melaporkan Washington tengah mendorong gencatan senjata selama satu bulan untuk membuka ruang pembicaraan..
Di sisi lain, tidak semua mata uang Asia ikut menguat.
Perlu dicatat, hari ini merupakan perdagangan per. Di samping itu, a rupiah setelah libur panjang Lebaran juga perlu diperhatikan..
// .
Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.20 WIB, dari sebelas mata uang Asia, tujuh mata uang mengalami penguatan sekaligus empat mata uang melemah terhadap greenback…
Penguatan juga terlihat pada dong Vietnam yang naik 0,08% ke VND 26.329/US$, ringgit Malaysia yang menguat 0,08% ke MYR 3,95/US$, serta yuan China yang naik 0,07% ke CNY 6,88/US$..
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa arah kebijakan moneter AS tetap akan menjadi faktor penting bagi pergerakan dolar AS sekaligus mata uang global…
Sementara laporan lainnya menyebut AS mengirim proposal berisi sejumlah poin kepada Iran guna menyelesaikan konflik..
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang negara-negara Asia bergerak pada zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (25/3/2026).
Arah pergerakan ini sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang pada waktu yang sama turun 0,18% ke level 99,253..
Presiden AS Donald Trump menyebut Iran telah menawarkan “gesture of goodwill” dalam negosiasi yang berkaitan dengan kelancaran arus energi melalui Selat Hormuz.
Teheran dilaporkan membantah tengah melakukan negosiasi dengan AS, sementara sejumlah negara Teluk memberi sinyal kesiapan untuk bergabung dalam perang melawan Iran.
Turunnya harga energi meredakan kekhawatiran bahwa lonjakan biaya energi akan kembali memicu inflasi global. Selain itu, mendorong kenaikan suku bunga…
Ketidakpastian ini membuat investor tetap menimbang risiko konflik, meski sentimen mereda sementara terjadi karena harapan de-eskalasi…
Dolar AS masih berada di bawah tekanan seiring munculnya laporan bahwa AS tengah mengejar jalur perundingan dengan Iran untuk mengakhiri konflik..
// .
Sebelumnya, pada perdagangan terakhir Selasa (17/3/2026), rupiah ditutup menguat 0,06% di level Rp16.975/US$..
Di sisi lain, pejabat The Fed Michael Barr menegaskan bank sentral AS masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi untuk beberapa waktu demi mengendalikan inflasi.
Selanjutnya, dolar Taiwan menguat 0,15% ke TWD 31,87/US$, disusul rupee India yang naik 0,13% ke INR 93,89/US$ serta won Korea Selatan yang menguat 0,12% ke KRW 1.494,6/US$..
Baht Thailand menjadi yang paling tertekan setelah turun 0,12% ke THB 32,56/US$.
Peso Filipina melemah 0,08% ke PHP 59,92/US$, sementara yen Jepang. Tak hanya itu, dolar Singapura sama-sama turun 0,04%, masing-masing ke JPY 158,73/US$ dan SGD 1,27/US$. turut berperan penting..
Meski demikian, pasar masih bersikap hati-hati.
Seiring dengan melemahnya dolar AS di pasar global..
Penguatan paling besar dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke posisi Rp16.895/US$.
Harga minyak yang ikut melemah akibat perkembangan tersebut memberi sedikit ruang napas bagi pasar.
Perkembangan terkait Mari Tepuk Tangan! Libur Usai, Rupiah Langsung Jadi Raja Asia Hari Ini akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Penumpang KAI Yogyakarta H+1 Lebaran Tembus 61 Ribu | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Pasar Menanti Data ADP, Consumer Confidence & The Fed