Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Anjlok 10%, Investor Mulai Lelah dengan Manuver Trump yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Namun, pihak Teheran membantah bahwa ada negosiasi yang se. Selain itu, g berlangsung, sementara Israel tetap melanjutkan serangannya terhadap Iran…
Pasar minyak saat ini mulai memperhitungkan kemungkinan pembukaan kembali selat tersebut dalam waktu dekat.
Pada akhir pekan lalu, Trump sempat mengancam akan membombardir infrastruktur energi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka sepenuhnya dalam waktu 48 jam.
Harga penutupan kemarin sekaligus mengakhiri level harga minyak brent di US$ 100 yang sudah bertahan tujuh hari perdagangan atau sejak 12 Maret 2026..
Sementara itu, harga minyak WTI pada perdagangan Senin (23/3/2026) ditutup di US$ 88,13 per barel atau jatuh 10,36%.
Harga ini menjadi yang terendah sejak 11Maret 2026..
Saat ini, pasar mulai memperhitungkan kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz, setelah konflik secara efektif menutup jalur vital global tersebut.
Keputusannya untuk menahan serangan dipan. Tak hanya itu, g sebagai upaya mengendalikan harga minyak oleh pihak yang mengetahui jalannya diplomasi, dan Trump pada Senin mengakui kaitan tersebut. turut berperan penting..
Harga minyak ambruk setelah pengumuman Trump.
Pada Selasa (24/3/2026) pukul 07.25 WIB, harga minyak brent melesat 1,02% ke US$ 100,95 per barel sementara harga minyak WTI terbang 2,2% ke US$ 90,07 per barel.
“Kapal, bukan pernyataan, kemungkinan besar akan menjadi penentu utama bagi pasar fisik.” Imbuhnya,.
Keputusan untuk menunda serangan ini dipan sekaligus g sebagai upaya untuk menstabilkan harga minyak..
Tanker raksasa pertama yang mengangkut minyak mentah Irak melalui selat sejak hampir ditutup juga telah terpantau..
Sejumlah kecil kapal telah berhasil keluar dari Teluk Persia dalam beberapa hari terakhir, meskipun sebagian besar lalu lintas di jalur vital tersebut masih praktis terhenti.
Sebagai contoh, batu begitu kesepakatan tercapai. sering terjadi ketika Trump bahkan mengatakan harga minyak akan jatuh..
Sekitar 20% pasokan minyak dunia biasanya melewati jalur ini, sehingga berdampak pada penutupan tersebut memaksa produsen di Timur Tengah memangkas produksi secara signifikan…
“Belum jelas sejauh mana pembicaraan di jalur belakang (back-channel) telah berkembang atau apakah IRGC berada dalam posisi ingin menyelesaikan konflik saat ini, mengingat mereka masih memegang kendali kuat atas Selat Hormuz,” tulis analis RBC Capital Markets LLC, termasuk Helima Croft, merujuk pada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dikutip dari Reuters..
Perubahan pesan yang berulang dari presiden AS telah membuat investor kelelahan, menekan volume perdagangan terjadi karena pelaku pasar harus menyaring arus berita yang hampir terus-menerus. Di samping itu, terkadang saling bertentangan.. juga perlu diperhatikan..
“Hasil negosiasi mungkin menjadi pilihan terbaik dari serangkaian opsi buruk yang dimiliki Presiden Trump,” kata Will Todman, peneliti senior Program Timur Tengah di Center for Strategic and International Studies..
Merujuk Refinitiv, harga minyak brent pada perdagangan Senin (23/3/2026) ditutup di posisi US$ 99,94 per barel atau ambruk 10,92%.
Investor disebut sangat fokus pada potensi dimulainya kembali aktivitas di jalur tersebut..
Namun, Iran akan memasuki pembicaraan ini dengan skeptisisme tinggi, khawatir bahwa Trump hanya mencoba mengulur waktu hingga lebih banyak aset militer tiba di kawasan tersebut..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak mentah dunia mendingin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari sekaligus menyatakan bahwa pembicaraan yang produktif dengan negara tersebut sedang berlangsung…
Iran sendiri masih memegang kendali kuat atas jalur sempit tersebut, dengan hanya sejumlah terbatas kapal yang dapat melintas, tergantung pada aliansi yang ada..
Kendati melemah kemarin, harga emas menguat lagi pada hari ini.Β .
// .
Perkembangan terkait Harga Minyak Anjlok 10%, Investor Mulai Lelah dengan Manuver Trump akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya β Dampak Kebijakan Federal Reserve terhadap Harga Emas dan Inflasi AS
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Akankah Suku Bunga The Fed Turun Di 2024