0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambruk 7 Hari Beruntun: ke Level US$ 4600-Terendah 2 Bulan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pada 17-18 Maret, harga masih bertahan di kisaran US$5.000 per troy ons, sebelum akhirnya jatuh drastis pada 19 Maret ke sekitar US$4.648..

Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 16 Januari 2026 atau dua bulan terakhir..

Emas, yang tidak memberikan imbal hasil bunga, menjadi kurang menarik di tengah lingkungan suku bunga tinggi.

Arah emas akan sangat ditentukan oleh perkembangan konflik geopolitik. Tak hanya itu, respons bank sentral terhadap lonjakan inflasi energi turut berperan penting..

Selama ekspektasi suku bunga tinggi bertahan, ruang pemulihan emas diperkirakan masih terbatas, meski tren jangka panjangnya belum sepenuhnya berubah..

Mengacu dataRefinitiv, harga emas ditutup di levelUS$4.648,23 per troy ons pada Kamis (19/3/2026), harganya ambruk 3,51%..

Kenaikan energi ini meningkatkan risiko inflasi global sekaligus mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga…

// .

Sentimen utama datang dari eskalasi konflik di Timur Tengah yang justru memicu lonjakan harga energi.

Selain faktor suku bunga, tekanan juga datang dari aksi ambil untung.

Harga perak tercatat turun sekitar 5,3% ke kisaran US$71,39 per troy ons.

Koreksi ini menandai fase pelemahan paling panjang sejak 2023, sekaligus menghapus sebagian reli besar yang terjadi sepanjang 2025..

Harga emas nyaris tidak bergerak hari ini.

Pada Jumat (20/3/2026) pukul 08.04 WIB, harga emas menguat 0,001% keUS$ 4648,39 per troy ons..

Dalam kondisi tersebut, bank sentral utama dunia cenderung menahan suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Llonjakan harga minyak, ditambah lagi dengan gas akibat perang Iran telah mengurangi peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat…

Bahkan dalam intraday, logam ini sempat merosot lebih dalam sebelum memangkas kerugian, mencerminkan.

Sementara itu, perak ikut terseret dalam tren pelemahan, meski tidak menjadi sorotan utama.

Jika ditarik ke belakang, tekanan pada emas terlihat konsisten..

Jakarta, CNBCΒ Indonesia- Harga emas dunia kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan terbaru..

Melansir Reuters, harga emas sempat anjlok lebih dari 4% dalam sehari seiring melonjaknya harga minyak di atas US$110 per barel.

Kondisi ini menjadi kombinasi negatif bagi emas inflasi naik,. Akan tetapi suku bunga tetap tinggi, menciptakan tekanan ganda. tidak boleh diabaikan..

Pelemahan tersebut juga memperburuk catatan emas yang ambruk tujuh hari beruntun dengan melemah 10,5%.

Menurut analis TD Securities. Selain itu, iel Ghali, posisi emas yang sebelumnya kuat kini mulai kehilangan fondasi, dengan risiko penurunan masih terbuka dalam jangka pendek…

Setelah reli panjang sepanjang 2025, pelaku pasar mulai merealisasikan keuntungan. Di samping itu, mengalihkan dana ke aset lain, terutama sektor energi yang kembali menarik di tengah lonjakan volatilitas global. juga perlu diperhatikan..

Perkembangan terkait Harga Emas Ambruk 7 Hari Beruntun: ke Level US$ 4600-Terendah 2 Bulan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By