0 0
Read Time:4 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Ambruk Lagi, Gara-Gara China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Dengan harga LNG yang melonjak menjelang musim permintaan listrik musim panas, impor batu bara diperkirakan meningkat untuk menutup kekurangan gas sekaligus memenuhi kebutuhan listrik yang terus bertambah…

Oleh sebab itu, negara tersebut membutuhkan lebih banyak batu bara untuk proses metalurgi sekaligus pembangkit listrik. menjadi konsekuensi dari India diperkirakan akan meningkatkan produksi baja mentah sekitar 9% pada 2026,..

Di Eropa, permintaan batu bara masih terbatas secara struktural, meskipun kenaikan sementara tidak dapat dikesampingkan jika harga gas tetap tinggi..

Data analis komoditas menunjukkan bahwa perdagangan batu bara lewat laut di Asia memang mulai melambat, meskipun konsumsi batu bara secara keseluruhan masih tinggi.

Penurunan ini turut mendorong arus perdagangan batu bara laut global turun sekitar 1%..

Dengan permintaan listrik yang diperkirakan lebih tinggi tahun ini, impor batu bara pun ikut meningkat,. Tak hanya itu, impor pada Maret serta April diperkirakan akan mengikuti tren tersebut. turut berperan penting..

China, sebagai importir batu bara terbesar dunia, dalam beberapa tahun terakhir mencatat produksi domestik pada level rekor, sehingga berdampak pada pembangkit listrik lebih memilih pasokan lokal dibanding batu bara impor…

Prospek perdagangan batu bara laut (seaborne coal) pada 2026 awalnya dipan. Di samping itu, g negatif juga perlu diperhatikan..

Kabar buruk dari Asia lebih berdampak terhadap pergerakan batu bara..

Penurunan impor China terutama dipicu oleh meningkatnya produksi batu bara domestik di kedua negara, yang mengurangi kebutuhan impor.

Sebagai contoh, China sering terjadi ketika Impor turun ke level terendah dalam empat tahun, seiring melemahnya permintaan dari negara pembeli utama..

Oleh sebab itu, impor batu bara cenderung meningkat pada tiga hingga empat bulan pertama setiap tahun. menjadi konsekuensi dari India biasanya mengalami puncak permintaan listrik pada musim panas antara April hingga Juni,..

Pada 2025, misalnya, impor batu bara laut Asia turun sekitar 4,4% menjadi 1,09 miliar ton, sementara impor batu bara termal turun sekitar 4,6% menjadi 860,5 juta ton…

Peningkatan arus batu bara ke India didorong oleh permintaan industri yang lebih kuat, terutama dari sektor baja.

Menurut Signal Ocean, China mengimpor 25 juta ton (mt) batu bara melalui jalur laut pada Februari 2026, turun 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski Tren ini menandakan a, ditambah lagi dengan ya pergeseran struktur pasar batu bara, di mana konsumsi tetap besar, namun semakin dipenuhi oleh produksi domestik, terutama di China.. tetap penting..

Selain itu, pertumbuhan energi terbarukan. Selain itu, pembangkit listrik tenaga air di beberapa negara Asia juga ikut menekan konsumsi batu bara untuk pembangkit listrik..

// .

Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di US$ 134,75 per ton atau melemah 0,19% pada perdagangan Rabu (17/3/2026).

Namun, perang di Teluk Arab berpotensi mengubah arah tersebut.

Walaupun begitu,, kabar baik datang dari India. masih terjadi meski Hal ini disebabkan oleh permintaan masih tinggi, akibatnya..

LNG biasanya menyumbang sekitar 6-10% pembangkit listrik di India, dengan puncak penggunaan terjadi antara April hingga Juni.

Gangguan di Selat Hormuz telah memperketat pasar LNG. Tak hanya itu, minyak global. Akibatnya, mendorong kenaikan biaya bahan bakar turut berperan penting…

Di Asia, negara-negara yang sensitif terhadap harga kemungkinan akan meningkatkan konsumsi batu bara sebagai respons..

Harga batu bara tetap melemah meskipun harga minyak melonjak 2% pada perdagangan Rabu kemarin.

Sebagai contoh, Indonesia. Selain itu, Australia, pelemahan impor Asia ini berpotensi menekan harga batu bara dan volume ekspor, terutama jika produksi domestik negara pembeli tetap tinggi.. sering terjadi ketika Bagi eksportir utama..

Meskipun Secara keseluruhan, gangguan geopolitik di Teluk Arab berpotensi mengubah arus perdagangan batu bara laut global pada 2026, dengan meningkatkan impor ke Asia, sementara Eropa relatif tidak terlalu terdampak, tetap saja tetap memiliki potensi kenaikan permintaan…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara ambruk, ditambah lagi dengan gagal memanfaatkan momentum kenaikan harga minyak mentah dunia..

Harga batu bara melemah di tengah laporan melemahnya impor batu bara termal laut (seaborne) Asia pada Februari 2026.

Kondisi ini membuat permintaan batu bara impor melemah di tengah stok domestik yang relatif tinggi..

Pelemahan ini memperpanjang derita batu bara yang melemah 2,9% dalam tiga hari beruntun..

Oleh sebab itu, China, yang menyumbang hampir 30% dari volume perdagangan batu bara laut global, diperkirakan akan terus mengurangi impor terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah energi terbarukan semakin besar porsinya dalam pembangkit listrik domestik.,..

India meningkatkan impor batu bara laut hampir 9% menjadi 19 juta ton pada Februari 2026..

Hal ini berbanding terbalik dengan historisnya di mana harga batu bara biasanya ikut naik jika harga minyak menguat mengingat keduanya adalah sumber energi substitusi..

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Ambruk Lagi, Gara-Gara China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By