Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perang Iran, Ini 4 Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang RI dan Dunia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Risiko gangguan pasokan menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan harga komoditas energi tersebut..
// .
Selat Hormuz memiliki peran yang sangat besar dalam perdagangan energi global.
Dampaknya juga akan terlihat pada suku bunga global.
Kenaikan harga minyak berpotensi langsung dalam mendorong terjadinya inflasi yang makin tinggi..
Ketika inflasi tinggi, bank sentral cenderung menahan suku bunga tetap tinggi atau bahkan kembali menaikkannya.
Pada perdagangan pagi ini, DXY terpantau menguat 0,20% ke level 97,800.
Pada akhirnya, kondisi ini dapat menekan aktivitas ekonomi. Selain itu, memperlambat pertumbuhan ekonomo global…
Posisi ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan penutupan Jumat (27/2/2026) ketika Brent masih berada di US,48 per barel sekaligus WTI di US,02 per barel…
Apabila konflik terus membesar. Tak hanya itu, berlangsung berkepanjangan, dunia bisa menghadapi sederet dampak buruk yang tidak kecil. turut berperan penting..
Akibatnya, bursa saham di berbagai kawasan bergerak di zona merah..
Lonjakan harga ini juga dipicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terganggunya jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz.
Rupiah melemah 0,42% ke level Rp16.830/US$ pada pagi ini, Senin (2/3/2026), setelah pada perdagangan sebelumnya melemah 0,06% di level Rp16.760/US$.
// .
Dengan kata lain, jika tensi geopolitik terus meningkat, penguatan dolar AS berpotensi berlanjut.
Ketika tensi militer meningkat, pasar cenderung bereaksi akan kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan,. Akibatnya, harga minyak terdorong naik…
Semakin lama ketegangan berlangsung. Di samping itu, semakin besar risiko gangguan distribusi energi, maka semakin besar pula peluang harga minyak bertahan tinggi atau bahkan kembali melanjutkan kenaikan. juga perlu diperhatikan..
Saat ketidakpastian global meningkat, pelaku pasar cenderung mengalihkan. Di samping itu, a ke instrumen yang dianggap lebih aman, dan dolar AS menjadi salah satu tujuan utama. juga perlu diperhatikan..
Salah satu dampak paling nyata dari memanasnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah adalah kenaikan harga minyak dunia.
Eskalasi ini membuka risiko yang lebih besar, mulai dari gejolak harga minyak, tekanan inflasi global, hingga meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan. Tak hanya itu, politik dunia. turut berperan penting..
Menguatnya DXY menandakan aset berdenominasi dolar kembali diburu investor.
Pasar saham Asia pada Senin (2/3/2026) menjadi lautan merah.
Dampaknya bukan hanya pada nilai tukar,. Akan tetapi juga dapat menambah tekanan di pasar keuangan negara berkembang yang sensitif terhadap arus modal sekaligus perubahan selera risiko investor.. tidak boleh diabaikan..
Dolar juga diuntungkan oleh statusnya sebagai aset aman ketika sentimen risiko pasar memburuk..
Saat harga minyak naik, ongkos angkut, ditambah lagi dengan biaya produksi ikut meningkat..
Tekanan juga terjadi di bursa Asia lainnya.
Artinya, ketika muncul kekhawatiran bahwa selat ini berpotensi ditutup atau terjadi ancaman terhadap kapal-kapal yang melintas, pasar langsung merespons dengan kenaikan harga minyak.
Kenaikan harga komoditas itu kemudian ikut memperparah tekanan inflasi global..
Bukan hanya minyak, sekitar 20% perdagangan gas alam cair LNG dunia juga melewati Selat Hormuz pada 2022..
Pelemahan juga terjadi pada mata uang Asia lainnya, mulai dari ringgit Malaysia hingga won Korea Selatan yang terpantau ikut melemah..
Sebagai contoh, saham. Selain itu, beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman. sering terjadi ketika Ketika ketidakpastian meningkat, investor biasanya cenderung melepas aset berisiko..
// .
IMF pernah mencatat bahwa kenaikan 10% harga minyak global rata rata dapat mendorong inflasi domestik sekitar 0,4 poin persentase pada awal dampaknya..
Harga minyak Brent tercatat US,43 per barel, se sekaligus gkan WTI berada di level US,05 per barel..
Oleh sebab itu, Lonjakan harga minyak menjadi ancaman serius bagi inflasi. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah energi adalah komponen dasar bagi hampir seluruh kegiatan ekonomi…
Eskalasi konflik geopolitik juga memicu volatilitas di pasar saham global.
Sebagai contoh,, terpantau turun 1,34% ke level 58.059,16 pada pukul 11.10 WIB. sering terjadi ketika Indeks Nikkei 225 Jepang..
Jika konflik terus berlanjut, ditambah lagi dengan harga komoditas terutama minyak semakin melonjak, volatilitas di bursa dunia berpotensi bertahan lebih lama..
Investor pun akan terus mencermati arah konflik, dampaknya terhadap inflasi, serta kemungkinan respons bank sentral ke depan..
Sekitar 22% pasokan minyak dunia, atau hampir seperempat total pasokan global, melintasi jalur ini.
Pada akhirnya, kenaikan biaya ini biasanya diteruskan ke harga jual barang sekaligus jasa,. Akibatnya, harga harga di masyarakat ikut naik….
Situasi makin panas setelah muncul laporan resmi yang awalnya diumumkan oleh Presiden AS Trump. Selain itu, kemudian dikonfirmasi oleh media Iran bahwa pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi yang disebut Trump sebagai “Operation Epic Fury”…
Hal ini tercermin dari pergerakan indeks dolar AS atau DXY, yakni indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia.
Jalur ini merupakan penghubung vital antara negara-negara produsen minyak di kawasan Teluk Persia dengan pasar internasional,. Akibatnya, menjadi salah satu rute perdagangan energi paling strategis di dunia…
Contoh nyatanya terlihat saat perang Rusia sekaligus Ukraina pecah pada 2022..
Dampak lain yang juga terasa adalah penguatan dolar AS di pasar global..
Amerika Serikat, ditambah lagi dengan Israel meluncurkan serangan militer skala besar ke Iran pada Sabtu, (28/2/2026), termasuk ke ibu kota Teheran, yang kemudian memicu lonjakan kekhawatiran pasar global…
Melansir data Refinitiv, pada Senin (2/3/2026) per pukul 10.00 WIB harga minyak global mengalami kenaikan tajam sebagai respon tersebut..
Meski demikian, arah pergerakan harga minyak ke depan masih sangat bergantung pada perkembangan konflik..
Perang tersebut memicu guncangan besar di pasar komoditas global, ditambah lagi dengan mendorong kenaikan harga energi paling tajam sejak krisis minyak 1973..
Sementara itu, NZX 50 Selandia Baru, Shanghai Composite China, FTSE Bursa Malaysia KLCI,. Tak hanya itu, Taiwan Weighted Index juga tercatat melemah di kisaran 0,4% hingga 1,5%. turut berperan penting..
Jakarta, Equityworld Futures – Geopolitik di Timur Tengah kembali memanas sekaligus kini memasuki tahap yang jauh lebih berbahaya…
Koreksi di pasar saham ini menunjukkan bahwa sentimen risk off kembali mendominasi pasar global..
Artinya, jika konflik geopolitik kembali memicu lonjakan harga minyak, ancamannya bukan hanya pada pasar energi,. Akan tetapi juga pada harga barang secara umum tidak boleh diabaikan..
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah sekitar 1,85% di level 8.088..
Hang Seng Hong Kong. Selain itu, Straits Times Singapura masing masing turun 2,6% dan 2,1%..
Hal ini wajar mengingat kawasan Timur Tengah merupakan salah satu pusat produksi. Tak hanya itu, jalur distribusi energi terpenting di dunia. turut berperan penting..
Kondisi ini kemudian menekan mata uang negara lain, termasuk rupiah..
Jika kondisi ini berlangsung lama, daya beli masyarakat bisa tergerus. Di samping itu, tekanan inflasi akan semakin sulit dikendalikan. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Perang Iran, Ini 4 Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang RI dan Dunia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Harga emas berpotensi stabil di perdagangan Asia
- Sampoerna Sukses Ciptakan Peluang Bagi 600 Pengusaha Lokal