0 0
Read Time:7 Minute, 24 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Ambruk Berbulan-bulan, Kapan Kayanya? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Mengingat selat ini merupakan jalur arteri bagi sekitar 20% pasokan minyak mentah dunia, penutupannya langsung menciptakan guncangan pasokan (supply shock)..

Ketidakpastian operasional ini membuat investor menahan eksposur pada emiten berorientasi ekspor.

Mencermati kerentanan fiskal. Tak hanya itu, tata kelola kebijakan ekonomi, dua lembaga pemeringkat kredit utama, Fitch Ratings (4 Maret) dan Moody’s Ratings (5 Februari), secara berurutan merevisi outlook utang Indonesia menjadi Negatif, meski tetap mempertahankan peringkat di level Investment Grade (BBB/Baa2). turut berperan penting..

Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang ditetapkan pada administrasi sebelumnya menciptakan perombakan pada rantai pasok global..

Tepat sehari sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan tanda tangan kontrak counter tarif resiprokal menjadi 19% pada barang-barang Indonesia serta pemberian data konsumsi Indonesia ke AS..

Sejak guncangan terjadi di akhir Januari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum juga membaik hingga pertengahan Maret..

Penurunan nilai kapitalisasi pasar yang masif dalam jangka waktu singkat ini merupakan akumulasi dari rentetan sentimen negatif yang saling berkaitan, baik dari sisi struktural domestik maupun eskalasi geopolitik global..

Hingga hari ini Senin (16/3/2026), harga Brent. Selain itu, WTI tengah bertengger di level yang cukup tinggi berada di kisaran U untuk WTI dan US3 untuk Brent..

Untuk meredam laju inflasi agar tidak semakin liar, pemerintah harus menahan harga energi domestik dengan konsekuensi membengkaknya alokasi subsidi kompensasi energi (BBM, ditambah lagi dengan listrik)…

Hal ini mengkonfirmasi bahwa investor institusi global secara konsisten melakukan pengurangan porsi kepemilikan atau underweight pada aset berisiko di Indonesia selama periode krisis hingga saat ini..

Risiko ini diperparah oleh rasio penerimaan negara yang diprediksi hanya mencapai 13,3% dari PDB, jauh di bawah median negara berperingkat setara (25,5%)..

Selain itu, munculnya lembaga sovereign wealth fund baru,. Selain itu, antara, memicu kekhawatiran terkait potensi beban kuasi-fiskal yang kurang transparan…

Kombinasi antara lemahnya koordinasi antarkebijakan, sempitnya ruang fiskal, serta indikator tata kelola institusional yang tertinggal, memicu kekhawatiran global terhadap keberlanjutan stabilitas makroekonomi, yang berpotensi meningkatkan biaya pinjaman (cost of fund) negara secara signifikan..

Meskipun dalam jangka panjang dapat menormalkan perdagangan, transisi mendadak ini memaksa perusahaan multinasional, ditambah lagi dengan eksportir negara berkembang-termasuk Indonesia-untuk kembali menyesuaikan strategi harga dan rute distribusi…

Penyebab utamanya adalah a, ditambah lagi dengan ya kekhawatiran dari investor institusi global mengenai transparansi kepemilikan saham riil di pasar domestik.,. Akibatnya, Keputusan ini diambil terjadi….

Tren ini memburuk ketika DXY menguat, puncaknya pada Senin (16/3/2026), DXY menyentuh 100,33, ditambah lagi dengan Rupiah terperosok ke Rp16.985/USD..

Sebagai konsekuensi logis dari konflik bersenjata di Timur Tengah, Selat Hormuz terpaksa ditutup.

Pembatalan Tarif Era Trump oleh Mahkamah Agung AS (20 Februari 2026).

Faktor kedua, lonjakan harga minyak di tengah perang diperkirakan akan melambungkan inflasi AS.

// .

Analis makroekonomi memproyeksikan beban subsidi ini akan mendorong defisit Anggaran Pendapatan. Selain itu, Belanja Negara (APBN) menembus batas disiplin fiskal 3% terhadap PDB..

Indeks dolar melejit kembali seiring memanasnya perang.

Di tengah tingginya tekanan jual, ditambah lagi dengan tuntutan reformasi transparansi bursa, pasar dihadapkan pada ketidakpastian institusional..

Oleh sebab itu, IHSG mendapatkan sentimen buruk tambahan yang menekan kinerja. menjadi konsekuensi dari Revisi rekomendasi serentak ini memicu pelepasan aset oleh manajer investasi asing yang menggunakan acuan riset tersebut..

Dalam kurun waktu hampiri dua bulan, IHSG telah terdepresiasi sebesar 24,6% atau kehilangan 2.257,15 poin.

Eskalasi Konflik AS-Iran Pasca Insiden Khamenei (Februari – Maret 2026).

Hal ini menimbulkan kekhawatiran atas kesinambungan fiskal jangka menengah, ditambah lagi dengan rencana penerbitan utang baru…

Faktor pertama, dolar AS adalah aset aman di tengah ketidakpastian politik.

Saat DXY turun pada 29 Januari (96,28), Rupiah justru melemah ke Rp16.745/USD..

Pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama sejumlah Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menciptakan kekosongan kepemimpinan sementara..

Dengan hal ini Presiden Prabowo sudah menjelaskan bahwa pemerintah hanya akan melampaui pada defisit lebih APBN 3% dari PDB apabila terjadi krisis besar terutama akibat kenaikan harga minyak dunia yang se. Selain itu, g terjadi saat ini akan berkepanjangan…

Kondisi ini diperkirakan akan membuat bank sentra AS The Federal Reserve (The Fed) akan menahan pemangkasan suku bunga..

Hal ini disebabkan oleh dua faktor., akibatnya Investor ramai memburu dolar..

Dinamika geopolitik. Tak hanya itu, ketidakpastian struktural di dalam negeri berdampak langsung pada pergerakan arus modal asing turut berperan penting..

Lembaga pemeringkat indeks global, MSCI, menetapkan pembekuan sementara (interim freeze) terhadap penyesuaian konstituen indeks saham Indonesia.

Tekanan jual paling masif terjadi tepat setelah pengumuman pembekuan evaluasi MSCI.

Sejak akhir Januari, terlihat tekanan depresiasi yang persisten pada nilai tukar Rupiah, terlepas dari pergerakan Indeks Dolar AS (DXY).

Sebagai contoh, pada 25 Februari (Rp2,74 triliun). Tak hanya itu, 3 Maret (Rp3,44 triliun), walaupun akumulasi keseluruhan tetap didominasi oleh tekanan jual. turut berperan penting. sering terjadi ketika Meskipun sempat terjadi inflow yang cukup signifikan,..

Penyebab utamanya adalah investor mengantisipasi pelepasan saham besar-besaran oleh pemegang saham pengendali emiten big caps untuk memenuhi kuota tersebut, yang otomatis menekan harga saham di pasar sekunder.,. Akibatnya, Wacana ini menciptakan supply overhang di pasar, terjadi…

Di mana sebelum eskalasi perang Iran-AS ini terjadi, harga WTI masih di US, ditambah lagi dengan Brent di US..

Revisi Rekomendasi Institusi Keuangan Asing (29 Januari – 1 Februari 2026).

Berikut adalah penjabaran 10 faktor utama yang menjadi katalis tekanan pasar sejak akhir Januari 2026:.

Jakarta, Equityworld Futures – Pasar modal Indonesia tengah berada dalam fase penyesuaian yang sangat tajam.

Sebagai respons, otoritas bursa memproses wacana kenaikan batas minimal saham publik (free float) dari 7,5% menjadi 15%..

IHSG yang sempat bertengger di rekor tertingginya pada level 9.174,47 di Selasa (20/1/2026), kini jatuh signifikan ke level 7.000 pada hair ini, Selasa (17/3/2026)..

Oleh sebab itu, memicu aksi sell-off di pasar, ditambah lagi dengan memicu kepanikan pasar untuk melikuidasi asetnya.. menjadi konsekuensi dari Transisi mendadak ini memicu keraguan terhadap arah kebijakan jangka pendek,..

Goldman Sachs menjadi yang pertama dengan memangkas rekomendasi portofolio ekuitas Indonesia menjadi Underweight pada 29 Januari.

// .

Pembengkakan Proyeksi Defisit APBN di Atas 3% (Maret 2026).

Berdasarkan data perdagangan sejak 28 Januari hingga 13 Maret 2026, pasar saham Indonesia mencatatkan net foreign sell dengan total mencapai Rp11,32 triliun hingga Jumat (13/3/2026)..

Pembekuan Evaluasi MSCI. Tak hanya itu, Ketidakpastian Aturan Free Float (28 Januari 2026) turut berperan penting..

Harga patokan minyak mentah global melonjak tajam, memberikan beban ganda bagi negara net importer minyak, misalnya Indonesia, baik dari sisi neraca perdagangan maupun stabilitas fiskal…

Geopolitik global memanas drastis menyusul insiden yang berujung pada tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Khamenei.

Contohnya, obligasi pemerintah AS (US Treasury), ditambah lagi dengan Bitcoin yang pada beberapa hari sejak eskalasi geopolitik tersebut terjadi mengalami kenaikan cukup signifikan.. dapat dilihat pada Terjadi fenomena flight to safety berskala besar, di mana modal asing ditarik keluar dari aset berisiko di negara berkembang menuju instrumen aman..

Keputusan ini didorong oleh persepsi meningkatnya ketidakpastian kebijakan makroekonomi, ditambah lagi dengan pelemahan kredibilitas kerangka fiskal di tengah kecenderungan sentralisasi pengambilan keputusan…

Merespons wacana perubahan free float, ditambah lagi dengan potensi terhentinya arus dana pasif (passive fund flow) dari indeks MSCI, sejumlah bank investasi Tier-1 global mengambil langkah mitigasi…

7.  Penurunan Outlook oleh Fitch, ditambah lagi dengan Moody’s (Februari – Maret 2026)..

Pada 28 Januari, DXY berada di 96,44 dengan Rupiah Rp16.700/USD.

Arus Keluar sekaligus a Asing (Capital Outflow) Sebesar Rp11,32 Triliun (28 Januari – 13 Maret 2026)..

// // -.

Pada periode 28-30 Januari 2026, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp12,33 triliun hanya dalam tiga hari perdagangan yaitu dari Rp6,17 triliun, Rp4,63 triliun,. Di samping itu, Rp1,53 triliun pada 28-30 Januari 2026 secara berurutan. juga perlu diperhatikan..

Kedua lembaga menyoroti risiko pelebaran defisit APBN yang diproyeksikan mencapai 2,9% terhadap PDB pada 2026 akibat ambisi pemerintah mengejar pertumbuhan 8% sekaligus membiayai program sosial ekspansif, misalnya MBG…

Langkah ini diikuti oleh UBS. Tak hanya itu, Nomura yang menurunkan pandangan mereka menjadi posisi Netral. turut berperan penting..

Pecahnya konflik militer terbuka antara AS. Selain itu, Iran menghapus selera risiko (risk appetite) di pasar finansial…

Perkembangan terkait IHSG Ambruk Berbulan-bulan, Kapan Kayanya? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By