Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bikin Takjub! Iran Punya “Kulkas” 2.400 Tahun Lalu, Simpan Es di Gurun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Seluruh proses memanfaatkan sifat alam: radiasi panas, konveksi udara,. Di samping itu, suhu tanah. juga perlu diperhatikan..
Dalam konteks krisis energi, ditambah lagi dengan peningkatan kebutuhan pendinginan global, teknologi gurun Persia ini menjadi referensi penting..
Yakhchāl menunjukkan bahwa solusi pendinginan telah ditemukan manusia ribuan tahun lalu melalui pengamatan alam sekaligus eksperimen arsitektur yang panjang…
Struktur ini disebut yakhchāl, sistem penyimpanan es yang dikembangkan para insinyur Persia sekitar abad ke-4 sebelum masehi..
Beberapa yakhchāl juga menjadi titik aktivitas sosial.
Sistem ini bekerja tanpa listrik, tanpa mesin,. Di samping itu, tanpa bahan bakar. juga perlu diperhatikan..
Mekanisme ini mampu menjaga suhu interior sekitar 15-20°C lebih rendah dibandingkan suhu lingkungan..
Banyak yakhchāl dibangun dekat qanat, jaringan kanal bawah tanah Persia yang mengalirkan air tanah dari pegunungan menuju kota gurun.
Pada malam hari, air mendingin. Di samping itu, membeku secara bertahap juga perlu diperhatikan..
Toko buah, pedagang minuman,. Selain itu, rumah tangga menggunakan es tersebut untuk mendinginkan air dan makanan selama musim panas…
Beberapa struktur juga dilengkapi menara angin atau badgir, yang menangkap angin gurun. Selain itu, mengalirkannya ke dalam bangunan untuk mempercepat pendinginan…
Sirkulasi udara di dalam yakhchāl bekerja melalui prinsip konveksi alami.
Karena berada di bawah tanah, ruang ini memanfaatkan suhu tanah yang lebih stabil. Selain itu, lebih dingin dibandingkan udara gurun…
Hal ini disebabkan oleh menjadi cikal bakal dari kulkas., akibatnya bangunan tersebut sangat istimewa..
Campuran ini sangat tahan terhadap perpindahan panas. Di samping itu, air. Akibatnya, berfungsi sebagai isolasi alami. juga perlu diperhatikan…
Air dari qanat digunakan untuk mengisi kolam pembekuan.
Proses pendinginan terjadi melalui kombinasi pelepasan panas radiasi ke langit malam, penguapan, serta konveksi udara.
Lapisan ini menjaga es tetap padat hingga musim panas..
Melansir dari Iransafar, balok tersebut ditumpuk di dalam tangki es. Selain itu, dipisahkan dengan jerami atau gandum kering untuk memperlambat perpindahan panas..
Struktur ini menjadi bagian penting dari kehidupan kota gurun Persia.
Air dialirkan ke kolam setebal sekitar 30-50 cm..
Balok es kemudian dipindahkan menggunakan tali, ditambah lagi dengan rantai menuju ruang penyimpanan..
Struktur yakhchāl terdiri dari tiga komponen utama: kolam pembekuan, dinding bayangan,. Tak hanya itu, tangki penyimpanan es turut berperan penting..
Melansir dari Misfits Architecture, sistem penyimpanan es ini juga memiliki hubungan dengan konsep penyimpanan energi termal modern.
Simulasi komputer yang dilakukan oleh firma teknik Inggris Max Fordham LLP pada 2017 menunjukkan bahwa prinsip pendinginan pasif yakhchāl memang mampu menjaga es tetap beku sepanjang tahun dalam kondisi iklim yang tepat..
Misfits Architecture menyampaikan, produksi es dimulai pada musim dingin melalui kolam. Selain itu, gkal yang dibangun di dekat dinding bayangan raksasa…
Sebagai contoh, Isfahan sering terjadi ketika Pada abad ke-19 es bahkan dijual secara luas di kota..
Temuan ini menarik perhatian para peneliti arsitektur berkelanjutan.
Beberapa di antaranya telah didaftarkan sebagai warisan nasional Iran sejak 1999.
Jakarta, CNBC Indonesia- Di banyak kota gurun Iran, terdapat bangunan berbentuk kubah raksasa dari tanah liat yang sekilas tampak, misalnya sarang lebah..
Struktur Abarkuh memiliki tinggi sekitar 22 meter dengan keliling mencapai 64 meter. Di samping itu, dinding setebal sekitar tiga meter juga perlu diperhatikan..
Air dibekukan pada malam musim dingin, kemudian disimpan di ruang bawah tanah berinsulasi tebal.
Melansir dari Iransafar, tangki penyimpanan biasanya berada di bawah kubah besar berbentuk kerucut..
Penyebab utamanya adalah bayangan kubahnya memberikan perlindungan dari panas gurun., sehingga berdampak pada Melansir dari Iransafar, struktur Mo’ayedi di Kerman setinggi sekitar 20 meter berfungsi sebagai tempat berkumpul warga saat musim panas terjadi…
Contohnya, faloodeh, mi tipis dalam sirup mawar yang disajikan dingin. dapat dilihat pada Melansir dari Atlantic International University, es digunakan untuk membuat minuman sharbat serta makanan penutup tradisional..
Melansir dari Atlantic International University, teknologi ini memungkinkan masyarakat gurun menyimpan es sepanjang musim panas, bahkan ketika suhu siang hari melampaui 40°C..
Oleh sebab itu, es berfungsi sebagai medium penyimpan pendinginan alami. menjadi konsekuensi dari Satu meter kubik es mampu menyimpan sekitar 334 juta joule energi panas,..
Sejumlah yakhchāl masih berdiri hingga sekarang di wilayah Yazd, Kerman,. Di samping itu, Abarkuh juga perlu diperhatikan..
Balok es diangkut dengan keledai menuju pasar.
Kubah tersebut memiliki tinggi antara 10 hingga 18 meter.
Setelah lapisan es mencapai ketebalan sekitar 50 cm, pekerja memecahnya menjadi balok-balok besar..
Dinding ini bisa mencapai panjang sekitar 50 meter sekaligus tinggi hingga 10 meter, berfungsi menutup kolam dari sinar matahari..
Sistem tersebut menggunakan kombinasi radiasi malam, ventilasi alami, serta isolasi termal tebal.
Menurut Iransafar, banyak bangunan ini berasal dari periode Safavid hingga Qajar..
Meski tidak lagi digunakan untuk menyimpan es, bangunan tersebut menjadi bukti bagaimana masyarakat gurun mengembangkan teknologi arsitektur untuk mengatasi kondisi ekstrem..
Bagian bawahnya memiliki dinding setebal sekitar dua meter yang terbuat dari bata lumpur.
Di bawah kubah terdapat ruang penyimpanan besar yang dapat mencapai volume sekitar 5.000 meter kubik.
Semua mekanisme itu bekerja tanpa konsumsi energi modern..
Permukaan luar dilapisi bahan khusus bernama sarooj, campuran pasir, tanah liat, kapur, abu, rambut kambing,, ditambah lagi dengan putih telur..
Udara panas bergerak naik menuju puncak kubah. Tak hanya itu, keluar melalui ventilasi, sementara udara lebih dingin bertahan di bagian bawah ruang penyimpanan. turut berperan penting..
Perkembangan terkait Bikin Takjub! Iran Punya “Kulkas” 2.400 Tahun Lalu, Simpan Es di Gurun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Lion Parcel Bangun Hub Baru di Kualanamu | Equityworld Futures
- Fitch Ratings Pangkas Outlook Utang Indonesia Jadi Negatif | Equityworld Futures