0 0
Read Time:4 Minute, 2 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Rontok Dihantam Panic Selling, Badai “Flush” Kini Mengancam yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pergerakan ini sejalan dengan pan. Selain itu, gan umum bahwa gejolak geopolitik biasanya mendorong investor beralih ke aset safe haven tradisional…

Pada Jumat (13/3/2026) pukul 06.25 WIB, harga emas menguat tipis 0,34% ke US$ 84,19 per troy ons.

Pada pekan ini, ketika konflik semakin memanas, harga emas bergerak di kisaran US$5.050 hingga US$5.200..

Namun aksi jual kemudian terjadi. Di samping itu, membuat harga emas turun lebih dari 6% menjadi US.085 pada 3 Maret juga perlu diperhatikan..

Alasannya adalah volatilitas harga yang tidak biasa.. Akibatnya, Ia juga menambahkan bahwa sebagian investor institusi menjadi lebih berhati-hati memegang emas batangan…

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan ambruk 2,2% dalam dua haru terakhir.

“Secara tradisional, ketika terjadi guncangan, bahkan emas pun bisa ikut dijual terlebih dahulu sebelum akhirnya kembali naik.” Imbuhnya..

Penjelasan lain adalah bahwa konflik sering memicu gelombang panic selling di kalangan investor.

“Jika terjadi krisis likuiditas, maka hampir semua aset akan dijual hingga pasar kembali memahami situasinya. Selain itu, investor kembali fokus pada aset yang tepat,” katanya kepada CNBC dalam program “Access Middle East” pada Selasa…

Meski reli emas sempat terhenti, sejumlah bank masih tetap optimistis terhadap prospek harga emas..

Penyebab utamanya adalah bank sentral harus menghadapi dampak dari kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak, ditambah lagi dengan gas dunia.,. Akibatnya, Norman juga menambahkan bahwa kenaikan harga minyak dapat memicu inflasi yang lebih lama dan berpotensi mendorong suku bunga lebih tinggi, terjadi….

Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$ 5078,89 per troy ons pada perdagangan Kamis (12/3/2026) atau jatuh 1,9%.

Pada Jumat (13/3/2026) oukul 06.18 WIB, harga emas menguat tipis 0,25% ke US$ 5.091, 38 per troy ons..

Merujuk Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$ 83,91 per troy ons pada perdagangan Kamis (12/3/2026) atau jatuh 2,2%.

Morgan memprediksi harga emas akan mencapai US$6.300 per ounce pada akhir 2026, sementara Deutsche Bank tetap mempertahankan target US$6.000 per ounce pada akhir tahun, berdasarkan catatan riset terbaru mereka..

Meski volatilitas jangka pendek terjadi, sejumlah bank tetap optimistis terhadap prospek emas.

Harga emas sempat melonjak selama perang 12 hari dengan Iran tahun lalu, sebelum akhirnya kembali melepas kenaikannya setelah gencatan senjata diumumkan.

Gejolak geopolitik biasanya dapat menciptakan kondisi yang mendukung kenaikan harga emas.

Harga kemarin juga menjadi yang terendah sejak 5 Maret 2026 atau lima hari terakhir.

Namun kini, dua minggu setelah konflik terbaru dimulai, harga emas masih relatif tidak bergerak signifikan..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Selain itu, perak terus anjlok di tengah konflik di Timur Tengah masih berlangsung…

// .

Pelemahan juga menyeret harga emas ke level US$ 5.000 setelah ada di level US$ 5.100 selama empat hari beruntun..

Emas naik dari US.296 menjadi US.423 per troy ons setelah Amerika Serikat. Selain itu, Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari..

Namun, kekhawatiran baru mengenai inflasi kembali membuat investor gelisah..

Pelemahan ini memperpanjang derita perak dengan ambruk 5,1% dalam dua hari terakhir..

Menurut Ross Norman, CEO situs logam mulia Metals Daily, ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa harga emas belum mampu melanjutkan kenaikan, termasuk penguatan dolar AS, ditambah lagi dengan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury…

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan daya tarik aset yang memberikan imbal hasil,, misalnya obligasi pemerintah, dibandingkan dengan logam mulia seperti emas yang tidak memberikan imbal hasil…

Kondisi ini dapat memicu apa yang disebut “flush”, yakni ketika trader terpaksa menjual posisi mereka saat harga turun, menurut Amer Halawi, kepala riset di Al Ramz..

// .

Harga perak sedikit membaik pada hari ini.

“Pergerakan harga emas. Selain itu, perak saat ini terlihat kurang menggairahkan,. Akan tetapi mungkin itu wajar setelah pergerakan besar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir,” kata Norman kepada CNBC International.. tidak boleh diabaikan..

Perkembangan terkait Harga Emas Rontok Dihantam Panic Selling, Badai “Flush” Kini Mengancam akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By