0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga CPO Merajalela, Pengusaha Sawit Pesta Terus yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pada perdagangan Kamis (12/03/2026), kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian (DBYcv1) naik 2,21%, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama (DCPcv1) melonjak 3,55%.

Mengutip Reuters, seorang trader yang berbasis di Kuala Lumpur menyebut pergerakan kontrak CPO saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar energi..

Ia menambahkan bahwa rencana Indonesia mempercepat implementasi biodiesel B50 juga memberikan sentimen positif bagi pasar..

Pada hari ini, Jumat (13/3/2026) pukul 09.13 WIB, harga acuan CPOย menguatย 0,90% menjadi MYR 4.582 per metrik ton.

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi potensi gangguan pasokan minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah..

Dalam sepekan ini, harga CPOย sudah melesat 7,2%..

“Pergerakan kontrak berjangka saat ini sangat dipengaruhi oleh situasi harga minyak mentah.

Harga minyak mentah yang lebih tinggi membuat minyak sawit semakin menarik sebagai bahan baku biodiesel..

Sementara itu, Brent melonjak 9,22%. Selain itu, ditutup di US0,46 per barel, menjadi penutupan pertama di atas US0 sejak Agustus 2022…

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan a. Tak hanya itu, ya kenaikan biaya logistik serta asuransi pengiriman sejak terjadinya konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. turut berperan penting..

Iran dilaporkan memblokir Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia..

Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (BOcv1) turut menguat 1,18%..

// .

Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 9,72%. Tak hanya itu, ditutup di US,73 per barel turut berperan penting..

Jika terjadi kenaikan signifikan di pasar Dalian, Chicago, atau minyak mentah, maka harga juga akan bereaksi,” kata trader tersebut..

Di sisi lain, Indonesia tengah mempercepat uji jalan (road test) biodiesel B50, yang merupakan campuran 50% minyak sawit. Tak hanya itu, 50% bahan bakar konvensional turut berperan penting..

Namun demikian, pesanan ekspor minyak sawit untuk pengiriman baru mulai melambat..

Kenaikan harga CPO juga dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih menguat pada perdagangan Jumat (13/03/2026) di Bursa Malaysia Derivatives Exchange..

Penguatan harga CPO masih ditopang oleh kenaikan harga minyak nabati pesaing (competing vegetable oils) serta lonjakan harga minyak mentah dunia..

Secara teknikal, analis Reuters Wang Tao memperkirakan harga kontrak CPO FCPOc3 berpotensi terkoreksi ke kisaran 4.494-4.514 ringgit per metrik ton, sebelum kembali menguji level resistensi di 4.616 ringgit..

Perkembangan terkait Harga CPO Merajalela, Pengusaha Sawit Pesta Terus akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By