0 0
Read Time:7 Minute, 3 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait AI Jadi Otak Perang Modern, AS-Israel Bisa Hantam Ribuan Target Sehari yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Hal yang mirip diduga juga terjadi dalam serangan ke sekolah putri di Minab.

Meski Para pengacara militer ikut meninjau target-target tersebut,, namun keputusan akhirnya tetap berada di tangan pimpinan tetap penting..

Salah satu sistem yang kini digunakan AS. Di samping itu, NATO adalah Maven Smart System, yang sebagian besar dibangun oleh Palantir juga perlu diperhatikan..

Sebagai contoh, jika seseorang di Iran menulis di Telegram bahwa ia melihat peluncur rudal melintas di depan rumahnya, sistem ini bisa mencocokkan informasi itu dengan data dari satelit frekuensi radio yang menangkap sinyal elektronik dari radio militer Iran.

Perangkat lunak memegang peran besar dalam seluruh proses ini.

Dengan begitu, pimpinan bisa memperkirakan dampak dari suatu keputusan sebelum benar-benar dijalankan.

Meski sistem penargetan canggih ini dinilai lebih baik dalam mencari sasaran. Di samping itu, mengurangi korban sipil dibandingkan sistem lama, risikonya tetap ada juga perlu diperhatikan..

Pada 28 Februari, AS. Selain itu, Israel diduga melancarkan lebih banyak sortie serangan dibandingkan yang mampu dilakukan AS pada hari pertama pertempuran besar pada 1991 maupun 2003, yang masing-masing sekitar 1.300 sortie…

Meski teknologinya semakin canggih, proses penentuan target ini sudah menjadi sorotan sejak awal perang..

Pengalaman Israel di Gaza menunjukkan hal itu.

Meski Ada kasus ketika sebuah bangunan pernah dipakai Hamas,, namun saat serangan dilakukan, bangunan tersebut ternyata sudah ditempati keluarga sipil tetap penting..

Kedua negara kini dapat mengidentifikasi target dengan lebih cepat. Di samping itu, lebih presisi berkat penggunaan perangkat lunak (software) dalam skala besar, termasuk dalam kadar terbatas kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga perlu diperhatikan..

Namun jika operator lebih fokus menghasilkan semakin banyak target. Selain itu, kurang peduli pada siapa yang bisa terluka, maka AI juga akan membantu mempercepat proses itu…

Walaupun Bukan hanya soal banyaknya jet tempur atau rudal yang dimiliki,, juga soal seberapa cepat mereka bisa menemukan, memilih, sekaligus menyerang target.. masih menjadi prioritas..

Kemampuan tersebut ditopang oleh sistem penargetan yang jauh lebih canggih.

Sebagai contoh, saat sistem pertahanan udara harus merespons banyak serangan masuk dalam waktu bersamaan sering terjadi ketika Di militer AS maupun Israel, keputusan akhir untuk menyerang target tetap berada di tangan manusia, kecuali dalam kondisi sangat ekstrem..

Tujuannya adalah agar komando militer bisa bekerja lebih cepat, lebih terukur,. Selain itu, dibantu mesin…

Di AS, tantangan lain juga datang dari kebijakan pada pucuk pimpinan.

Pada 28 Februari, sebanyak 175 orang, yang sebagian besar adalah anak-anak, tewas setelah sebuah sekolah putri di Minab, Iran selatan, terkena serangan yang diduga kuat berasal dari rudal jelajah Tomahawk milik Amerika Serikat..

Oleh sebab itu, Lalu pada 11 Maret, New York Times melaporkan bahwa Pentagon menyimpulkan serangan tersebut terjadi. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah kesalahan dalam menentukan target, saat menyerang pangkalan angkatan laut di dekat lokasi itu…

Menurut seorang perwira, Israel telah membuat proses penentuan target berjalan dalam skala besar..

Contohnya, ini, AS sekaligus Israel disebut mampu menghasilkan dan menghantam target dalam skala industri.. dapat dilihat pada Dengan sistem..

Di pihak Amerika Serikat, proses penentuan target untuk perang di Iran dijalankan dari markas Central Command (CENTCOM) di Tampa, Florida..

Joe O’Callaghan, kolonel purnawirawan yang memimpin pengembangan Maven di XVIII Airborne Corps Angkatan Darat AS, mengatakan sebuah studi rahasia menunjukkan sistem Palantir memungkinkan staf militer merencanakan operasi sebesar perang Irak hanya dengan sepersepuluh jumlah personel..

Arnel David, perwira NATO yang memimpin program tersebut, mengatakan sistem ini juga berfungsi sebagai gambaran digital dari kondisi nyata di lapangan.

Ia juga dinilai meremehkan hukum perang, memecat pengacara militer, melonggarkan aturan dalam operasi tempur, serta memangkas hingga 90% petugas Pentagon yang bertugas melindungi warga sipil..

Dampaknya sangat besar terhadap kecepatan operasi.

Ini menunjukkan bahwa semakin banyak target yang dihasilkan komputer. Tak hanya itu, semakin banyak serangan yang dilakukan setiap hari, semakin sulit juga memastikan bahwa informasi target masih sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan. turut berperan penting..

Hegseth disebut lebih mengutamakan daya serang militer dibanding aturan perang.

Jakarta, Equityworld Futures – Amerika Serikat (AS). Selain itu, Israel kini menunjukkan bagaimana perang modern dijalankan dengan cara yang jauh lebih cepat dan terukur..

Seorang mantan jenderal NATO bahkan mengatakan pekerjaan yang dulu membutuhkan puluhan orang. Tak hanya itu, waktu puluhan jam, kini bisa dipangkas menjadi hanya dua menit turut berperan penting..

Sebagai contoh, media sosial, ditambah lagi dengan sumber rahasia seperti satelit.. sering terjadi ketika Maven adalah alat bantu pengambilan keputusan yang menggabungkan data dari sumber terbuka..

Pada akhirnya, perang modern memang membuat proses penargetan menjadi jauh lebih cepat, lebih luas, sekaligus lebih presisi..

Daftar itu mencakup markas. Di samping itu, rumah para pemimpin Iran, pangkalan militer dan milisi, peluncur dan pabrik rudal, hingga infrastruktur sipil. juga perlu diperhatikan..

“Kita bergerak dari sepuluh target per hari menjadi 300.

AI memang bisa membantu perwira intelijen yang baik menjadi lebih efektif. Tak hanya itu, mengurangi kerusakan turut berperan penting..

Namun, semakin besar peran software. Tak hanya itu, semakin tinggi tempo serangan, semakin besar pula risikonya jika manusia yang mengoperasikan sistem tidak cukup hati-hati. turut berperan penting..

Di sana, para koman. Selain itu, menyiapkan berbagai pilihan serangan untuk sejumlah kemungkinan situasi,, misalnya menyerang situs nuklir Iran…

Sejumlah sumber menilai persoalan utama bukan semata ada pada sistem, melainkan pada manusia yangย mengoperasikannya..

Israel juga memiliki sistem serupa, meski menggunakan perangkat lunak yang berbeda.

Padahal, tim ini penting untuk memastikan data target tetap sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan agar serangan tidak salah sasaran. Tak hanya itu, menelan korban sipil. turut berperan penting..

Sebagai contoh, bom penghancur bunker untuk target bawah tanah atau bom berpemandu GPS untuk bangunan. sering terjadi ketika Selanjutnya, seorang petugas khusus menentukan jenis senjata yang paling cocok untuk menyerang tiap target,..

Lima hari kemudian, Menteri Perang AS Pete Hegseth mengatakan “Operation Epic Fury” telah mengerahkan kekuatan udara dua kali lebih besar dibandingkan operasi “shock and awe” di Irak pada 2003..

Dari sana, Maven dapat membantu menentukan target, memilih senjata yang paling sesuai, hingga menilai hasil serangan setelah dilakukan..

Sebagian besar korban tersebut merupakan warga sipil..

Setelah itu, tim intelijen atau J2 menyusun basis data berisi ribuan target potensial dari citra satelit, intelijen sinyal, sekaligus berbagai sumber lain…

Targetnya adalah 3.000 per hari,” dikutip dari The Economist..

Dalam perang di Iran, kemampuan itu terlihat sangat jelas.

Setelah itu, tim strategi. Selain itu, perencanaan atau J5 menyusun semuanya menjadi rencana perang, lalu menyerahkannya ke divisi operasi atau J3 untuk dijalankan dalam bentuk perintah serangan udara…

Salah satu masalah utamanya adalah data target bisa cepat berubah. Tak hanya itu, menjadi tidak lagi akurat. turut berperan penting..

Basis data itu juga dilengkapi dengan daftar lokasi yang tidak boleh diserang,, misalnya sekolah, rumah sakit,, ditambah lagi dengan fasilitas sipil lainnya…

Maven sendiri telah digunakan untuk membantu Ukraina sejak 2022..

Meski IDF memang rutin memeriksa ulang target-targetnya,, namun dinilai tidak cukup sering. tetap penting..

Menurut seorang pejabat, lokasi itu dulunya merupakan bagian dari pangkalan angkatan laut di dekatnya..

Menurut HRANA, lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Washington, hampir 1.800 orang telah tewas di Iran sejauh ini.

Dalam persiapan perang, para perencana militer AS disebut terkejut ketika Israel datang dengan daftar target berisi ribuan sasaran di Iran, lengkap dengan jenis amunisi yang dibutuhkan untuk masing-masing target..

Penyebab utamanya adalah serangan kini berlangsung dalam jumlah besar sekaligus sangat cepat, komputer mulai diberi peran yang lebih besar dalam pelaksanaannya., sehingga berdampak pada Meski begitu, sejumlah orang di dalam sistem mengakui bahwa terjadi….

Sebagai contoh, ga dibandingkan sebelum Hegseth menjabat. sering terjadi ketika Tim di CENTCOM yang bertugas menghitung, ditambah lagi dengan mengurangi risiko korban sipil kini tinggal..

Seorang jenderal Eropa menggambarkan perubahan itu..

Perkembangan terkait AI Jadi Otak Perang Modern, AS-Israel Bisa Hantam Ribuan Target Sehari akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By