Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pemerintah, Pengusaha-DPR Bahas RKAB-Kondisi Industri Tambang Terkini yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dan itu gak apa-apa kalau gak disampaikan detail ke publik,” kata Rita dalam Mining Forum Equityworld Futures, “Apa Kabar Industri Tambang RI?” Jumat (6/3/2026).
Kekhawatiran serupa juga disampaikan Wakil Ketua Umum I Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Ahmad Kharis.
Dengan produksi yang bisa mencapai sekitar 300 juta ton per tahun, ketahanannya diperkirakan hanya sekitar 19-20 tahun.
Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Sudirman Widhy, mengatakan industri tambang pada dasarnya membutuhkan kepastian kebijakan terjadi karena karakter investasinya yang besar. Selain itu, berjangka panjang….
Kementerian ESDM juga masih mengevaluasi kebijakan RKAB.
Hal ini disebabkan oleh sektor ini membutuhkan biaya yang sangat besar untuk beroperasi., akibatnya Industri butuh kepastian..
Irwandy menjelaskan bahwa industri tambang tengah menghadapi tekanan jangka pendek yang datang dari berbagai faktor, mulai dari kebijakan domestik yang dinilai sering muncul secara mendadak hingga ketegangan geopolitik global, termasuk konflik antara Iran, Israel,. Di samping itu, Amerika Serikat (AS). juga perlu diperhatikan..
Wakil Ketua Komite Primary Energy Value Chain APLSI, Ferry Dwi Nugraha, mengatakan sejumlah pemasok sempat menahan suplai sambil menunggu kepastian produksi..
Tambang ini kan milik negara, izin kan diusulkan, negara berhak mengevaluasi dengan pertimbangan. Selain itu, itu tidak apa-apa kalau tidak disampaikan detail ke publik,” terang Rita dalam Mining Forum 2026 Equityworld Futures, “Apa Kabar Industri Tambang RI?”, Jumat (6/3/2026)..
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengungkapkan ketidakjelasan terkait RKAB 2026 sudah berlangsung sekitar satu bulan.
Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi sektor pertambangan nasional.
“Pemangkasan produksi batu bara cukup membuat shock penambang terjadi karena penurunannya besar. Tak hanya itu, kriterianya tidak diketahui,” ujarnya.. turut berperan penting..
“Yang jelas ketika menyeimbangkan produksi. Selain itu, permintaan itu sebagai pensuplai global signifikan kita bisa mempengaruhi harga,” ujarnya..
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Mineral. Di samping itu, Batubara Kemenko Perekonomian, Herry Permana, mengatakan penataan produksi minerba juga berkaitan dengan strategi ketahanan energi dan hilirisasi industri di dalam negeri. juga perlu diperhatikan..
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani mengatakan ketegangan geopolitik global saat ini membuat banyak negara berlomba memperkuat ketahanan energinya..
Kita beri kesempatan kebijakan ini berjalan,, ditambah lagi dengan nantinya bisa dilakukan penyesuaian jika memang diperlukan,” kata Bambang…
Biaya listrik dari batu bara sekitar Rp1.200/kWh, se, ditambah lagi dengan gkan dari BBM bisa mencapai Rp5.000/kWh…
Meski “Dua bulan lalu sempat terjadi disruption,, namun sekarang mulai normal terjadi karena ada penugasan ke beberapa produsen batu bara,” kata Ferry dalam Mining Forum Equityworld Futures 2026, Jumat (6/3/2026).. tetap penting..
Kondisi ini lantas membuat suplai berlebih. Akibatnya, berdampak pada penurunan harga..
“Sekali lagi kebijakan ini dengan risiko semua yang diambil pemerintah.
Menurutnya, sekitar 85% aktivitas pertambangan batu bara dilakukan oleh kontraktor jasa pertambangan, sementara untuk nikel porsinya mencapai sekitar 58%..
Penyebab utamanya adalah besarnya pemangkasan serta belum jelasnya kriteria penetapan target., sehingga berdampak pada Menurut Ezra, penurunan target produksi batu bara tersebut cukup mengejutkan bagi pelaku usaha terjadi…
Kondisi ini membuat perusahaan tambang kesulitan menjalankan rencana produksi, ditambah lagi dengan komitmen kontrak dengan pelanggan…
Kementerian Energi. Selain itu, Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara mengenai alasan di balik kebijakan penyesuaian produksi batu bara dan nikel melalui persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026..
Menurutnya, rencana pemangkasan produksi membuat sejumlah perusahaan tambang terpaksa menahan aktivitas operasional sambil menunggu kejelasan kuota produksi dalam RKAB 2026..
Adapun, saat ini ca. Di samping itu, gan batu bara Indonesia diperkirakan masih bertahan sekitar 39 tahun dengan produksi saat ini yang mencapai sekitar 800 juta ton per tahun juga perlu diperhatikan..
Ia menambahkan bahwa karakteristik komoditas batu bara berbeda dengan nikel.
Irwandy juga menyoroti rencana pemerintah memangkas target produksi batu bara sekaligus nikel dalam RKAB 2026..
Ia meminta semua pihak memberi ruang bagi pemerintah untuk menjalankan kebijakan tersebut..
Ada kebijakan yang mendadak di dalam negeri, ditambah konflik Iran, Israel,. Tak hanya itu, AS yang berpotensi meningkatkan biaya operasional,” ujar Irwandy dalam Mining Forum Equityworld Futures 2026 bertajuk “Apa Kabar Industri Tambang RI?”, Jumat (6/3/2026). turut berperan penting..
Namun demikian, biayanya jauh lebih mahal tetap menjadi kenyataan meskipun Sebagai alternatif, PLN dapat mengoperasikan pembangkit berbahan bakar minyak (BBM),..
Sementara itu, Wakil Ketua Bi. Selain itu, g Hukum dan Pajak Indonesia Mining Association (IMA) Ezra Sibarani mengatakan pemangkasan target produksi dalam RKAB 2026 menjadi salah satu isu yang paling disorot oleh pelaku industri tambang…
“Kita tidak bisa menafikan bahwa dalam 1-2 bulan saja negara, misalnya India bisa mencari pasar lain yang lebih luas..
Ketika tiba-tiba RKAB memutuskan memangkas produksi, ini tentu sangat mengganggu,” ujar Sudirman..
Dari dalam negeri, rencana pemerintah melakukan penyesuaian dalam proses persetujuan Rencana Kerja. Selain itu, Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sektor mineral dan batu bara (minerba) memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri..
Persoalan tambang Indonesia setelah rencana RKAB hingga gejolak global dibahas tuntas dalam Equityworld Futures Mining Forum 2026 dengan tema “Apa Kabar Industri Tambang RI?” yang menghadirkan dialog strategis yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, pemimpin industri, serta pemangku kepentingan terkait pada Jumat (6/3/2026)..
Meski mulai membaik, ia mengingatkan gangguan pasokan berisiko menekan operasi PLTU.
“Industri pertambangan saat ini berada di antara tekanan jangka pendek sekaligus kondisi global..
Asisten Deputi Pengembangan Mineral sekaligus Batu Bara Kemenko Bidang Perekonomian, Herry Permana:..
// .
Namun, jika kebijakan yang diterapkan tidak transparan sekaligus dilakukan secara tiba-tiba, maka sektor ini berisiko masuk ke fase krisis…
“Pemangkasan memang bisa dilakukan untuk menjaga ca, ditambah lagi dengan gan batu bara dan nikel agar lebih berkelanjutan serta mengendalikan laju ekstraksi..
Irwandy menilai sektor minerba membutuhkan kebijakan yang transparan. Di samping itu, berbasis penguatan struktural agar dapat melewati tekanan jangka pendek. juga perlu diperhatikan..
Dengan berbagai tekanan tersebut, pelaku industri berharap kebijakan pemerintah ke depan lebih konsisten. Di samping itu, transparan agar sektor pertambangan tetap menjadi pilar penting bagi perekonomian nasional. juga perlu diperhatikan..
Menurutnya, sejumlah penambang menunda pengiriman batu bara sambil menunggu kepastian kuota produksi..
Sekretaris Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati.
Padahal, kata dia, banyak perusahaan telah menyiapkan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memenuhi komitmen kontrak dengan pelanggan.
Polemik RKAB 2026 juga mulai berdampak pada rantai pasok energi.
“Bila kebijakan didasarkan pada penguatan struktural. Selain itu, transparansimmaka ini bisa menjadi momentum konsolidasi..
Ini masih penyesuaian nanti evaluasi. Tak hanya itu, akan bisa diajukan revisi RKAB di Juni-Juli turut berperan penting..
“Jika kebijakan dilakukan secara transparan. Di samping itu, terstruktur, ini bisa menjadi momentum konsolidasi juga perlu diperhatikan..
Jika target produksi diturunkan secara signifikan, hal ini berpotensi mengganggu rencana bisnis. Tak hanya itu, menimbulkan kerugian bagi perusahaan. turut berperan penting..
“Setiap kebijakan pasti ada pro, ditambah lagi dengan kontra..
Banyak negara mulai mencari sumber pasokan energi alternatif untuk mengamankan kebutuhan domestiknya.
Pemerintah pun kata Rita, menyadari kekhawatiran para pengusaha pertambangan yang diantaranya khawatir a sekaligus ya layoff..
Keberlangsungan usaha ada layoff itu dipikirkan,” tegas Rita..
itu kunci utk menata tambang untuk perencanaan yg lebih bagus,” tambahnya..
Adapun isu yang beredar mengenai pemangkasan produksi batu bara menjadi 600-an juta ton tahun ini belum final.
Oleh sebab itu, ketidakpastian kebijakan dapat berdampak pada kondisi keuangan perusahaan. menjadi konsekuensi dari Padahal kemampuan finansial masing-masing perusahaan berbeda,..
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran, Israel,. Selain itu, Amerika Serikat (AS) juga telah memicu lonjakan harga sejumlah komoditas global, termasuk batu bara..
Menurutnya, kondisi pasar energi global saat ini sangat reaktif terhadap perkembangan geopolitik.
Sementara untuk ca, ditambah lagi dengan gan nikel dinilai jauh lebih terbatas..
// .
Pertama, ketidakseimbangan antara pasokan sekaligus permintaan global untuk komoditas batu bara maupun nikel pada tahun lalu..
Karena itu kepastian usaha menjadi sangat penting di tengah pasar global yang sangat reaktif,” ujarnya..
Dan bisa dilakukan penyesuaian dengan justifikasi abcd,” tegas Rita.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan kebijakan tersebut..
Batu bara lebih berkaitan dengan stabilitas siklus harga global. Selain itu, kontribusinya terhadap penerimaan negara…
Menurutnya, kalau melihat angka itu, jasa pertambangan bisa sangat terdampak.
Hadir dalam diskusi tersebut Wakil Ketua Bi. Selain itu, g Hukum dan Pajak Indonesia Mining Association (IMA), Ezra Sibarani dan Chairman Indonesia Mining Institute, Irwandy Arif dengan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani serta Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Sudirman Widhy dengan Wakil Ketua Umum I ASPINDO, Ahmad Kharis dan Sekretaris Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Siti Sumilah Rita Susilawati dengan Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batubara Kemenko Bidang Perekonomian, Herry Permana dan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya dan Wakil Ketua Komite Primary Energy Value Chain Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), Ferry Dwi Nugraha…
Ia menilai ketidakpastian RKAB berpotensi berdampak besar terhadap sektor jasa pertambangan..
Tambang ini kan milik negara, ijin kan diusulkan, negara berhak mengevaluasi dengan pertimbangan.
Ia juga menjelaskan bahwa regulasi memungkinkan penyesuaian RKAB dilakukan di pertengahan tahun, sekitar Juni-Juli, sehingga berdampak pada masih ada ruang evaluasi terhadap kebijakan tersebut…
Karena itu kebijakan harus berbasis jangka panjang, tidak mendadak, adil,. Selain itu, transparan,” katanya…
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani.
Alasan ketiga yakni berkaitan dengan upaya memperpanjang usia ca. Tak hanya itu, gan tambang turut berperan penting..
“Kenapa kemudian pemerintah mengambil penyesuaian ini bukan tiba tiba udah setahun lalu.
Namun jika tidak, sektor tambang berisiko masuk ke fase transisi menuju krisis,” ujarnya..
Menurutnya, kebijakan tersebut pada dasarnya memiliki tujuan strategis, yaitu menjaga keberlanjutan ca. Di samping itu, gan nasional serta mengendalikan laju ekstraksi sumber daya. juga perlu diperhatikan..
Namun, kebijakan ini diambil dengan segala macam risiko atau pemerintah memastikan keberlangsungan usaha pertambangan.
Ketua Komite Primary Energy Value Chain Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), Ferry Dwi Nugraha, mengatakan ketidakpastian kuota produksi telah memicu gangguan pasokan batu bara ke pembangkit listrik..
Jika suplai tersendat, pembangkit bisa menurunkan operasi hingga setengah kapasitas, bahkan berpotensi memicu pemadaman listrik..
“Kebijakan ini diambil dengan segala macam risiko.
Berikut beberapa poin-poin yang disampaikan narasumber dalam acara Equityworld Futures Mining Forum 2026 dengan tema “Apa Kabar Industri Tambang RI?”.
Jakarta, Equityworld Futures – Industri pertambangan Indonesia saat ini berada di titik krusial di tengah tekanan dari dalam negeri maupun dinamika global..
Menurutnya, sejumlah anggota APBI bahkan mengalami pemotongan kuota produksi hingga 40%-80% tanpa penjelasan yang jelas..
Sebagai catatan, RKAB 2026 menetapkan produksi batu bara ditargetkan sekitar 600 juta ton sementara produksi nikel ditargetkan 260-270 juta ton jauh.
“Masalah batu bara lebih ke stabilitas siklus harga. Selain itu, pendapatan negara..
Ia menegaskan kepastian kebijakan menjadi kunci agar perusahaan dapat menyusun perencanaan bisnis. Di samping itu, investasi dengan lebih baik. juga perlu diperhatikan..
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral. Di samping itu, Batu Bara (Sesditjen Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati menyampaikan, bahwa perlu diluruskan bahwa terkait dengan RKAB 2026 bukan pembatasan produksi melainkan penyesuaian juga perlu diperhatikan..
Wakil Ketua Komite Primary Energy Value Chain Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), Ferry Dwi Nugraha..
Pasalnya, perusahaan tambang telah menyusun perencanaan jangka panjang dengan investasi besar untuk mendorong produksi..
Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) mengungkapkan pasokan batu bara ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sempat terganggu di awal 2026 akibat ketidakpastian kuota produksi dalam Rencana Kerja. Tak hanya itu, Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sektor pertambangan. turut berperan penting..
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral sekaligus Batubara (Sesditjen Minerba) Siti Sumilah Rita Susilawati menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah pembatasan produksi, melainkan langkah penyesuaian yang telah direncanakan setahun yang lalu..
Meskipun Menurut dia, sekalipun Indonesia menyuplai sekitar 60% kebutuhan batu bara global,, tetap saja Indonesia tetap tidak bisa mengontrol harga..
Walaupun Te, jika sebaliknya, kita bisa menuju krisis, terutama jika kebijakan mendadak. Selain itu, tidak transparan,” tegasnya.. masih menjadi prioritas..
Risiko tadi pemerintah aware akan ada evaluasi.
Ini masih penyesuaian nanti evaluasi sekaligus akan bisa diajukan revisi RKAB di Juni-Juli,” ujarnya…
Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Sudirman Widhy.
Wakil Ketua Bi. Di samping itu, g Hukum dan Pajak Indonesia Mining Association (IMA), Ezra Sibarani juga perlu diperhatikan..
“Industri pertambangan memiliki perencanaan jangka panjang yang dipersiapkan secara profesional terjadi karena investasinya sangat besar..
“Kenapa kemudian pemerintah mengambil penyesuaian ini, bukan tiba-tiba, ini sudah setahun lalu.
Rita mengungkapkan bahwa setidaknya ada tiga alasan utama di balik kebijakan penyesuaian produksi tersebut.
Tekanan eksternal datang dari ancaman geopolitik hingga melambatnya ekonomi global, terutama China..
Sektor Pertambangan Ada di Titik Kritis Chairman Indonesia Mining Institute (IMI) Irwandy Arif menilai sektor pertambangan berada di persimpangan antara momentum konsolidasi atau justru menuju krisis, tergantung pada arah kebijakan pemerintah ke depan..
Kedua adalah untuk menjaga keseimbangan pasar.
Namun kebijakan ini perlu transparansi, ditambah lagi dengan kehadiran negara bagi perusahaan nikel maupun batu bara,” jelas Irwandy…
Target produksi batu bara tahun ini jauh dari realisasi 2025 sebesar 790 juta ton..
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menilai polemik RKAB 2026 tidak perlu langsung dipan sekaligus g negatif..
Perkembangan terkait Pemerintah, Pengusaha-DPR Bahas RKAB-Kondisi Industri Tambang Terkini akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Pasokan Melimpah, Harga Kopi Dunia Mulai Ambles | Equityworld Futures
- Laporan Terkini S&P, Ekspansi Manufaktur Indonesia Meningkat | Equityworld Futures